29-01-2015, 01:55 PM
Kalau rel biasa aja bisa dikepung banjir bagaimana kalau pakai jenis subway / rel kereta di bawah tanah ya ? Bukannya urusan drainase lebih sulit ?

|
29-01-2015, 01:55 PM
Kalau rel biasa aja bisa dikepung banjir bagaimana kalau pakai jenis subway / rel kereta di bawah tanah ya ? Bukannya urusan drainase lebih sulit ?
30-01-2015, 07:30 AM
(29-01-2015, 01:55 PM)bhaskara Wrote: Kalau rel biasa aja bisa dikepung banjir bagaimana kalau pakai jenis subway / rel kereta di bawah tanah ya ? Bukannya urusan drainase lebih sulit ? nggak juga. tunel subway itukan ibarat "pipa" dalam tanah yang tertutup rapat. selama pipanya gak bocor, air gak bakalan masuk dong? tinggal nanti diatur gate keluar masuknya dibuat lebih tinggi dari level banjir terburuk didaerah itu. misalnya di jalan thamrin, bikin aja jalan masuknya naik dulu 2 meter, baru turun kebawah stasiun. dijamin selama banjir gak sampai 2m stasiun subway tetap aman. buktinya singapura pernah kebanjiran besar diatas tanah, tapi jalur subwaynya tidak banjir.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
11-02-2015, 02:12 AM
Banjir Rendam Sebagian Rel Kereta Api, PT.KAI Commuter Line Jabodetabek Minta Maaf
Jakarta - PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabidetabek menyampaikan permohonan maaf kepada publik atas adanya gangguan perjalanan kereta akibat sejumlah jalur rel tergenang air. Hujan lebat selama dua hari terakhir menimbulkan banjir di mana-mana, termasuk jalur kereta api. Eva Chairunisa, juru bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabodetabek, menyampaikan rilisnya yang diterima Tempo pagi ini, Selasa, 10 Februari 2015, perjalanan KRL dari Bogor/Depok menuju Jakarta Kota dan jalur lingkar (Sudirman-Tanah Abang-Jatinegara) hanya dapat dilakukan sampai Stasiun Manggarai. Pengaturan perjalanan kereta komuter itu berlangsung Senin, 9 Februari 2015. Hal ini ditempuh karena banjir masih menggenangi permukaan rel kereta pada jalur Stasiun Jakarta Kota, Stasiun Tanah Abang, dan lintasan jalur rel antara Stasiun Tanah Abang-Sudirman. Kondisi yang sama terjadi pada KRL rute Bekasi-Jakarta Kota, perjalanan kereta pada lintasan ini hanya sampai Stasiun Manggarai. Genangan air yang menutupi permukaan rel pada Stasiun Tanah Abang juga menyebabkan perjalanan KRL dari lintas Maja/Parung Panjang/Serpong hanya sampai Stasiun Palmerah dan sebaliknya. Banjir juga menggenangi jalur rel antara Kampung Bandan-Kemayoran sehingga pola operasi diatur dengan menjalankan KRL feeder dari Jatinegara-Pasar Senen dan sebaliknya. Sumber ▶ YouTube Hujan yang lebat tak hanya mengganggu arus lalu lintas tetapi juga menghambat jalur transportasi kereta. Sebuah kereta di Stasiun Sudirman bahkan terpaksa dihentikan karena rel yang biasanya dilewati telah tergenang air. Penahanan ini dilakukan oleh petugas untuk mengantisipasi keamanan kereta dan penumpang. Sejumlah kereta di stasiun lainnya juga terhambat dan hanya bisa sampai di stasiun Manggarai karena air. ![]() .Ilustrasi. Antisipasi banjir, PT KA Daop 8 tinggikan rel 40 cm UTAMAKAN KESELAMATAN..........!
Keluarga Anda Menanti di Rumah ! ![]() Juragan Warteg yang Juga Seorang Aktivis KA
11-02-2015, 08:29 AM
kalo pas musim2 banjir kayak sekarang ini, jadi teringat sama lok2 DH. cuma dia yang berani nerobos genangan.
saya jadi kepikiran kenapa tidak diberdayakan saja ya lok2 DH sebagai feeder di jalur2 yang terendam? rangkaiannya tentunya bukan krl, melainkan ex gerbong krd kelontongan yang sering dipakek patas merak. rutenya mri-sud-thb pp, kby-thb-du pp, jakk-kpb-kmo pp. jadi butuh 3 lok dh dan gerbong2 ex krd masing2 3 cukup. namanya juga keadaan darurat.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
11-02-2015, 08:55 AM
(11-02-2015, 08:29 AM)ady_mcady Wrote: kalo pas musim2 banjir kayak sekarang ini, jadi teringat sama lok2 DH. cuma dia yang berani nerobos genangan. Kayaknya sih kesulitan suku cadang masalahnya, makanya lok DH cepat dipensiunkan
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
11-02-2015, 01:05 PM
Kalau lok DE bisa aman menerobos banjir setinggi berapa cm si ? Kalau lok DH ?
Trims infonya. Mungkin kayak di banyak tempat di Jakarta dan daerah-daerah lain yang banjir (sektiar Semarang), rel ditinggikan atau dibuat layang ya ?
12-02-2015, 08:49 AM
(11-02-2015, 01:05 PM)bhaskara Wrote: Kalau lok DE bisa aman menerobos banjir setinggi berapa cm si ? Kalau lok DH ? Kalau DE setahuku 10cm dari kepala rel, kalau DH bisa lebih dari itu
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
12-02-2015, 02:38 PM
(This post was last modified: 12-02-2015, 02:41 PM by triez_RF Cirebon.)
(11-02-2015, 02:12 AM)Warteg Wrote: lagu lama itu mah. cuma bisa minta maaf doang. mereka pikir kerugian yang dialami kaum urban bisa tergantikan dengan kata maaf ajah? dari tahun ke tahun gak ada perubahan. setiap banjir selalu ajah ada gangguan.
gak usah musim hujan deh, hari biasa ajah kadang sering banyak gangguan. KRL rusak lah sehingga mengganggu perjalanan KA lainnya, wesel ngadat, sinyal eror, LAA putus, etc
memang, semua diluar kendali.
tapi apakah mereka bisa meminimalisir gangguan sarana dan prasarana lainnya?
kayanya kalau diperhatikan dari zaman azali hingga detik ini permasalahan KRL selalu sama deh. bahkan, saya rasa tambah parah..
14-02-2015, 12:35 PM
(12-02-2015, 02:38 PM)triez_RFÂ Cirebon Wrote: Apes bener itu nasib...Â
21-03-2015, 06:57 AM
(This post was last modified: 21-03-2015, 06:59 AM by Dana Komuter.)
Home ›› Nasional ›› Umum ›› Rel di Stasiun Tebet Terendam Banjir
Rel di Stasiun Tebet Terendam Banjir 21 Maret 2015 | 3:00 Timlo.net — Hujan deras yang mengguyur wilayah ibu kota pada Jumat (20/3) malam, menyebabkan sejumlah wilayah tergenang air. Salah satu kawasan yang dilaporkan mengalami hal tersebut yaitu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, tepatnya di depan Stasiun Kereta Tebet. Laporan seorang penumpang KRL bernama Tiwi kepada merdeka.com, mengatakan bahwa saat ini genangan air di depan Stasiun Tebet sudah sebetis orang dewasa, atau sekitar 30-40 cm. “Di depan Stasiun Tebet banjirnya sudah sebetis orang dewasa. Bahkan di rel kereta jalur 2 yang menuju ke arah Stasiun Manggarai-Jakarta Kota, sudah terendam air dengan tinggi sekitar 5 cm,†kata Tiwi dalam laporannya kepada merdeka.com, Jumat (23/3). Tiwi dan sejumlah penumpang lainnya, kini juga tengah berada di dalam KRL yang menuju ke arah Bogor. Dirinya mengatakan, berdasarkan informasi dari petugas KRL, terdapat gangguan sinyal di sekitar Stasiun Pasar Minggu, akibat tersambar petir beberapa saat yang lalu. “Ternyata di jalur Manggarai sampai Pasar Minggu ada gangguan sinyal akibat sambaran petir. Akhirnya operasional KRL ini dijalankan secara manual, dan saat ini kereta sedang berhenti di tengah lintasan antara Stasiun Tebet dan Cawang,†ungkapnya. Namun dilaporkan tidak terdapat tumpukan penumpang di stasiun Tebet.  Sementara itu, sejumlah pemotor dan pengendara mobil dari arah Kampung Melayu menuju Tebet maupun sebaliknya, berbalik arah mencari jalur alternatif. [ary] Sumber : Merdeka.com http://www.timlo.net/baca/68719606499/re...am-banjir/ Buah hasil kejadian semalem ini, kecepatan KRL cuma 5 km/jam.... Ada juga laporan antrian di Juanda pun sampai 1 jam-an hampair 2 jam... |
|
|