Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
All About Harina (Diskusi, Formasi)
(18-10-2011, 01:51 PM)see_204XX Wrote:
(18-10-2011, 03:48 AM)Illia Wrote: 1. PWT-Cn-BD wa rasa kalau keberangkatan siang hari si ga masalah. Tinggal masalah promosi aja si dan kondisi trak serta trafik.
[spoiler]
2. Kayaknya pernah aku jelasin dulu. Harina tetep menggunakan gerbongnya sendiri seperti biasa (punya 2 rangkaian). Paling di rolingnya ama rajawali I pas d Semarang doank karena rajawali I ga di apus. Ya jadi balik kayak dulu. Sementara rangkaian ke 3 dipakai Xgung mas (smoga aja tripnya ditambah), lalu rangkaian ke 4 (ex-Rajawali II) bisa di hibahin ke jalur lain entah mana.

3. Ya sekali lagi promosi, selama promosi asal2an dan permintaan dikit ya nasibnya kayak harina pagi wkwkwkw.

4. Mau lewat selatan atau utara kereta dari jalur tengah pwt kalau mau ke bandung pasti puter lok wkwkw. Mahesa gagal okupansi ga juga, mgkn jam keberangkatan dan lama d jalannya aja serta jalur lewat TG-Prupuk yang saat itu jalurnya blm beres. Makanya jd pelan wkwkwkw. Justru kalau lewat selatan jika dari PWT seharusnya bs lbh cepet. namun jalur yang menikung bikin kereta lebih lama. ama pasar yang dicari kita liat dulu utara or selatan? wkwkwkw tp emang lebih efekti ambil pasar utara karena selatan uda ada pesaing kereta siang macam argo wilis.

5. Justru bisa jadi membantu penumpang pwt. apa lagi kalau di berangkatkan pagi dari PWT. Kereta pagi dari PWT ke utara ga ada. paling pertama ya sawunggalih itu jg ke jakarta. pasarnya jika dibandingakan KA lain uda beda . karena yang tujuan Bandung satu2nya itu sendiri apa lagi jika lewat utara. sedangkan jika lewat selatan uda banyak pesaing seperti argo wilis dan turangga.

Xie Xie

[/spoiler]

Heran
Saya malah nggak yakin DAOP V PWT mau melihara KA yg okupansi dr PWT belon tentu bagus. Mudah2an saja petinggi2nya DAOP V nggak ngasal pasang sepur dech.

Mendingan nggak usah pasang & jualan sepur kalo ternyata cuma bertahan seumur poon jagung. Ngakak

Iya udah beli bus aja , gak salah dan gak dosa juga kok, INKA aja walaupun namanya industri nasional kereta api juga buat bus dan mobil, apa salahnya kalau PT Kereta Api Indonesia juga punya bus, bukannya sudah punya pengalaman di rute banyuwangi denpasar sebagai terusannya mutim . Coba dikembangkan dirute lain. Untuk harina pagi kalau memang rugi ya mbok sudah segera dihentikan saja perusahaan gak bangkrut penumpang juga gak bingung, kan masih ada harina malam, kalau ada rute lain yg lebih membutuhkan ya segera alihkan kesana. Kelemahan PT Sepor Indonesia ini cuman satu kok, minim sosialisasi dan promosi, hampir semua kebijakan yg berpengaruh ke konsumen seperti pembukaan rute baru, pembatasan ttd dan pemesanan tiket , sistem boarding dan sterilisasi peron mana ada yg tahu kecuali rf yg selalu monitor forum ini, bukannya gak ada emang tapi siapa yg akan tahu kalau infonya hanya kertas ditempel dikaca dan spanduk kecil di dalam stasiun lagi. Kalaupun di koran bentuknya berita yg hanya dimuat satu hari.
Reply
(18-10-2011, 06:52 PM)Smidi_cahbagus Wrote: Lho kok ngepostnya kayak gitu...

Emank rangkaian eks Harina pagi mo dikasih ke Daops V ya?

Kalau rute PWT-BD via CKP sich blh dicoba, tp ngga bs dikomentari lbh lanjut karena rutenya baru. Dulu ada tp kan via KYA. Harus ada survey terlebih dahulu agar nasibnya tdk spt Harina pagi. Kalau direalisasikan, kan jadi KA Daop V yg kedua menuju BD... Eh barangkali okupansinya spt Malabar yg notabene rutenya baru juga...

Sorry, Om...kalo postingan saya kelewatan & cenderung pesimis...
Saya posting kan ada dasarnya, coba lihat DAOP2 yg pernah pasang rute baru & nggak lama berselang harus ditutup lagi.
Saya sich nggak masalah kalo Harina Pagi akhirnya dinyatakan start mulai dr PWT cuma mesti dilihat jam keberangkatan yg memiliki nilai okupansi bagus. (CMIIW) Info yg saya dapatkan Harina Pagi yg berangkat dr SMT baru mendapatkan okupansi bagus di CN, lha ini kalo digeser di PWT kira2 senasib nggak...?
Mesti diingat di PWT jg ada saingan dgn arah jg ke BD menyusuri kali Serayu & masuk Lintas Selatan. Ini kalo nggak diperhatikan oleh DAOP V dgn memberikan harga tiket yg kompetitif & pelayanan yg prima bs dipastikan PWT - CN minim okupansi, apalg rute PWT - CN - PWK - BD adalah rute memutar. Xie Xie



"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(18-10-2011, 11:15 AM)dtRAiNeR Wrote: Hmm, apakah memungkinkan, dengan Kaligung Mas punya rangkaian sendiri dan ada satu rangkaian kosong (ex. Rajawali II), jadwal Kaligung Mas ditambah dan jalurnya diperpanjang sampe CN? Jadinya kan seenggaknya dari dimatikannya Harina Pagi dan Rajawali II ada untungnya, yaitu sbb.:

1. Harina Pagi SMT-BD PP tidak mati seutuhnya, dengan adanya KA CN-BD PP lalu pindah Kaligung Mas SMT-CN PP.
2. Ciregal bisa mungkin dilebur dengan Kaligung Mas, jadi dari Semarang ada alternatif lain untuk ke Jakarta selain duo Argo, Sindoro dan Muria.
3. Jadwal Kaligung Mas bertambah.

Bagaimana kira-kira? Maaf kalo ada OOT-nya juga...

Sampe CN? bisa jadi sih...cm dulu ada rumor Cireks mau diperpanjang sampai Semarang itu malah lebih aneh lagi.Ngakak.
kalau ane lebih milih Xgungmas tetep dari TG, tapi bablas sampai SOLO/YK Lolol
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply
(18-10-2011, 11:20 PM)Illia Wrote:
(18-10-2011, 11:15 AM)dtRAiNeR Wrote: Hmm, apakah memungkinkan, dengan Kaligung Mas punya rangkaian sendiri dan ada satu rangkaian kosong (ex. Rajawali II), jadwal Kaligung Mas ditambah dan jalurnya diperpanjang sampe CN? Jadinya kan seenggaknya dari dimatikannya Harina Pagi dan Rajawali II ada untungnya, yaitu sbb.:

1. Harina Pagi SMT-BD PP tidak mati seutuhnya, dengan adanya KA CN-BD PP lalu pindah Kaligung Mas SMT-CN PP.
2. Ciregal bisa mungkin dilebur dengan Kaligung Mas, jadi dari Semarang ada alternatif lain untuk ke Jakarta selain duo Argo, Sindoro dan Muria.
3. Jadwal Kaligung Mas bertambah.

Bagaimana kira-kira? Maaf kalo ada OOT-nya juga...

Sampe CN? bisa jadi sih...cm dulu ada rumor Cireks mau diperpanjang sampai Semarang itu malah lebih aneh lagi.Ngakak.
kalau ane lebih milih Xgungmas tetep dari TG, tapi bablas sampai SOLO/YK Lolol
Nah, itu dia sampai YK Tersenyuum

Mengenai Kaligung Mas diperpanjang sampai CN
Kaligung Mas lepas Tegal jam 05:30 nah kalau dari CN berarti kisarannya lepas CN jam 04:00. Kepagian dong, jam-jam segitu karakteristiknya orang CN masih belum pada bangun tidur masih sungkan buat naik KA Gembira
UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah !

[Image: warteg.png]
Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
Reply
(18-10-2011, 10:59 PM)see_204XX Wrote: Sorry, Om...kalo postingan saya kelewatan & cenderung pesimis...
Saya posting kan ada dasarnya, coba lihat DAOP2 yg pernah pasang rute baru & nggak lama berselang harus ditutup lagi.
Saya sich nggak masalah kalo Harina Pagi akhirnya dinyatakan start mulai dr PWT cuma mesti dilihat jam keberangkatan yg memiliki nilai okupansi bagus. (CMIIW) Info yg saya dapatkan Harina Pagi yg berangkat dr SMT baru mendapatkan okupansi bagus di CN, lha ini kalo digeser di PWT kira2 senasib nggak...?
Mesti diingat di PWT jg ada saingan dgn arah jg ke BD menyusuri kali Serayu & masuk Lintas Selatan. Ini kalo nggak diperhatikan oleh DAOP V dgn memberikan harga tiket yg kompetitif & pelayanan yg prima bs dipastikan PWT - CN minim okupansi, apalg rute PWT - CN - PWK - BD adalah rute memutar. Xie Xie


Om, namanya jg bisnis. Kalau ngga dicoba mana tau hasilnya... Tapi kita liat aja nanti, kalau Daops V membuka rute baru PWT-BD via CKP berarti Daops V optimis akan bagus...

Kalau bisa startnya jgn dr PWT, digeser ke selatan, bs mulai dari KYA/GB utk memaksimalkan okupansi. Kalau start dr PWT sich krg maksimal krn petak PWT-CN yg diandelin bt narik penumpang cm di PWT+BMA. Kalau start dr KYA/GB kan lumayan bs menambah okupansi, tapi jamnya hrs diperhatiin y... jgn sampe bentrok dgn Lodaya dan si Wilis. KA tujuan BD di KYA/GB kalau pagi cm Serayu dan Kutsel. Lodaya sekitar jam 12siang mampir di KYA/GB, si Wilis jg skitar jam tsb. jadi msh bs ditaruh pagi dr KYA/GB... Juga alternatif bt pengguna KA di KYA/GB tujuan BD yg takut jalur Cipendeuy...

Reply
Bye Bye
kalo sy punya pandangan jika harina pagi dilikuidasi ( semoga batal dilikuidasi) dan nantinya ada rute bd-cmi-pdl-pwk-cn-ppk-bma-pwt// misal nama ka pringgandani 1...sebaiknya jam pemberangkatan dari bd pagi hari misalkan menggunakan jam harina pagi yaitu jam 07.30 ( dengan tujuan okupansi petak bd-cn udah lumayan ok dan juga tidak akan mengubah gapeka ka lain di petak bd-ckp-cn) perkiraan sampai cn jam 11.30.kemudian berangkat cn jam 11.40 perkiraan sampai pwt jam 13.50 . dari pwt menjelma jadi ka relasi pwt-bma-ppk-slawi-tg-pml-pk-smc-smt// misal nama ka semapur 1 perkiraan berangkat pwt jam 15.00 sampai tg jam 16.30 . kemudian diteruskan sampat smt jam 18.45 . dan rangkaian bobo dulu jam 21.00 siap digunakan untuk ka harina malam sampai bd jam 04.15 dst....
Lok Merah Biru
untuk bekas ka harina pagi relasi smt-cn -bd di gunakan untuk relasi smt-smc-pk-tg -slawi-ppk-bma-pwt//misal semapur 2 berangkat smt tetap 07.00 perkiraan sampai tg jam 09.15 dan dari tg ke pwt sampai pwt jam 11.00 rangkain bobo jam 13.00 berangkat pwt untuk relasi pwt-bma-ppk-cn-ckp-pwk-cmi-bd// misal nama ka pringgandani 2 perkiraan sampai bd jam 19.00 dan kemudian di pakai untuk harina malam relasi bd-cn-smt berangkat bd jam 21.15 perkiraan sampai smt jam 04.30 . memang kelihatannya rangkaian akan kurang istirahat untuk itu
Kado
#untuk rangkaian ka kaligung mas dan rajawali harus ada pengadaan rangkaian sendiri misal dengan krdi ac/krdi ac holec/krdi cu-sbi dipanjangin sampai smt /tg atau barangkali hibah gerbong eksekutif/ bisnis dari daop lain yang masih memungkinkan
#sebaiknya di pwt/smt/bd minimal salah satu dari 3 daop tsb punya rangkaian cadangan walaupun mungkin hanya 20% dari panjang rangkaian ini ,semestinya hal ini di gunakan untuk gantian bobo/chek perawatan
yuk kita share mohon di ralat kalo ada keliru / kurang pas
Semboyan 35debaran hatiku
WAHANA DAYA PERTIWI

yen nglurug tanpo bolo ...menang tanpo ngasorake
Reply
(19-10-2011, 02:54 AM)Smidi_cahbagus Wrote: Om, namanya jg bisnis. Kalau ngga dicoba mana tau hasilnya... Tapi kita liat aja nanti, kalau Daops V membuka rute baru PWT-BD via CKP berarti Daops V optimis akan bagus...

Kalau bisa startnya jgn dr PWT, digeser ke selatan, bs mulai dari KYA/GB utk memaksimalkan okupansi. Kalau start dr PWT sich krg maksimal krn petak PWT-CN yg diandelin bt narik penumpang cm di PWT+BMA. Kalau start dr KYA/GB kan lumayan bs menambah okupansi, tapi jamnya hrs diperhatiin y... jgn sampe bentrok dgn Lodaya dan si Wilis. KA tujuan BD di KYA/GB kalau pagi cm Serayu dan Kutsel. Lodaya sekitar jam 12siang mampir di KYA/GB, si Wilis jg skitar jam tsb. jadi msh bs ditaruh pagi dr KYA/GB... Juga alternatif bt pengguna KA di KYA/GB tujuan BD yg takut jalur Cipendeuy...

Mencoba berkomen lg... Berbisnis itu jgn coba2, mesti ada survey, studi kelayakan yg berhubungan okupansi, celah2 apa masih bs diraih dlm persaingan bisnis antar moda transportasi darat & selain itu jg belajar dr KA Mahesa.

Kalo digeser ke KYA/GB kayaknya yg seneng para RF yang mau joyride-an dech. Tp apa ada penumpang dr KYA/GB mau ke BD mesti muter2 dl...? Kalo cuma mau sampe CN apakah kira2 harga tiketnya akan disamakan sampe BD (single tarif)...?

Yach, let's see ajah dech... Kalo pun nanti jd digeser, ditempatkan di stasiun2 di DAOP V & akhirnya mendapat minat dr masyarakat sekitarnya (okupansi bagus) saya beserta RF - PDL akan kasih Top Banget

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(18-10-2011, 11:32 PM)Warteg Wrote:
(18-10-2011, 11:20 PM)Illia Wrote:
(18-10-2011, 11:15 AM)dtRAiNeR Wrote: Hmm, apakah memungkinkan, dengan Kaligung Mas punya rangkaian sendiri dan ada satu rangkaian kosong (ex. Rajawali II), jadwal Kaligung Mas ditambah dan jalurnya diperpanjang sampe CN? Jadinya kan seenggaknya dari dimatikannya Harina Pagi dan Rajawali II ada untungnya, yaitu sbb.:

1. Harina Pagi SMT-BD PP tidak mati seutuhnya, dengan adanya KA CN-BD PP lalu pindah Kaligung Mas SMT-CN PP.
2. Ciregal bisa mungkin dilebur dengan Kaligung Mas, jadi dari Semarang ada alternatif lain untuk ke Jakarta selain duo Argo, Sindoro dan Muria.
3. Jadwal Kaligung Mas bertambah.

Bagaimana kira-kira? Maaf kalo ada OOT-nya juga...

Sampe CN? bisa jadi sih...cm dulu ada rumor Cireks mau diperpanjang sampai Semarang itu malah lebih aneh lagi.Ngakak.
kalau ane lebih milih Xgungmas tetep dari TG, tapi bablas sampai SOLO/YK Lolol
Nah, itu dia sampai YK Tersenyuum

Mengenai Kaligung Mas diperpanjang sampai CN
Kaligung Mas lepas Tegal jam 05:30 nah kalau dari CN berarti kisarannya lepas CN jam 04:00. Kepagian dong, jam-jam segitu karakteristiknya orang CN masih belum pada bangun tidur masih sungkan buat naik KA Gembira

Kalo sampe SLO/YK juga bagus, tapi kayaknya mendingan bikin jalur lingkar saja kalo begitu. Ada dua rangkaian, satu mengarah ke barat dan satu ke timur. Start dari TG jam 6 pagi, lewat jalur TG-CN-PWT-KYA-KTA-YK-SLO (arah barat)/jalur Pandanwangi sekarang (arah timur). Jadi kedua keinginan terwujud, ada KA SMT-CN (feeder KA baru yg rute PWT-BD) dan Pandanwangi tetep ada...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
Reply
(19-10-2011, 11:44 AM)dtRAiNeR Wrote: Kalo sampe SLO/YK juga bagus, tapi kayaknya mendingan bikin jalur lingkar saja kalo begitu. Ada dua rangkaian, satu mengarah ke barat dan satu ke timur. Start dari TG jam 6 pagi, lewat jalur TG-CN-PWT-KYA-KTA-YK-SLO (arah barat)/jalur Pandanwangi sekarang (arah timur). Jadi kedua keinginan terwujud, ada KA SMT-CN (feeder KA baru yg rute PWT-BD) dan Pandanwangi tetep ada...

Masih ndiskusiin soalan KA Harina kan...? Bingung

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
(19-10-2011, 04:48 AM)slamtrack Wrote: Bye Bye
kalo sy punya pandangan jika harina pagi dilikuidasi ( semoga batal dilikuidasi) dan nantinya ada rute bd-cmi-pdl-pwk-cn-ppk-bma-pwt// misal nama ka pringgandani 1...sebaiknya jam pemberangkatan dari bd pagi hari misalkan menggunakan jam harina pagi yaitu jam 07.30 ( dengan tujuan okupansi petak bd-cn udah lumayan ok dan juga tidak akan mengubah gapeka ka lain di petak bd-ckp-cn) perkiraan sampai cn jam 11.30.kemudian berangkat cn jam 11.40 perkiraan sampai pwt jam 13.50 . dari pwt menjelma jadi ka relasi pwt-bma-ppk-slawi-tg-pml-pk-smc-smt// misal nama ka semapur 1 perkiraan berangkat pwt jam 15.00 sampai tg jam 16.30 . kemudian diteruskan sampat smt jam 18.45 . dan rangkaian bobo dulu jam 21.00 siap digunakan untuk ka harina malam sampai bd jam 04.15 dst....
Lok Merah Biru
untuk bekas ka harina pagi relasi smt-cn -bd di gunakan untuk relasi smt-smc-pk-tg -slawi-ppk-bma-pwt//misal semapur 2 berangkat smt tetap 07.00 perkiraan sampai tg jam 09.15 dan dari tg ke pwt sampai pwt jam 11.00 rangkain bobo jam 13.00 berangkat pwt untuk relasi pwt-bma-ppk-cn-ckp-pwk-cmi-bd// misal nama ka pringgandani 2 perkiraan sampai bd jam 19.00 dan kemudian di pakai untuk harina malam relasi bd-cn-smt berangkat bd jam 21.15 perkiraan sampai smt jam 04.30 . memang kelihatannya rangkaian akan kurang istirahat untuk itu
Kado
#untuk rangkaian ka kaligung mas dan rajawali harus ada pengadaan rangkaian sendiri misal dengan krdi ac/krdi ac holec/krdi cu-sbi dipanjangin sampai smt /tg atau barangkali hibah gerbong eksekutif/ bisnis dari daop lain yang masih memungkinkan
#sebaiknya di pwt/smt/bd minimal salah satu dari 3 daop tsb punya rangkaian cadangan walaupun mungkin hanya 20% dari panjang rangkaian ini ,semestinya hal ini di gunakan untuk gantian bobo/chek perawatan
yuk kita share mohon di ralat kalo ada keliru / kurang pas
Saya rasa tetep susah karena kondisi rangkaian terbatas. Lagi pula kalau forsir rangkean begini untuk KA ekbis or eksekutif bisa menimbulkan PLH. Lagi pula bagaimana dengan rangkaian kaligung mas? karena daop 4 sendiri sampai sekarang belum mendapatkan pesanan rangkean. dan kenytaaan yang ada daop 4 itu SANGAT KEKURANGAN RANGKEAN Xie Xie

Yang lebih ga masuk akal lagi ya masalah harina berangkat 21.30 dan tiba 04.30. selama ini harina yang berangkat 20.30 aja sering tiba di SMT pukul 05.30-06.30 wkwkwkww malah kalau lg sial bisa 07.30 jg pernah. so ga mgkn jika langsung bablas balik ke pwt lagi. yang ada rangkaian ga kuat anjlok lagi d jalur selatan BD karena kecapekan rangkeannya.

Selain itu wa meliat misal Pringgadani cuma ke arah PWT doank, tp tidak ada arah sebaliknya. Dmana2 aturannya kereta itu Pulang Pergi. Walau salah satu tripnya ga laku namun ya itu aturannya. Kecuali kalau emang buat kereta lingkar. dan itu kurang cocok kalau bukan Commuter.

Xie Xie
Ketika anda berniat mencari pengetahuan atau ilmu, yang harus anda lakukan adalah membaca, mencari informasi, mendengar diskusi, dan memberi pendapat yang logis. Dan itulah gunanya forum :3.

Apakah Hibernasi bisa menghasilkan ilmu dan informasi? Semua orang pun tau jawabannya...

Hibernasi いみは ねていきます. XDa
l


Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)