RE: [ASK] Soalan Sinyal - Adi Sutjipto - 15-06-2012
(10-06-2012, 12:43 AM)POERWOKERTO +75M Wrote: (09-06-2012, 12:38 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Permisi, saya mau tanya nih
Maaf banget kalo Repost
Kan di stasiun kecil yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di ruang PPKA yang biasanya terletak di pinggir peron,
Sedangkan di stasiun2 besar yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di 2 Rumah sinyal,
Tapi di beberapa stasiun besar yang pernah saya amati (seperti St.Sidoarjo dan Malang Kotabaru), ternyata juga ada Ruang PPKA di pinggir peronnya, dan di dalamnya ada alat berbentuk semacam panel
seperti ini :
[spoiler=Ruang PPKA Stasiun Malang Kotabaru]
![[Image: StaML01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/StaML01.jpg)
Setasiun Malang Kotabaru 2008
[/spoiler]
Yang ingin saya tanyakan, alat yang berbentuk seperti panel di dalam ruang PPKA itu fungsinya untuk apa,ya??
Mohon pencerahannya.....
Terima kasih banyak..... 
waktu saya kecil saya pernah liat di ruang PPKA Setasiun Poerwokerto juga masih ada tuas2 mekanik. Persis kayak di foto ini deh ruangannya, cuma beda pintu masuknya aja
Kalau yang diruang PPKA,
hanya terhubung dengan rumah sinyal saja,
ini kalau tidak salah lho.
Untuk penegasan kepada rumah sinyal,
jalur mana yang aman, boleh dibuka atau dikunci.
S4.
RE: [ASK] Soalan Sinyal - Nicodio - 15-06-2012
(15-06-2012, 10:19 PM)Adi Sutjipto Wrote: (10-06-2012, 12:43 AM)POERWOKERTO +75M Wrote: (09-06-2012, 12:38 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Permisi, saya mau tanya nih
Maaf banget kalo Repost
Kan di stasiun kecil yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di ruang PPKA yang biasanya terletak di pinggir peron,
Sedangkan di stasiun2 besar yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di 2 Rumah sinyal,
Tapi di beberapa stasiun besar yang pernah saya amati (seperti St.Sidoarjo dan Malang Kotabaru), ternyata juga ada Ruang PPKA di pinggir peronnya, dan di dalamnya ada alat berbentuk semacam panel
seperti ini :
[spoiler=Ruang PPKA Stasiun Malang Kotabaru]
![[Image: StaML01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/StaML01.jpg)
Setasiun Malang Kotabaru 2008
[/spoiler]
Yang ingin saya tanyakan, alat yang berbentuk seperti panel di dalam ruang PPKA itu fungsinya untuk apa,ya??
Mohon pencerahannya.....
Terima kasih banyak..... 
waktu saya kecil saya pernah liat di ruang PPKA Setasiun Poerwokerto juga masih ada tuas2 mekanik. Persis kayak di foto ini deh ruangannya, cuma beda pintu masuknya aja
Kalau yang diruang PPKA,
hanya terhubung dengan rumah sinyal saja,
ini kalau tidak salah lho.
Untuk penegasan kepada rumah sinyal,
jalur mana yang aman, boleh dibuka atau dikunci.
S4.
Terima kasih infonya Pak Adi. Sinyal muka dan Sinyal belok pun kalau membuka juga dari rumah sinyal. Juga kereta dimasukan jalur berapa,juga dari rumah sinyal. Ini pengalaman saya saat sekitar 1 jam diizinkan masuk rumah sinyal. mohon koreksi kalau ada salah
RE: [ASK] Soalan Sinyal - G_Rardz Stramala - 16-06-2012
(15-06-2012, 10:19 PM)Adi Sutjipto Wrote: [spoiler]
(10-06-2012, 12:43 AM)POERWOKERTO +75M Wrote: (09-06-2012, 12:38 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Permisi, saya mau tanya nih
Maaf banget kalo Repost
Kan di stasiun kecil yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di ruang PPKA yang biasanya terletak di pinggir peron,
Sedangkan di stasiun2 besar yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di 2 Rumah sinyal,
Tapi di beberapa stasiun besar yang pernah saya amati (seperti St.Sidoarjo dan Malang Kotabaru), ternyata juga ada Ruang PPKA di pinggir peronnya, dan di dalamnya ada alat berbentuk semacam panel
seperti ini :
[spoiler=Ruang PPKA Stasiun Malang Kotabaru]
![[Image: StaML01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/StaML01.jpg)
Setasiun Malang Kotabaru 2008
[/spoiler]
Yang ingin saya tanyakan, alat yang berbentuk seperti panel di dalam ruang PPKA itu fungsinya untuk apa,ya??
Mohon pencerahannya.....
Terima kasih banyak..... 
waktu saya kecil saya pernah liat di ruang PPKA Setasiun Poerwokerto juga masih ada tuas2 mekanik. Persis kayak di foto ini deh ruangannya, cuma beda pintu masuknya aja [/spoiler]
Kalau yang diruang PPKA,
hanya terhubung dengan rumah sinyal saja,
ini kalau tidak salah lho.
Untuk penegasan kepada rumah sinyal,
jalur mana yang aman, boleh dibuka atau dikunci.
S4.
Oooh.....Jadi fungsinya sebagai pengarah Rumah Sinyal, toh.....
Saya paham sekarang!
Makasih banyak, om penjelasannya....... 
Waduh maaf banget lupa minta ijin ngepost foto bapak...... 
RE: [ASK] Soalan Sinyal - kikansha_otaku - 07-08-2012
Akhirnya nemu trit ini, kebetulan sekarang mulai tertarik ke sinyal 
Langsung tanya aja deh... 
Untuk sistem sinyal mekanik, ada gak keterkaitan antara tuas wesel dan tuas sinyal? Sebelumnya ada penjelasan soal warta dari stasiun tujuan, bagaimana caranya peralatan untuk mengirim/menerima warta bisa mengunci sistem sinyal dan wesel?
Buat menggerakkan sinyal itu perlu masing-masing satu tuas untuk tiap gerakan (satu buat menaikkan lengan sinyal, satu tuas buat turun), atau cukup satu tuas untuk semua gerakan/aspek sinyal?
Ada nggak sinyal lengan yang digerakkan secara otomatis, dengan motor listrik, misalnya... Saya lihat di rumah sinyal St. Lamongan (klo gk salah, atau stasiun besar di dekatnya) nggak ada tuas-tuas, tapi adanya tombol-tombol bulat seperti kenob lemari.
Apakah istilah 'blok sinyal' pada sistem sinyal mekanik sama dengan blok sinyal elektrik seperti di jabodetabek? Kalau sama, bagaimana implementasi otomatisasinya? Kalau beda, apa perbedaannya? Menjelang masuk Pasar Turi ada beberapa sinyal lengan tiap jarak tertentu, tapi nggak ada stasiun, apa itu sinyal blok mekanik yah... 
Bagaimana cara peletakan sinyal sepur masuk dan sinyal sepur keluar... 
Klo di stasiun dengan sinyal mekanik, ada penunjuk arah wesel (belahketupat putih dan lingkaran hijau + lampu + kaca warna). Mau lihat donk foto penunjuknya buat stasiun dengan sinyal elektrik... 
Terakhir, banyak broken hotlink buat gambar/diagram penting. Tolong yang punya di-masukkan lagi ke trit ini, terutama buat sinyal-sinyal langka seperti sinyal yang menunjukkan arah di jalur bercabang.
Maaf klo terlalu kepo
RE: [ASK] Soalan Sinyal - phepe_ph - 07-08-2012
(07-08-2012, 06:18 AM)kikansha_otaku Wrote: Akhirnya nemu trit ini, kebetulan sekarang mulai tertarik ke sinyal 
Langsung tanya aja deh...
Untuk sistem sinyal mekanik, ada gak keterkaitan antara tuas wesel dan tuas sinyal? Sebelumnya ada penjelasan soal warta dari stasiun tujuan, bagaimana caranya peralatan untuk mengirim/menerima warta bisa mengunci sistem sinyal dan wesel?
Buat menggerakkan sinyal itu perlu masing-masing satu tuas untuk tiap gerakan (satu buat menaikkan lengan sinyal, satu tuas buat turun), atau cukup satu tuas untuk semua gerakan/aspek sinyal?
Ada nggak sinyal lengan yang digerakkan secara otomatis, dengan motor listrik, misalnya... Saya lihat di rumah sinyal St. Lamongan (klo gk salah, atau stasiun besar di dekatnya) nggak ada tuas-tuas, tapi adanya tombol-tombol bulat seperti kenob lemari.
Apakah istilah 'blok sinyal' pada sistem sinyal mekanik sama dengan blok sinyal elektrik seperti di jabodetabek? Kalau sama, bagaimana implementasi otomatisasinya? Kalau beda, apa perbedaannya? Menjelang masuk Pasar Turi ada beberapa sinyal lengan tiap jarak tertentu, tapi nggak ada stasiun, apa itu sinyal blok mekanik yah... 
Bagaimana cara peletakan sinyal sepur masuk dan sinyal sepur keluar... 
Klo di stasiun dengan sinyal mekanik, ada penunjuk arah wesel (belahketupat putih dan lingkaran hijau + lampu + kaca warna). Mau lihat donk foto penunjuknya buat stasiun dengan sinyal elektrik... 
Terakhir, banyak broken hotlink buat gambar/diagram penting. Tolong yang punya di-masukkan lagi ke trit ini, terutama buat sinyal-sinyal langka seperti sinyal yang menunjukkan arah di jalur bercabang.
Maaf klo terlalu kepo

Hmmmm yang beginian biar orang teknis PT.KAI aja deh yang jawab
RE: [ASK] Soalan Sinyal - Gege - 07-08-2012
Ngga bisa mbantu banyak, mungkin LINK INI bisa mbantu
Atau INI
Mangap kalo boso Linggis
RE: [ASK] Soalan Sinyal - Khrisma - 01-09-2012
(07-08-2012, 06:18 AM)kikansha_otaku Wrote: Akhirnya nemu trit ini, kebetulan sekarang mulai tertarik ke sinyal 
Langsung tanya aja deh... 
Untuk sistem sinyal mekanik, ada gak keterkaitan antara tuas wesel dan tuas sinyal? Sebelumnya ada penjelasan soal warta dari stasiun tujuan, bagaimana caranya peralatan untuk mengirim/menerima warta bisa mengunci sistem sinyal dan wesel?
Buat menggerakkan sinyal itu perlu masing-masing satu tuas untuk tiap gerakan (satu buat menaikkan lengan sinyal, satu tuas buat turun), atau cukup satu tuas untuk semua gerakan/aspek sinyal?
Ada nggak sinyal lengan yang digerakkan secara otomatis, dengan motor listrik, misalnya... Saya lihat di rumah sinyal St. Lamongan (klo gk salah, atau stasiun besar di dekatnya) nggak ada tuas-tuas, tapi adanya tombol-tombol bulat seperti kenob lemari.
Apakah istilah 'blok sinyal' pada sistem sinyal mekanik sama dengan blok sinyal elektrik seperti di jabodetabek? Kalau sama, bagaimana implementasi otomatisasinya? Kalau beda, apa perbedaannya? Menjelang masuk Pasar Turi ada beberapa sinyal lengan tiap jarak tertentu, tapi nggak ada stasiun, apa itu sinyal blok mekanik yah... 
Bagaimana cara peletakan sinyal sepur masuk dan sinyal sepur keluar... 
Klo di stasiun dengan sinyal mekanik, ada penunjuk arah wesel (belahketupat putih dan lingkaran hijau + lampu + kaca warna). Mau lihat donk foto penunjuknya buat stasiun dengan sinyal elektrik... 
Terakhir, banyak broken hotlink buat gambar/diagram penting. Tolong yang punya di-masukkan lagi ke trit ini, terutama buat sinyal-sinyal langka seperti sinyal yang menunjukkan arah di jalur bercabang.
Maaf klo terlalu kepo
 Mungkin saya bisa menjawabnya (yg bercetak tebal saja):
1. Tidak, cukup satu tuas saja
2. Beda, kalo blok sinyal di sinyal mekanik artinya kereta ditahan disinyal masuk.
RE: [ASK] Soalan Sinyal - sinyal_mekanik - 13-09-2012
(08-02-2012, 12:14 PM)stasiunkastephanie Wrote: (03-02-2012, 10:16 PM)sinyal_mekanik Wrote: [spoiler=mas-mas mau tanya.sinyal yang kayak gini gimana cara kerjanya,bekas sinyal stasiun pesantren,kediri]
[/spoiler]
bagi yg pnya foto saya pinjam
Oo..., itu namanya sinyal tebeng, cara kerjanya sama seperti sinyal mekanik pada umumnya, jadi sinyal digerakin dg tuas yg ada di ruang PPKA (pada sinyal mekanik yg lebih jadul kadang2 ada di luar ruang PPKA), pokoknya iat aja cara kerja sinyal mekanik di stasiun2 yg masih pake sinyal mekanik, pasti sama aja. Cuman, sinyal tebeng ini merupakan jenis sinyal mekanik yg paling "jadul", soalnya tidak ada interconnection dg stasiun yg lain, tidak seperti sinyal mekanik yg sekarang banyak dipake, dimana dia saling terhubung dg stasiun ain, jadi ada semacam "interconnection" yg mengandalkan sumber listrik, sedangkan sinyal tebeng ini sama sekai tidak mengandalkan listrik. Biasanya berwarna merah/ijo (tergantung sinyalnya). Kalo mau menjumpai sinyal semacam ini, masih ada di lintas PDL-CJ (Padalarang-Cianjur, g tau skrg masih ada apa gak?) CMIIW.
maksudnya di lingkarannya itu ada panel smacam sinyal mekanik atau gmna y mas..maaf sblumnya,karna saya blum pernah tau sinyal model seperti ini dalam keadaan utuh..hehe
RE: [ASK] Soalan Sinyal - stasiunkastephanie - 13-09-2012
(13-09-2012, 12:51 AM)sinyal_mekanik Wrote: (08-02-2012, 12:14 PM)stasiunkastephanie Wrote: (03-02-2012, 10:16 PM)sinyal_mekanik Wrote: [spoiler=mas-mas mau tanya.sinyal yang kayak gini gimana cara kerjanya,bekas sinyal stasiun pesantren,kediri]
[/spoiler]
bagi yg pnya foto saya pinjam
Oo..., itu namanya sinyal tebeng, cara kerjanya sama seperti sinyal mekanik pada umumnya, jadi sinyal digerakin dg tuas yg ada di ruang PPKA (pada sinyal mekanik yg lebih jadul kadang2 ada di luar ruang PPKA), pokoknya iat aja cara kerja sinyal mekanik di stasiun2 yg masih pake sinyal mekanik, pasti sama aja. Cuman, sinyal tebeng ini merupakan jenis sinyal mekanik yg paling "jadul", soalnya tidak ada interconnection dg stasiun yg lain, tidak seperti sinyal mekanik yg sekarang banyak dipake, dimana dia saling terhubung dg stasiun ain, jadi ada semacam "interconnection" yg mengandalkan sumber listrik, sedangkan sinyal tebeng ini sama sekai tidak mengandalkan listrik. Biasanya berwarna merah/ijo (tergantung sinyalnya). Kalo mau menjumpai sinyal semacam ini, masih ada di lintas PDL-CJ (Padalarang-Cianjur, g tau skrg masih ada apa gak?) CMIIW.
maksudnya di lingkarannya itu ada panel smacam sinyal mekanik atau gmna y mas..maaf sblumnya,karna saya blum pernah tau sinyal model seperti ini dalam keadaan utuh..hehe
pake panel jg kyk sinyal mekanik pd umumnya, cmn panel yg dipake lbh jadul alias non-interlocking, jd g bs t'hubung dg stasiun lainnya, bgitu... 
(01-09-2012, 01:09 PM)Khrisma Wrote: (07-08-2012, 06:18 AM)kikansha_otaku Wrote: Akhirnya nemu trit ini, kebetulan sekarang mulai tertarik ke sinyal 
Langsung tanya aja deh... 
Untuk sistem sinyal mekanik, ada gak keterkaitan antara tuas wesel dan tuas sinyal? Sebelumnya ada penjelasan soal warta dari stasiun tujuan, bagaimana caranya peralatan untuk mengirim/menerima warta bisa mengunci sistem sinyal dan wesel?
Buat menggerakkan sinyal itu perlu masing-masing satu tuas untuk tiap gerakan (satu buat menaikkan lengan sinyal, satu tuas buat turun), atau cukup satu tuas untuk semua gerakan/aspek sinyal?
Ada nggak sinyal lengan yang digerakkan secara otomatis, dengan motor listrik, misalnya... Saya lihat di rumah sinyal St. Lamongan (klo gk salah, atau stasiun besar di dekatnya) nggak ada tuas-tuas, tapi adanya tombol-tombol bulat seperti kenob lemari.
Apakah istilah 'blok sinyal' pada sistem sinyal mekanik sama dengan blok sinyal elektrik seperti di jabodetabek? Kalau sama, bagaimana implementasi otomatisasinya? Kalau beda, apa perbedaannya? Menjelang masuk Pasar Turi ada beberapa sinyal lengan tiap jarak tertentu, tapi nggak ada stasiun, apa itu sinyal blok mekanik yah... 
Bagaimana cara peletakan sinyal sepur masuk dan sinyal sepur keluar... 
Klo di stasiun dengan sinyal mekanik, ada penunjuk arah wesel (belahketupat putih dan lingkaran hijau + lampu + kaca warna). Mau lihat donk foto penunjuknya buat stasiun dengan sinyal elektrik... 
Terakhir, banyak broken hotlink buat gambar/diagram penting. Tolong yang punya di-masukkan lagi ke trit ini, terutama buat sinyal-sinyal langka seperti sinyal yang menunjukkan arah di jalur bercabang.
Maaf klo terlalu kepo
 Mungkin saya bisa menjawabnya (yg bercetak tebal saja):
1. Tidak, cukup satu tuas saja
2. Beda, kalo blok sinyal di sinyal mekanik artinya kereta ditahan disinyal masuk.
Coba menambahkan:
1. Untuk sinyal mekanik, cukup 1 tuas aja yg bs dpake bt naik-turun lengan sinyal, tp 1 tuas hanya utk 1 lengan sinyal aja, jd bt masing2 sinyal punya tuas masing2.
2. Semua stasiun yg pnya spur belok selalu menggunakan blok tertutup, artiny dlm kondisi normal, sinyal muka beraspek kuning, sinyal masuk merah, sinyal langsir merah, & sinyal keluar jg merah, sdangkan halte krl jabodetabek menggunakan blok terbuka, artinya smua sinyal halte (muka, masuk, keluar) selalu beraspek ijo dlm kondisi normal.
Bgitu kira2 pnjlasanny.
RE: [ASK] Soalan Sinyal - Martu Hares P - 13-09-2012
(09-06-2012, 12:38 PM)G_Rardz Stramala Wrote: Permisi, saya mau tanya nih
Maaf banget kalo Repost
Kan di stasiun kecil yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di ruang PPKA yang biasanya terletak di pinggir peron,
Sedangkan di stasiun2 besar yang bersinyal mekanik, kendali persinyalannya dipusatkan di 2 Rumah sinyal,
Tapi di beberapa stasiun besar yang pernah saya amati (seperti St.Sidoarjo dan Malang Kotabaru), ternyata juga ada Ruang PPKA di pinggir peronnya, dan di dalamnya ada alat berbentuk semacam panel
seperti ini :
[spoiler=Ruang PPKA Stasiun Malang Kotabaru]
![[Image: StaML01.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/StaML01.jpg)
Setasiun Malang Kotabaru 2008
[/spoiler]
Yang ingin saya tanyakan, alat yang berbentuk seperti panel di dalam ruang PPKA itu fungsinya untuk apa,ya??
Mohon pencerahannya.....
Terima kasih banyak..... 
Itu kotak pesawat blok mas, ada tuas pemutar dan knop tekan (venster), pakenya arus listrik bolak - balik, utk tanya jwb aman dan tukar warta KA dan utk buka tutup kunci/pengutik handle wesel dan sinyal. Dalam keadaan darurat plombirnya bisa dibuka/dikutik. CMIIW
|