Posts: 17
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
0
(09-03-2009, 06:56 AM)BB30135 Wrote: Itu bukan terlambat. Memang aturan GAPEKAnya begitu, coz untuk lintas DAOP IX JR bnyk tempat longsoran n banyak tikungan yang bisa mempersulit atau dapat mengurangi kecepatan lokomotif. Tikungan di sini terlalu curam beda dengan DAOP 2 BD.
Tempat longsorannya di mana aja ? Untung saya turunnya di Probolinggo (mau ke Gn. Bromo)
Posts: 912
Threads: 0
Joined: Dec 2012
Reputation:
9
Mau tanya, biasanya Muttim yang kaca lebar livery Argo (K1 0 01 xx) biasanya di exa brp ya klu dari SGU dan BW, soalnya ane rencana tgl 12 oktober besok mau naik muttim siang ke Kalisetail dr SGU dan pulang tgl 15 oktober naik yang malam
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
(18-08-2013, 06:50 PM)LufthansaPilot Wrote: Mau tanya, biasanya Muttim yang kaca lebar livery Argo (K1 0 01 xx) biasanya di exa brp ya klu dari SGU dan BW, soalnya ane rencana tgl 12 oktober besok mau naik muttim siang ke Kalisetail dr SGU dan pulang tgl 15 oktober naik yang malam
ngga tau, soalnya rangkaian sering diacak-acak
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 73
Threads: 0
Joined: Jun 2013
Reputation:
0
akhirnya,tanggal 18 kemarin naek Muttim malem dari SGU-BW dengan tiket promo ceban yang udah saya pegang sejak bulan Juni kemarin
oiya stanformasi KA 79 waktu itu CC 203 02 02-K2 1-K2 2-K2 3-MP2-K1 1-K1 2-K1 3-K1 4-B,and kereta eksekutifnya terdiri dari 3 K1 livery satwa jendela lebar and 1 K1 livery argo jendela pesawat
berangkat tepat jam 22.00 dari SGU dan merupakan kereta terakhir yg berangkat dari SGU,sebelum berangkat harus silang dulu ama Sancaka Malam dari Jogja dan Penataran
lalu di Porong silang Penataran tujuan Surabaya
lintas Pasuruan-Leces relnya berisik euy,jadi kagak bisa tidur dengar suara berisiknya,
lalu mulai lintas Leces-Banyuwangi Baru udah kagak berisik lagi relnya karna mungkin udah di ganti pake type R-54 kali ya
lalu silang sama Muttim tujuan Surabaya(KA 80)di Rambipuji dan okupansi si Muttim 80 ternyata lebih sedikit dibandingkan dengan si KA 79 yg saya naiki dimana sejak dari Surabaya saja sudah penuh si KA 79 ini
Sampai Jember okupansi berkurang lumayan banyak dan ada juga penumpang yang naik untuk tujuan ke Banyuwangi
Akhirnya jam setengah 5 kurang,sampai dengan selamat di Banyuwangi dan langsung masuk di jalur 1 Banyuwangi Baru dan di jalur 3 udah ready Sri Tanjung tujuan LPN dan gak lama berselang Tawang Alun di langsir ke jalur 2
dan akhirnya kesampaian juga naik KA dengan rute penuh seharga ceban
para railfans Daop 8 kalo ada acara kasih tahu ya
Posts: 5,045
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
14
(20-08-2013, 08:03 PM)alibaba Wrote: akhirnya,tanggal 18 kemarin naek Muttim malem dari SGU-BW dengan tiket promo ceban yang udah saya pegang sejak bulan Juni kemarin 
oiya stanformasi KA 79 waktu itu CC 203 02 02-K2 1-K2 2-K2 3-MP2-K1 1-K1 2-K1 3-K1 4-B,and kereta eksekutifnya terdiri dari 3 K1 livery satwa jendela lebar and 1 K1 livery argo jendela pesawat
berangkat tepat jam 22.00 dari SGU dan merupakan kereta terakhir yg berangkat dari SGU,sebelum berangkat harus silang dulu ama Sancaka Malam dari Jogja dan Penataran
lalu di Porong silang Penataran tujuan Surabaya
lintas Pasuruan-Leces relnya berisik euy,jadi kagak bisa tidur dengar suara berisiknya,
lalu mulai lintas Leces-Banyuwangi Baru udah kagak berisik lagi relnya karna mungkin udah di ganti pake type R-54 kali ya
lalu silang sama Muttim tujuan Surabaya(KA 80)di Rambipuji dan okupansi si Muttim 80 ternyata lebih sedikit dibandingkan dengan si KA 79 yg saya naiki dimana sejak dari Surabaya saja sudah penuh si KA 79 ini
Sampai Jember okupansi berkurang lumayan banyak dan ada juga penumpang yang naik untuk tujuan ke Banyuwangi
Akhirnya jam setengah 5 kurang,sampai dengan selamat di Banyuwangi dan langsung masuk di jalur 1 Banyuwangi Baru dan di jalur 3 udah ready Sri Tanjung tujuan LPN dan gak lama berselang Tawang Alun di langsir ke jalur 2
dan akhirnya kesampaian juga naik KA dengan rute penuh seharga ceban 
Laah, kok bisa ada ST duluan yg di peron, baru setelahnya ada Tawang Alun? bukannya TA yg berangkat terlebih dahulu?
Fanboys are people who are willing to defend and promote the object of their affection. They are rarely objective and disregard facts that contradict their opinions.
Facebook BB: 55FFFBE5
Posts: 537
Threads: 0
Joined: Apr 2009
Reputation:
7
(21-08-2013, 03:03 PM)CC-201-23 Wrote: Laah, kok bisa ada ST duluan yg di peron, baru setelahnya ada Tawang Alun? bukannya TA yg berangkat terlebih dahulu?
Kenyataannya emang sering begitu...
anehnya lagi kadang, bahkan sering loko Sritanjung buat langsir rangkaian Muttim masuk ke depo gerbong, sebelum TA berangkat..
Posts: 53
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
0
(21-08-2013, 09:55 PM)DVano Wrote: (21-08-2013, 03:03 PM)CC-201-23 Wrote: Laah, kok bisa ada ST duluan yg di peron, baru setelahnya ada Tawang Alun? bukannya TA yg berangkat terlebih dahulu?
Kenyataannya emang sering begitu...
anehnya lagi kadang, bahkan sering loko Sritanjung buat langsir rangkaian Muttim masuk ke depo gerbong, sebelum TA berangkat.. 
loh, emang seringnya begitu ? Saya aja baru tau...
Kok bisa gitu, ya ? Apa mungkin jarak keberangkatannya yg terlalu dekat, jadi dilangsir bareng ?
Posts: 73
Threads: 0
Joined: Jun 2013
Reputation:
0
(22-08-2013, 04:28 PM)ardhan9201 Wrote: (21-08-2013, 09:55 PM)DVano Wrote: (21-08-2013, 03:03 PM)CC-201-23 Wrote: Laah, kok bisa ada ST duluan yg di peron, baru setelahnya ada Tawang Alun? bukannya TA yg berangkat terlebih dahulu?
Kenyataannya emang sering begitu...
anehnya lagi kadang, bahkan sering loko Sritanjung buat langsir rangkaian Muttim masuk ke depo gerbong, sebelum TA berangkat.. 
loh, emang seringnya begitu ? Saya aja baru tau...
Kok bisa gitu, ya ? Apa mungkin jarak keberangkatannya yg terlalu dekat, jadi dilangsir bareng ?
pas saya kemarin naik KA 79(Muttim Malem) begitu sampai di BW,KA 79 langsung di masukin jalur 1 dan di jalur 3 udah ada Sri Tanjung yg lagi stabling
nah sekitar 30 menit kemudian Tawang Alun keluar dari Dipo Kereta/spoor simpan BW dan di langsir ke jalur 2.And karena Tawang Alun dah stand by di jalur 2 maka Rangkaian Muttim langsung dimasukkan ke dipo kereta/spoor simpan BW untuk di simpan,kenapa Muttim sebelum masuk spoor simpan harus nunggu Tawang Alun keluar dulu,karena saya lihat di spoor simpan BW hanya ada 1 jalur saja yang kosong makanya mungkin dipakainya harus bergantian
Sri Tanjung pun sampai dia berangkat tetap di jalur 3 BW,kenapa Sri Tanjung tidak masuk spoor simpan BW mungkin karena kedatangannya yang udah malem waktu sampai BW dan bisa jadi karena Tawang Alun yg duluan dateng ke BW lalu Tawang Alun lah yg di simpan di spoor simpan BW dan lalu kondisi spoor simpan BW yang tersisa hanya 1 jalur saja membuat Sri Tanjung harus stabling di jalur 3 BW lebih lama
para railfans Daop 8 kalo ada acara kasih tahu ya
Posts: 1,095
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
3
(22-08-2013, 06:37 PM)alibaba Wrote: (22-08-2013, 04:28 PM)ardhan9201 Wrote: (21-08-2013, 09:55 PM)DVano Wrote: (21-08-2013, 03:03 PM)CC-201-23 Wrote: Laah, kok bisa ada ST duluan yg di peron, baru setelahnya ada Tawang Alun? bukannya TA yg berangkat terlebih dahulu?
Kenyataannya emang sering begitu...
anehnya lagi kadang, bahkan sering loko Sritanjung buat langsir rangkaian Muttim masuk ke depo gerbong, sebelum TA berangkat.. 
loh, emang seringnya begitu ? Saya aja baru tau...
Kok bisa gitu, ya ? Apa mungkin jarak keberangkatannya yg terlalu dekat, jadi dilangsir bareng ?
pas saya kemarin naik KA 79(Muttim Malem) begitu sampai di BW,KA 79 langsung di masukin jalur 1 dan di jalur 3 udah ada Sri Tanjung yg lagi stabling
nah sekitar 30 menit kemudian Tawang Alun keluar dari Dipo Kereta/spoor simpan BW dan di langsir ke jalur 2.And karena Tawang Alun dah stand by di jalur 2 maka Rangkaian Muttim langsung dimasukkan ke dipo kereta/spoor simpan BW untuk di simpan,kenapa Muttim sebelum masuk spoor simpan harus nunggu Tawang Alun keluar dulu,karena saya lihat di spoor simpan BW hanya ada 1 jalur saja yang kosong makanya mungkin dipakainya harus bergantian
Sri Tanjung pun sampai dia berangkat tetap di jalur 3 BW,kenapa Sri Tanjung tidak masuk spoor simpan BW mungkin karena kedatangannya yang udah malem waktu sampai BW dan bisa jadi karena Tawang Alun yg duluan dateng ke BW lalu Tawang Alun lah yg di simpan di spoor simpan BW dan lalu kondisi spoor simpan BW yang tersisa hanya 1 jalur saja membuat Sri Tanjung harus stabling di jalur 3 BW lebih lama
OOT
benar, di BW cuman ada 1 jalur buat spoor simpan. Sritanjung nginap di jalur 3 BW karna rangkaiannya panjang dan harus bongkar muat barang paketan di peron BW mangkanya meski datang lebih awal tapi tetap harus ngalah sama Tawangalun
ok, monggo dilanjut diskusi muttimnya
Posts: 53
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
0
(22-08-2013, 07:03 PM)BB 30501 Wrote: (22-08-2013, 06:37 PM)alibaba Wrote: (22-08-2013, 04:28 PM)ardhan9201 Wrote: (21-08-2013, 09:55 PM)DVano Wrote: (21-08-2013, 03:03 PM)CC-201-23 Wrote: Laah, kok bisa ada ST duluan yg di peron, baru setelahnya ada Tawang Alun? bukannya TA yg berangkat terlebih dahulu?
Kenyataannya emang sering begitu...
anehnya lagi kadang, bahkan sering loko Sritanjung buat langsir rangkaian Muttim masuk ke depo gerbong, sebelum TA berangkat.. 
loh, emang seringnya begitu ? Saya aja baru tau...
Kok bisa gitu, ya ? Apa mungkin jarak keberangkatannya yg terlalu dekat, jadi dilangsir bareng ?
pas saya kemarin naik KA 79(Muttim Malem) begitu sampai di BW,KA 79 langsung di masukin jalur 1 dan di jalur 3 udah ada Sri Tanjung yg lagi stabling
nah sekitar 30 menit kemudian Tawang Alun keluar dari Dipo Kereta/spoor simpan BW dan di langsir ke jalur 2.And karena Tawang Alun dah stand by di jalur 2 maka Rangkaian Muttim langsung dimasukkan ke dipo kereta/spoor simpan BW untuk di simpan,kenapa Muttim sebelum masuk spoor simpan harus nunggu Tawang Alun keluar dulu,karena saya lihat di spoor simpan BW hanya ada 1 jalur saja yang kosong makanya mungkin dipakainya harus bergantian
Sri Tanjung pun sampai dia berangkat tetap di jalur 3 BW,kenapa Sri Tanjung tidak masuk spoor simpan BW mungkin karena kedatangannya yang udah malem waktu sampai BW dan bisa jadi karena Tawang Alun yg duluan dateng ke BW lalu Tawang Alun lah yg di simpan di spoor simpan BW dan lalu kondisi spoor simpan BW yang tersisa hanya 1 jalur saja membuat Sri Tanjung harus stabling di jalur 3 BW lebih lama
OOT
benar, di BW cuman ada 1 jalur buat spoor simpan. Sritanjung nginap di jalur 3 BW karna rangkaiannya panjang dan harus bongkar muat barang paketan di peron BW mangkanya meski datang lebih awal tapi tetap harus ngalah sama Tawangalun
ok, monggo dilanjut diskusi muttimnya
owh, gitu toh., makasih buat pencerahannya...
|