(28-11-2011, 09:25 AM)patub huda agus Wrote:Quote:Quote:@kabei : subsidi BBM utk KA barang udah disetujui dan efektif mulai 1 januari 2012,,sumber : tribunnews.com
#ngakak guling-guling
barang???bukan biseks kan???
berarti fail dunks pendukung biseks dapet subsidi :ngakak :ngakak :ngakak
i don't know what do u talking about,,
loh loh loh, kok berlagak ga ngeh gitu sih???
nih kronologisnya
ada sebagian user minta perlakuan serupa buat kereta biseks untuk mendapatkan subsidi sebagaimana kereta ekonomi
gw bilang ga usah mimpi kereta biseks dapet subsidi
yu pamer sambil ngakak guling guling kalo akhirnya kereta dapet subsidi...
gw gantian ngakak guling guling setelah baca beritanya, ternyata yang dapet subsidi adalah kereta barang, bukan kereta biseks :ngakak
sekarang yu malah pura pura ga ngeh lagi :ngakak :ngakak
*nunggu sebagian penghuni forum pecinta PT Kereta APi rame rame naik kereta barang ah..............
![[Image: overstappen.png]](http://www.semboyan35.com/images/overstappen.png)
Quote:MTI Minta Penghapusan PPN Kereta Barang
JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Forum Perkeretaapian Masyarakat Transportasi Indonesia (Ketua Forum Perkeretaapian MTI) Djoko Setijowarno meminta agar pemerintah menghapus Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 10 persen bagi layanan pengangkutan barang yang menggunakan kereta api.
Ini dimaksudkan agar kereta api bisa bersaing dengan moda transportasi darat, yakni truk barang. "(PPN) dihapuskan karena truk angkut barang juga tidak dikenai PPN, atau barang yang diangkut truk dapat dikenai PPN juga," ujar Djoko, Sabtu (26/11/2011).
Namun, opsi kedua, yaitu pengenaan PPN kepada truk barang, agak sulit untuk dilakukan dibanding yang pertama. Dengan penghapusan PPN, menurut Djoko, ongkos angkut kereta barang bisa bersaing dengan truk, khususnya untuk jarak menengah dan jauh. "(Untuk) jarak pendek, lebih murah menggunakan truk," tambah Djoko.
Selain permintaan ini, Djoko pun berharap agar penetapan pemeliharaan prasarana (infrastructure, maintenance, and operation atau IMO) dan track access charge (TAC) bisa segera dilakukan. Hingga kini, dia menerangkan, biaya pemeliharaan prasarana kereta api yang mencapai Rp 1,2 triliun masih menjadi tanggungan operator.
Sebagai tambahan informasi, PT Kereta Api Indonesia (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) baru saja mendapatkan BBM subsidi untuk kereta barang. Hal ini didapatkan setelah PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mengancam akan melakukan aksi mogok pada awal Desember mendatang. Rencananya, BBM ini akan mulai diberikan pada Januari 2012.
"Semua sepakat, harus ada kesetaraan dalam subsidi. Bila truk ada subsidi, maka kereta barang juga harus ada subsidi. Kebijakan ini akan efektif pada 1 Januari 2012," kata Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono di Jakarta, Jumat (25/11/2011).
http://bisniskeuangan.kompas.com/read/20...eta.Barang
oh s**t, dah dapet subsidi bbm minta bebas pajak???
kenapa ga sekalian minta pemerintah menggaji karyawan PT KA juga????
kenapa ga sekalian minta pemerintah mengharomkan truk/angkutan barang non kereta api???
*mengelola bisnis di abad 21 kok masih pake cara cara ala abad 19, pantes aja "rugi" terus




Lha kalau dealernya di Banyuwangi atau Jember bagaimana? 
