Semboyan35 Indonesian Railfans
All About Harina (Diskusi, Formasi) - Printable Version

+- Semboyan35 Indonesian Railfans (https://www.semboyan35.com)
+-- Forum: Kereta Api (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=5)
+--- Forum: Lintas Utara (https://www.semboyan35.com/forumdisplay.php?fid=14)
+--- Thread: All About Harina (Diskusi, Formasi) (/showthread.php?tid=1673)



RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - Eko Budy Santoso - 17-10-2011

Quote:PT Kereta Api Indonesia kembali "BERDUKA" ... untuk kesekian kalinya gagal bertahan dan menyerah pada keadaan ...
Semoga Harina Pagi tergantikan dengan yang lebih baik ...
hari ini H - 13 menuju ---- .... sedih


RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - d'tRAiNeR - 17-10-2011

Hari ini (17/10) KA Harina Pagi dari Semarang tiba di jalur 6 Stasiun Bandung pada pukul 16:06. Seperti biasa, okupansi tidak menandakan KA ini patut dilikuidasi...

Formasi KA Harina, 17.10.2011:

CC 201 96 BD - P 0 68 07 SMC - K1 0 02 34 (ex. K1-02808) SMC - K1 0 02 25 (ex. K1-02538) SMC - K1 0 67 18 SMC - KMP2 0 82 01 (ex. KMP2-82501) SMC - K2-78504 SMC - K2 0 80 18 (ex. K2-80520) SMC


RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - slamtrack - 17-10-2011

Heran
rencana ka pwt-cn-pwt-bd sebagai pengganti harina pagi??..
kalo harina pagi jadi di hapus apa solusi ini adalah solusi yang bijak...?
menurut pandangan saya ada bebera pertimbangan yang harus dilihat:
1. apakah jika pindah relasi pwt-cn-pwk-bd akan menambah okupansi dan
dan pemasukan signifikan pt ka ?
2. bagaimana keberadaan ka kaligung mas yang berangkat dari smt jam
17.20 adalah bekas terusan dari ka harina pagi relasi bd-smt
3. kalo dilewatkan ke pwt apa okupansi dari wilayah pwt bisa lebih unggul
dari gabungan 5 kota/kab yang notabene adalah 3 tipe stasiun besar :
tegal,pekalongan, dan semarang (juga brebes& pmlang)yg sebelumnya
sudah dilewati ka harina pagi
4. kronologis mahesa lintas smt-tg-pwt-kya-bd yg gagal okupansi padahal
waktu itu waktu tempuh untuk petak pwt-kya-bd sdikit lebih optimal
( kalo kagak salah kurang dari 6, 5 jam ) ketimbang nantinya rute pwt-
ckp-pwk-cmi-bd kalo di hitung-hitung bisa lebih dari 6,5 jam sebagai
bahan pembanding ka harina siang cn-bd sekitar 4,5 jam dan petak pwt
- cn ka bukan sekelas argo bisa lebih dari 2 jam 15 menit dan ada
kesamaan yaitu sama-sama putar loko dulu di kya nanti kalo jadi di ckp
5. apakah relasi ka ( petak cn-pwt) atau cn-ppk-bma-pwt akan lebih
gemuk
ketimbang relasi cn-bb-tg-pk-smt sementara petak cn-pwt
sudah banyak saingan misal kuto jaya u,bogowonto.gajah wong. fajar yk
purwojaya,sawung galih pagi,taksaka, ar..wu itu baru yang jalan siang
Heran
maaf ya kalo beda pendapat (bagian dari pengamalan demokratis berforum)



RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - Warteg - 17-10-2011

Untuk bakal Harina Pagi rute SMT-PK-TG-SLW-PPK-PWT-KYA-BJR-TSM-BD
Apakah lintasan TG-SLW-PPK sudah layak dilintasi KA sekelas Harina, mengingat relnya masih memprihatinkan, bantalan rel campur (kayu, beton, besi). Ini menjadi yang PR besar BingungBingung


RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - Hungry Soul - 17-10-2011

(17-10-2011, 02:10 PM)Warteg Wrote: Waduh TIDAK !! Tanda PT.KAI bangkrut (semoga tidak)
Setelah saya telaah lebih lanjut, berhenti beroperasi karena mungkin Biaya operasi tinggi sementara pemasukan minim. Apalagi pemberlakuan pembatasan penumpang yang semakin membuat penghasilan PT.KAI anjlok drastis yang berdampak pada dilikuidasinya (beberapa) KA akibat kekurangan biaya operasional
CMIIW

Turut berduka cita kalo Harina harus dilikuidasi gara-gara masalah duit mBrebes Mili walaupun saya belum pernah naik KA ini (secara rumah asli saya DAOP VII dan kuliah di DAOP I Ngeledek ) tapi rasanya gimanaa gituh kalo melihat, membaca, atau mendengar ada KA yang dilikuidasi mBrebes Mili Soalnya pasti banyak kenangan indah yang terbawa bersama gerbong-gerbong kereta ini ... mBrebes Mili

(halah, sok lebay dan puitis dah Ngakak )


RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - Illia - 18-10-2011

(17-10-2011, 08:54 PM)slamtrack Wrote: Heran
rencana ka pwt-cn-pwt-bd sebagai pengganti harina pagi??..
kalo harina pagi jadi di hapus apa solusi ini adalah solusi yang bijak...?
menurut pandangan saya ada bebera pertimbangan yang harus dilihat:
1. apakah jika pindah relasi pwt-cn-pwk-bd akan menambah okupansi dan
dan pemasukan signifikan pt ka ?
2. bagaimana keberadaan ka kaligung mas yang berangkat dari smt jam
17.20 adalah bekas terusan dari ka harina pagi relasi bd-smt
3. kalo dilewatkan ke pwt apa okupansi dari wilayah pwt bisa lebih unggul
dari gabungan 5 kota/kab yang notabene adalah 3 tipe stasiun besar :
tegal,pekalongan, dan semarang (juga brebes& pmlang)yg sebelumnya
sudah dilewati ka harina pagi
4. kronologis mahesa lintas smt-tg-pwt-kya-bd yg gagal okupansi padahal
waktu itu waktu tempuh untuk petak pwt-kya-bd sdikit lebih optimal
( kalo kagak salah kurang dari 6, 5 jam ) ketimbang nantinya rute pwt-
ckp-pwk-cmi-bd kalo di hitung-hitung bisa lebih dari 6,5 jam sebagai
bahan pembanding ka harina siang cn-bd sekitar 4,5 jam dan petak pwt
- cn ka bukan sekelas argo bisa lebih dari 2 jam 15 menit dan ada
kesamaan yaitu sama-sama putar loko dulu di kya nanti kalo jadi di ckp
5. apakah relasi ka ( petak cn-pwt) atau cn-ppk-bma-pwt akan lebih
gemuk
ketimbang relasi cn-bb-tg-pk-smt sementara petak cn-pwt
sudah banyak saingan misal kuto jaya u,bogowonto.gajah wong. fajar yk
purwojaya,sawung galih pagi,taksaka, ar..wu itu baru yang jalan siang
Heran
maaf ya kalo beda pendapat (bagian dari pengamalan demokratis berforum)

1. PWT-Cn-BD wa rasa kalau keberangkatan siang hari si ga masalah. Tinggal masalah promosi aja si dan kondisi trak serta trafik.

2. Kayaknya pernah aku jelasin dulu. Harina tetep menggunakan gerbongnya sendiri seperti biasa (punya 2 rangkaian). Paling di rolingnya ama rajawali I pas d Semarang doank karena rajawali I ga di apus. Ya jadi balik kayak dulu. Sementara rangkaian ke 3 dipakai Xgung mas (smoga aja tripnya ditambah), lalu rangkaian ke 4 (ex-Rajawali II) bisa di hibahin ke jalur lain entah mana.

3. Ya sekali lagi promosi, selama promosi asal2an dan permintaan dikit ya nasibnya kayak harina pagi wkwkwkw.

4. Mau lewat selatan atau utara kereta dari jalur tengah pwt kalau mau ke bandung pasti puter lok wkwkw. Mahesa gagal okupansi ga juga, mgkn jam keberangkatan dan lama d jalannya aja serta jalur lewat TG-Prupuk yang saat itu jalurnya blm beres. Makanya jd pelan wkwkwkw. Justru kalau lewat selatan jika dari PWT seharusnya bs lbh cepet. namun jalur yang menikung bikin kereta lebih lama. ama pasar yang dicari kita liat dulu utara or selatan? wkwkwkw tp emang lebih efekti ambil pasar utara karena selatan uda ada pesaing kereta siang macam argo wilis.

5. Justru bisa jadi membantu penumpang pwt. apa lagi kalau di berangkatkan pagi dari PWT. Kereta pagi dari PWT ke utara ga ada. paling pertama ya sawunggalih itu jg ke jakarta. pasarnya jika dibandingakan KA lain uda beda . karena yang tujuan Bandung satu2nya itu sendiri apa lagi jika lewat utara. sedangkan jika lewat selatan uda banyak pesaing seperti argo wilis dan turangga.

Xie Xie




RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - d'tRAiNeR - 18-10-2011

(18-10-2011, 03:48 AM)Illia Wrote:
(17-10-2011, 08:54 PM)slamtrack Wrote: Heran
rencana ka pwt-cn-pwt-bd sebagai pengganti harina pagi??..
kalo harina pagi jadi di hapus apa solusi ini adalah solusi yang bijak...?
menurut pandangan saya ada bebera pertimbangan yang harus dilihat:

2. bagaimana keberadaan ka kaligung mas yang berangkat dari smt jam
17.20 adalah bekas terusan dari ka harina pagi relasi bd-smt

maaf ya kalo beda pendapat (bagian dari pengamalan demokratis berforum)

2. Kayaknya pernah aku jelasin dulu. Harina tetep menggunakan gerbongnya sendiri seperti biasa (punya 2 rangkaian). Paling di rolingnya ama rajawali I pas d Semarang doank karena rajawali I ga di apus. Ya jadi balik kayak dulu. Sementara rangkaian ke 3 dipakai Xgung mas (smoga aja tripnya ditambah), lalu rangkaian ke 4 (ex-Rajawali II) bisa di hibahin ke jalur lain entah mana.

Xie Xie

Hmm, apakah memungkinkan, dengan Kaligung Mas punya rangkaian sendiri dan ada satu rangkaian kosong (ex. Rajawali II), jadwal Kaligung Mas ditambah dan jalurnya diperpanjang sampe CN? Jadinya kan seenggaknya dari dimatikannya Harina Pagi dan Rajawali II ada untungnya, yaitu sbb.:

1. Harina Pagi SMT-BD PP tidak mati seutuhnya, dengan adanya KA CN-BD PP lalu pindah Kaligung Mas SMT-CN PP.
2. Ciregal bisa mungkin dilebur dengan Kaligung Mas, jadi dari Semarang ada alternatif lain untuk ke Jakarta selain duo Argo, Sindoro dan Muria.
3. Jadwal Kaligung Mas bertambah.

Bagaimana kira-kira? Maaf kalo ada OOT-nya juga...


RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - see_204XX - 18-10-2011

(18-10-2011, 03:48 AM)Illia Wrote: 1. PWT-Cn-BD wa rasa kalau keberangkatan siang hari si ga masalah. Tinggal masalah promosi aja si dan kondisi trak serta trafik.
[spoiler]
2. Kayaknya pernah aku jelasin dulu. Harina tetep menggunakan gerbongnya sendiri seperti biasa (punya 2 rangkaian). Paling di rolingnya ama rajawali I pas d Semarang doank karena rajawali I ga di apus. Ya jadi balik kayak dulu. Sementara rangkaian ke 3 dipakai Xgung mas (smoga aja tripnya ditambah), lalu rangkaian ke 4 (ex-Rajawali II) bisa di hibahin ke jalur lain entah mana.

3. Ya sekali lagi promosi, selama promosi asal2an dan permintaan dikit ya nasibnya kayak harina pagi wkwkwkw.

4. Mau lewat selatan atau utara kereta dari jalur tengah pwt kalau mau ke bandung pasti puter lok wkwkw. Mahesa gagal okupansi ga juga, mgkn jam keberangkatan dan lama d jalannya aja serta jalur lewat TG-Prupuk yang saat itu jalurnya blm beres. Makanya jd pelan wkwkwkw. Justru kalau lewat selatan jika dari PWT seharusnya bs lbh cepet. namun jalur yang menikung bikin kereta lebih lama. ama pasar yang dicari kita liat dulu utara or selatan? wkwkwkw tp emang lebih efekti ambil pasar utara karena selatan uda ada pesaing kereta siang macam argo wilis.

5. Justru bisa jadi membantu penumpang pwt. apa lagi kalau di berangkatkan pagi dari PWT. Kereta pagi dari PWT ke utara ga ada. paling pertama ya sawunggalih itu jg ke jakarta. pasarnya jika dibandingakan KA lain uda beda . karena yang tujuan Bandung satu2nya itu sendiri apa lagi jika lewat utara. sedangkan jika lewat selatan uda banyak pesaing seperti argo wilis dan turangga.

Xie Xie

[/spoiler]

Heran
Saya malah nggak yakin DAOP V PWT mau melihara KA yg okupansi dr PWT belon tentu bagus. Mudah2an saja petinggi2nya DAOP V nggak ngasal pasang sepur dech.

Mendingan nggak usah pasang & jualan sepur kalo ternyata cuma bertahan seumur poon jagung. Ngakak




RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - Smidi_cahbagus - 18-10-2011

(18-10-2011, 01:51 PM)see_204XX Wrote: Heran
Saya malah nggak yakin DAOP V PWT mau melihara KA yg okupansi dr PWT belon tentu bagus. Mudah2an saja petinggi2nya DAOP V nggak ngasal pasang sepur dech.

Mendingan nggak usah pasang & jualan sepur kalo ternyata cuma bertahan seumur poon jagung. Ngakak

Lho kok ngepostnya kayak gitu...

Emank rangkaian eks Harina pagi mo dikasih ke Daops V ya?

Kalau rute PWT-BD via CKP sich blh dicoba, tp ngga bs dikomentari lbh lanjut karena rutenya baru. Dulu ada tp kan via KYA. Harus ada survey terlebih dahulu agar nasibnya tdk spt Harina pagi. Kalau direalisasikan, kan jadi KA Daop V yg kedua menuju BD... Eh barangkali okupansinya spt Malabar yg notabene rutenya baru juga...



RE: All About Harina (Diskusi, Formasi) - aditnugie - 18-10-2011

(18-10-2011, 06:52 PM)Smidi_cahbagus Wrote:
(18-10-2011, 01:51 PM)see_204XX Wrote: Heran
Saya malah nggak yakin DAOP V PWT mau melihara KA yg okupansi dr PWT belon tentu bagus. Mudah2an saja petinggi2nya DAOP V nggak ngasal pasang sepur dech.

Mendingan nggak usah pasang & jualan sepur kalo ternyata cuma bertahan seumur poon jagung. Ngakak

Lho kok ngepostnya kayak gitu...

Emank rangkaian eks Harina pagi mo dikasih ke Daops V ya?

Kalau rute PWT-BD via CKP sich blh dicoba, tp ngga bs dikomentari lbh lanjut karena rutenya baru. Dulu ada tp kan via KYA. Harus ada survey terlebih dahulu agar nasibnya tdk spt Harina pagi. Kalau direalisasikan, kan jadi KA Daop V yg kedua menuju BD... Eh barangkali okupansinya spt Malabar yg notabene rutenya baru juga...

mungkin benar apa yang dikatakan Mas Bravo. Perlu ada studi okupansi yang benar2 valid. Jangan sampai kasus Priangan Express, Harina pagi dan Rajawali II terulang lagi. Pada prinsipnya ane sebagai penggemar kereta api seneng2 aja ada KA relasi baru.