Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
INKA Rangkul Bombardier Kembangkan Lokomotif Diesel
#61
Ayo PT KA ... berani ... ??
Jadi penasaran... klo misalnya ntar jadi pake lok dari bombardier ... apa prosentrase penambahan alat-alat pemeliharaan signifikan ... ? seperti seolah-olah membangun balai yasa khusus lok bombardier... ? dari rekan-rekan barangkali ada pencerahan ,,, ?
thanks ...
Reply
#62
iya tuh suku cadang bakal jadi masalah, makanya saat ini pt. ka kebanyakan armadanya dari GE
saya nggak tau apakah persediaan lok untuk kereta barang udah cukup, tapi mungkin ada bagusnya juga kalau pt. ka mencoba produk-produk dari perusahaan lain, siapa tau aja lebih unggul dan irit daripada yang ada sekarang. ya tentunya dengan melihat kemampuan finansial juga~~
visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' Playboy

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#63
ni berita udah dari jaman lama banget, malah nongol lagi

http://www.semboyan35.com/showthread.php...bombardier
jerit peluit iringi putaran cakram membelai batang baja
. . . . .


[Image: new2copy.jpg]
Reply
#64
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelarMarah
Reply
#65

re engine si BB 3048407R cuman ngabisin 25% dari beli loko baru Heran wow...PAHE

Jadi itu mesinnya si BB dan rencana 10 BB yg lainnya dari Bombardier ??

Ganas 1800 PK tapi lokonya imut Ngakak
[/quote]

Betulkah mesinnya 1800 PK.
Bukannya BB 304 yang asli tenaganya 1500 HP?

Salam kami
Nurcahyo
*******
[Image: Railbus-Signature.jpg]
Reply
#66
(31-10-2011, 06:00 PM)nurcahyoms Wrote: re engine si BB 3048407R cuman ngabisin 25% dari beli loko baru Heran wow...PAHE

Jadi itu mesinnya si BB dan rencana 10 BB yg lainnya dari Bombardier ??

Ganas 1800 PK tapi lokonya imut Ngakak
Quote:Betulkah mesinnya 1800 PK.
Bukannya BB 304 yang asli tenaganya 1500 HP?

Salam kami
Nurcahyo
*******

Bisa saja Mas
Tuh buktinya

BB 203 jadi CC 201 dari 1500 HP menjadi 1950 HP
dengan ukuran Body yang sama,

Xie XieXie XieBye Bye


Reply
#67
wkwkwkwk... bb203 kan aslinya cc201 yg udah di'kunci' 'chakra'-nya
visit my blog


Obsesi: Menghapuskan 'Api' dari 'Kereta Api' Playboy

RF kikansha_otaku, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Sep 2010.
Reply
#68
Reenginered BB304 ? Ada harapan buat upgrade servis di track Bd-CJ it's just BIG YeSS ! Xie Xie
Reply
#69
Mohon maaf nie sebelumnya gan, ane copy info ini dari situs resmi www.kereta-api.co.id Nyengir

Bombardier, salah satu produsen terkemuka dunia di bidang teknologi lokomotif asal Jerman, tertarik untuk mengikuti tender pengadaan lokomotif PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Seperti yang telah diketahui sebelumnya, PT. KAI sedang merencanakan pengadaan 144 lokomotif untuk menggantikan armada lokomotif yang rata-rata sudah berusia sudah lebih dari 40 tahun. Serta menambah daya angkut kereta api di pulau Jawa dan Sumatera.

Bombardier, salah satu produsen terkemuka dunia di bidang teknologi lokomotif asal Jerman, tertarik untuk mengikuti tender pengadaan lokomotif PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Seperti yang telah diketahui sebelumnya, PT. KAI sedang merencanakan pengadaan 144 lokomotif untuk menggantikan armada lokomotif yang rata-rata sudah berusia sudah lebih dari 40 tahun. Serta menambah daya angkut kereta api di pulau Jawa dan Sumatera.

Keinginan ini diungkapkan langsung oleh Ake Wennberg salah seorang petinggi dari Bombardier, kepada Direksi PT. KAI dalam kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. KAI di Bandung, Jumat (28/10). Dalam kesempatan tersebut, Bombardier memaparkan profil perusahaan sampai pada produk-produk mereka yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Bahkan, mereka pun sempat memperlihatkan spesifikasi lokomotif Diesel Elektrik yang akan ditawarkan kepada PT. KAI. Secara sekilas, lokomotif Bombardier ini mirip dengan Lokomotif type CC 200 milik PT. KAI yang memiliki double cabin.


Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan, menyambut baik keinginan dari Bombardier untuk mengikuti tender terbuka pengadaan lokomotif. Namun, pihaknya berpendapat tawaran dari Bombardier ini akan mendapat hambatan jika tidak dibarengi dengan pelatihan perawatan lokomotif buatan Bombardier bagi para pegawai PT. KAI. Serta, jika tidak ada fasilitas pendukung yang memadai untuk melakukan perawatan tersebut.

Hal ini pun sudah dipikirkan oleh Bombardier, mereka juga sudah menyiapkan rencana mengenai tempat perawatan maupun transfer tekhnologi dan sebagainya. Pada hari sebelumnya pun, mereka menyempatkan diri untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di Balai Yasa Yogyakarta dan Dipo Lokomotif Yogyakarta. (Humaska)Keinginan ini diungkapkan langsung oleh Ake Wennberg salah seorang petinggi dari Bombardier, kepada Direksi PT. KAI dalam kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. KAI di Bandung, Jumat (28/10). Dalam kesempatan tersebut, Bombardier memaparkan profil perusahaan sampai pada produk-produk mereka yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Bahkan, mereka pun sempat memperlihatkan spesifikasi lokomotif Diesel Elektrik yang akan ditawarkan kepada PT. KAI. Secara sekilas, lokomotif Bombardier ini mirip dengan Lokomotif type CC 200 milik PT. KAI yang memiliki double cabin.

Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan, menyambut baik keinginan dari Bombardier untuk mengikuti tender terbuka pengadaan lokomotif. Namun, pihaknya berpendapat tawaran dari Bombardier ini akan mendapat hambatan jika tidak dibarengi dengan pelatihan perawatan lokomotif buatan Bombardier bagi para pegawai PT. KAI. Serta, jika tidak ada fasilitas pendukung yang memadai untuk melakukan perawatan tersebut.

Hal ini pun sudah dipikirkan oleh Bombardier, mereka juga sudah menyiapkan rencana mengenai tempat perawatan maupun transfer tekhnologi dan sebagainya. Pada hari sebelumnya pun, mereka menyempatkan diri untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di Balai Yasa Yogyakarta dan Dipo Lokomotif Yogyakarta. (Humaska)

Gimana Menurut temen" sekalian ???? TengsinLok Merah Biru
Reply
#70
good news mas, thanks sharenya... Tersenyuum
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 4 Guest(s)