08-01-2010, 10:38 PM
(08-01-2010, 07:55 PM)ady_mcady Wrote: lho, bukannya indonesia juga sudah bisa bikin krl? kenapa gak pake krl-i saja kalo anti produk asing?
saya coba melihat dari sudut pandang yang lain. krl itu dari kacamata penumpang lebih nyaman karena lebih silent, lebih cepat akselnya, lebih bersih.
yang utamanya itu akselnya. karena lebih cepat, halte/stasiun bisa di tambah tanpa kehilangan waktu tempuh yang banyak.
tapi ya itu semua dikembalikan pada pihak2 yang berkepentingan. saya sih kalo akhirnya gak jadi di listrikkan ya tidak apa2. tetapi kalau suatu saat penumpang komuter di bandung raya itu meningkat pesat seperti di jabodetabek, saya pikir krl bukan lagi sebuah kebutuhan, tapi adalah keniscayaan.
ya KRL bkn satu2nya solusi.....
liat aja daop 6, disana ada angkutan komuter yg cepat, menjawab kebutuhan warga tanpa hrs pake Listrik....
knapa gak meniru keberhasilan Pramex aja ya????

