![]() |
|
[ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - Printable Version +- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com) +-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5) +--- Forum: Lokomotif (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=22) +--- Thread: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT (/showthread.php?tid=2191) |
RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - Gege - 08-11-2010 Rangkaian Kereta Api yang menggunakan DT/MU ada beberapa sebab :
Kesimpulan diatas saya ambil dari diskusi sepanjang 7 halaman. Untuk kekuatan lokomotif menarik berapa gerbong atau kereta maksimal 15 kereta untuk kelas CC201,203 dan 204 dalam kondisi fit... Kalo untuk CC202 lebih dari 20 gerbong batubara isi dapat ditarik dengan DT/MU CMIIW... Bisa jadi referensi silahkan baca INI RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - kikansha_otaku - 15-05-2011 sebetulnya soket multiple unit itu yg mana sih? apakah beberapa selang (mirip selang rem) di samping kanan dan kiri coupler atau satu tonjolan bulat yg ada penutupnya di bagian hidung loko (yg di kebanyakan c1 udah ilang) mm... klo buat lok de kan trotelnya diskrit, ada 8 posisi. nah, klo buat lok dh, gimana cara kerja konektor mu? karena trotelnya kontinyu pake setiran jadi harus pake sistem pneumatik donk... -- satu lg... emang saya cerewet soal macam ini, terus terang saya risih klo lihat teknologi nggak dipake dengan alasan 'ribet nyetingnya' ![]() kebanyakan colokan MU di lok C1 udah dilucuti, dan dari teman fb saya, rf aldio, katanya colokan MU di semua lok hidung kotak bakal dilucuti total alasannya: kalau nggak pernah dipake malah bikin power lokomotif jeblok kok bisa ![]() dari yg pernah saya baca, sistem MU lok DE itu ternyata isinya kumpulan relay mekanis, dan mungkin klo ada yg agak rumit dikit ya sistem buat menyesuaikan keluaran tenaga dari beberapa lok yg beda power rating-nya... trus, apa hubungannya antara 'nggak pernah dipakai' dengan 'tenaga jeblok'? apakah klo gak pernah dipake kontrol power adjustment-nya jadi korup dan mesin jadi kurang kuat? mungkin para bravo yg mengetahui teknisnya bisa share di sini... ah, indonesia ini nggak keren di banyak hal deh...
RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - kikansha_otaku - 11-06-2011 (03-11-2010, 04:00 PM)ikiiki23 Wrote:(02-11-2010, 07:16 PM)wecede Wrote: jadi kita gambarkan orang yg naik motor tp dlm kecepatan ringan dia mengendarai jlan tanya sekalian sundul ![]() klo rangkaian panjang banget mungkin bisa diakalin, lok-nya nggak cuma di depan doank, tapi ada yang di belakang rangkaian, atau malah di tengah nyelip antara kereta2 penumpang... katanya ini bisa ngurangin regangan di coupler nyang penting buat safety jangan lupa pasang LOCOTROL
RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - ecko_234 - 11-06-2011 (11-06-2011, 05:05 PM)kikansha_otaku Wrote:(03-11-2010, 04:00 PM)ikiiki23 Wrote:(02-11-2010, 07:16 PM)wecede Wrote: jadi kita gambarkan orang yg naik motor tp dlm kecepatan ringan dia mengendarai jlan permasalahannya peron stasiunnya yang belum bisa untuk memuat rangkaian untuk sepanjang itu. RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - CC_20413 - 13-06-2011 mo tanya neh, apakah loko pada saat MU menggunakan kabel jumper pada saat salah satu loko mati masih bisa dijalankan tanpa melepas kabel jumper atau harus lepas kabel jumper? agar bisa beroperasi kembali loko yg tidak bermasalah tersebut sorry kalo udah ada pertanyaan yg sama sebelumnya RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - bonbon - 13-06-2011 sekalian nanya, CC205 terbaru udah bisa di MU/DT pakai Wireless blum ?` RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - rizkygacor - 13-06-2011 (13-06-2011, 11:12 AM)CC_20413 Wrote: mo tanya neh, apakah loko pada saat MU menggunakan kabel jumper pada saat salah satu loko mati masih bisa dijalankan tanpa melepas kabel jumper atau harus lepas kabel jumper? agar bisa beroperasi kembali loko yg tidak bermasalah tersebut enggak kok gan ntu masi bisa nyala yg satunya cuman kasian yg masi nyala. bebannya nambah secara drastis trus masalah pelatihan kok gak pake MU. soalnya di latih untuk penanggulangan dahulu klo jumpernya rusak ? CMIIW RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - kikansha_otaku - 16-06-2011 up up up..... kabar burungnya sih, c1 aja udah bisa wireless (jadi aslinya gak masalah mau colokannya dicabut, tapi sama aja soalnya kabar burungnya *lagi2 kabar burung* kontrol wireless itu gak pernah dipake) @c413: mau dicolok atau nggak sama aja, si lok rusak cuma jadi beban mati yg ngeberat-beratin rangkaian, cuma AFAIK dia tetap bisa nyambungin sistem pneumatik rem ama nerusin sinyal kontrol kabel MU selama sistem kontrolnya nggak rusak (untuk lok hidup di belakangnya) @rizkygacor: berarti masinis emang gak pernah dilatih penggunaan MU yah? klo kondisinya macam ini, saya ragu ada masinis yg cukup niat untuk baca buku petunjuk pengoperasian lokomotif (awa yg udah bertahun-tahun baca tulisan bhs inggris aja masih mumet klo suruh baca prosedur pemakaian MU yg sempat ditampilkan di halaman2 awal) oh, tapi dari yg pernah saya lihat di tayangan extreme trains youtube, lok pembantu yg ngedorong dari belakang kereta babaranjang di amrik sono tampaknya dikontrol manual ama masinis, yg terus kontak ama masinis lok di depan... jadi tetap nggak pake wireless... mungkin bwt pengaturan power yg lebih (≖᷆︵︣≖), secara lokomotif pendorong harus ngasih power lebih kecil daripada lokomotif di depan RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - rizkygacor - 17-06-2011 (16-06-2011, 08:33 PM)kikansha_otaku Wrote: up up up..... ya maksut saya kan di latih penanggulangannya dulu. tapi klo masalah MU kayaknya kebanyakan masinis di indo dah banyak yang bisa. soalnya kayak ngendaliin loko biasa cuman make 2 mesin atau lebih RE: [ASK] MU=Multiply Unit=Double Traksi=DT - kikansha_otaku - 17-02-2012 Up... Masih penasaran kenapa soket MU di loko dicabutin, termasuk di lok CC203 lok CC201 beberapa selang rem tambahannya malah tertutup semacam tabung besi tambahan di samping coupler. Paling tidak, si bader c1 45 masih punya soket di belakang |