Semboyan35 Indonesian Railfans
Fungsi Sosial KA kita - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Peron (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=4)
+--- Forum: PPKA (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=12)
+--- Thread: Fungsi Sosial KA kita (/showthread.php?tid=3484)

Pages: 1 2


Fungsi Sosial KA kita - Adi Sutjipto - 22-01-2010

Saya ingin berbagi cerita, yang mungkin dapat berguna apabila anda menemui hal yang sama dengan saya. Ini semata, hanya untuk berbagi cara dan cerita saja, tidak ada hal-hal/ maksud atau tujuan apapun, selain mungkin dapat sedikit membantu bagi yang memerlukan.
Atau ada juga yang menemui hal yang mirip dengan ini ?
Mohon maaf apabila Thread ini salah tempat, monggo dipindah ketempat yang semestinya, silakan.


Beberapa hari terakhir ini, disamping rumah kami, setiap hari, tampak seseorang yang diperkirakan sudah berumur sekitar 65 tahunan. Kerjanya hanya duduk dan tidur, dengan pakaian bersih.
Tapi setelah beberapa hari, kami baru tersadar, jika pagi sampai sore, tetap ditempat, jika malam tidak tampak.

Kami sendiri juga tidak terlalu memperhatikan karena sibuk dengan tugas masing-masing. Tetapi setelah melihat kondisinya yang semakin lama tampak sakit dan kurang terawat, hari Selasa malam tanggal, 19-01 kemarin, saya mencoba mendekati dan mengajaknya berbicara, dari mana, mengapa ada disamping rumah dsb.

Ternyata, orang tua tersebut adalah seorang tukang becak yang mengaku sudah tidak kuat menari becak lagi, dan sedang sakit. Bapak tua tersebut mengaku berasal dari kota kecil dekat Blitar, yang bernama Kanigoro. Biasanya setiap bulan sekali pulang.
Namun saat ini badannya sakit dan lemah, sudah tidak kuat menarik becak lagi, apalagi sudah beberapa hari tidak makan dan di Malang, tidak ada saudara ataupun keluarganya yang mengetahui jika dia sakit, akunya.
Tapi jika dilihat dari penampilannya, memang keadaannya menyedihkan. Lalu kami beri air gula [karena sebelumnya minta air PDAM saja untuk minum , sambil menyodorkan botol bekas air kemasan],
juga kami beri obat/vitamin dan roti.
Kami belum berani memberikan nasi, takut perut yang sudah kosong beberapa hari, mungkin terlalu berat bekerja mencerna nasi, sehingga nanti justru luka pada maag nya, ini menurut pertimbangan kami.

Ketika saya tawari apa mau jika saya pulangkan ke daerahnya dengan tanpa memikirkan biayanya, orang tua tersebut menganggukan kepalanya, bersedia. Saya janjikan, kalau besok pagi, saya naikkan kereta api Penataran untuk jurusan Blitar, sehingga dapat cepat pulang kerumahnya.
Karena kami juga kenal dengan KS Sta Malang Kotalama, segera saya kontak beliaunya, Pak Sujio, saya ceritakan, apakah bisa menolong jika saya naikkan kereta, titip pada KP nya sampai Sta Blitar. Ternyata beliau bersedia, dan akan koordinasi dengan KS BL, agar dibantu jika kereta Penataran sudah tiba disana.

Jadi, kemarin, Rabu, 20-01, setelah kami beri sarapan pagi,
saya minta tolong becak langganan untuk mengantarnya ke Sta MLK, lalu saya juga meluncur kesana, untuk menemui Pak KS nya, sekalian menitipkan Bapak Tua yang untuk berjalanpun harus dibantu karena sudah tidak kuat.
Ternyata, waktu saya ingin membelikan tiket, dilarang oleh P. Sujio, untuk urusan tiket, ini urusan saya, kata beliau nya.
Akhirnya, saya berikan uang sekedarnya untuk melanjutkan naik angkutan umum dan ojek.

Ketika sorenya saya telpon dengan Pak Ks MLK, semua sudah beres, di BL pun sudah diantar ke angkutan umum untuk menuju ke kampungnya, kata beliau.

Saya hanya membayangkan, jika hal seperti ini terjadi pada diri kita atau sanak keluarga kita, jauh dari rumah dan sendirian, tiada kawan tiada saudara, bagaimana ?
Sekaligus mungkin dapat memberi kita salah satu jalan keluar jika mengetahui ada hal yang mirip,sebagai penggemar kereta, mungkin dapat meminta tolong pada para pejabat kereta api untuk membantu mengantarkan sampai ketempat terdekat dari orang yang akan kita bantu tersebut.
Jadi, kereta api juga mempunyai Fungsi Soisial.

Saya juga lewat S-35 ini, ingin mengucapkan banyak terima kasih kepada Pak Sujio selaku KS Sta MLK, KP Penataran, KS Sta BL dan siapapun yang turut membantu Bapak Tua tersebut kembali kerumahnya, yang semoga saat ini sudah kembali ditengah keluarganya dan berangsur sehat tentunya,


RE: Fungsi Sosial KA kita - Penjelajah - 22-01-2010

Trenyuh Pak melihat hal seperti itu. Saya ucapkan banyak terima kasih secara pribadi atas kebaikan Pak Adi terhadap Beliau, walaupun bukan saudara atau apa bagi saya.

Kalau saya malah pernah merasakan hal sebaliknya diatas KA. Saat saya kelaparan dan jadi gelandangan setelah dirampok habis²an (baca selengkapnya di SINI) di lintas CR-SMT, saya ditolong oleh gelandangan yang mencarikan makanan, minuman dan rokok sepanjang perjalanan Matarmaja SMT-ML (dengan surat pengganti tiket dari Polsuska).


RE: Fungsi Sosial KA kita - Semutsdt - 22-01-2010

Salut atas jiwa sosial dan kemanusiaan pak ady dan bapak ks mlk semoga amal bapak2 dapat ridho dari allah swt. Amin


RE: Fungsi Sosial KA kita - Joe_cn - 22-01-2010

Sangat terharu pak adi, memang jiwa sosial pak adi bener2 tinggi...
Juga kerjasama yang baik dengan KS MLK dan BL, mereka bener2 tidak memperhitungkan sama sekali, itu yang membuat hati saya tersentuh...
Berapa orang di dunia ini yang maih menolong tapi dengan banyak perhitungan di sana dan di sini...

Moga2 pelajaran dari pak Adi bila saya bertemu dengan orang yang bernasib sama bisa saya praktekan...
Terima kasih Pak Ady atas pengalaman yang hebat itu.....


RE: Fungsi Sosial KA kita - pinguin - 22-01-2010

SedihSedih
menharukan.....mengingat kemaren sempet di-sms oleh pak Adi, saya ndak sempat meluncur ke sana, meskipun hanya dapat sedikit membantu, tapi ndak sempat.....
salut buat Pak Kadaop X....semoga pak tua yang ditolong sampe pada keluarganya dan berangsur sehat.....buat semua yang menolong, semoga amal & ibadahnya diterima.....semoga Allah selalu memberi perlindungan & rejeki buat yang bersedia menolong sesama....Xie Xie


RE: Fungsi Sosial KA kita - B 30 S - 22-01-2010

Tersentuh sekali saya membaca cerita dari mas adi, semoga kebaikan mas adi, pak KS senantiasa di balas oleh Allah SWT. Amiiieen...,
Dan apa yang telah dilkaukan mas adi supaya menjadi contoh oleh temen RF semua agar saling menolong tidak hanya untuk sesama RF semata tapi juga untuk orang lain yang benar2 membutuhkan pertolongan. saya turut bangga dan berterima kasih kepada para RF yang tetap mengedepankan rasa kemanusiaan untuk menolong sesama.


RE: Fungsi Sosial KA kita - pinguin - 22-01-2010

baru nyadar...KS MLK ga mau dibayar tiket KA-nya....soale yg mau naikin adalah KADAOP X...haha

kapan ya dapet giliran bantu orang kaya di atas? Tersenyuum


RE: Fungsi Sosial KA kita - Adi Sutjipto - 22-01-2010

Saya justru yang terharu membaca tanggapan dari teman-teman.
Padahal, tujuan saya menceritakan kembali pengalaman saya itu, hanya memberi jalan, mungkin teman-teman apabila mengalami hal yang sama, dapat memanfaatkan jasa kereta api untuk dimintai pertolongan, karena kita sebagai pecinta kereta api, itu saja.

Jangan pernah mengharapkan imbalan atau pahala apabila kita ingin menolong orang, titik !
Bahwa kita bisa menolong atau membantu orang lain adalah indah rasanya.

Tapi saya akan merasa bahagia, apabila ada diantara para pecinta kereta api, selain mungkin ada yang ikut IRPS, S-35, Komuter, GM Marka atau entah kelompok manapun, ikut juga [seperti yang sudah kami lakukan sekeluarga], menjadi DONOR MATA dan juga donor darah, selain berguna bagi yang menerimanya, menurut saya, juga tidak dilarang Tuhan karena kita kan berbagi untuk sesama, terlebih lagi, tubuh kita juga akan menjadi tanah bukan ?
Jadi mungkin masih dapat dimanfaatkan sebagian kecil dari tubuh kita untuk sesama......
Ya penggemar Sepur, ya jadi Donatur Mata, alangkah indahnya !
Ada yang ingin bergabung ?
Dapat mendaftar atau tanya kepada RS terdekat atau Dokter Mata, mereka pasti dapat memberi bantuan kemana untuk mendaftar,
terima kasih untuk tanggapan nya.


RE: Fungsi Sosial KA kita - eko winarno - 23-01-2010

Bentuk sosial dalam operasional kereta api bisa dalam bentuk apa saja (umum) tergantung input yang didapatkan dari lingkungan masarakat yang peduli dengan bakti dan wahana kereta api, seperti KAI memberikan satu rangkaian kereta untuk mengangkut seporter sepak bola yang nota bene 50% kemungkinan tidak membeli tiket, malahan penumpang reguler ditunda pemberangkatannya, RF ikut membantu mengatur penumpang juga pernah dilakukan pada liburan akhir tahun kemarin padahal itu tindakan spontanitas karena ingin meringankan beban orang lain dan masih banyak yang lain.
Pada hakekatnya RF harus kepunyaannya masyarakat bukan sekedar hobi.nuwun.


RE: Fungsi Sosial KA kita - rzlka9 - 23-01-2010

SedihSedihSedih
n
Top Banget

smoga menjadi inspirasi dan pengalaman untuk kedepannya