Mohon maaf nie sebelumnya gan, ane copy info ini dari situs resmi www.kereta-api.co.id
Bombardier, salah satu produsen terkemuka dunia di bidang teknologi lokomotif asal Jerman, tertarik untuk mengikuti tender pengadaan lokomotif PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Seperti yang telah diketahui sebelumnya, PT. KAI sedang merencanakan pengadaan 144 lokomotif untuk menggantikan armada lokomotif yang rata-rata sudah berusia sudah lebih dari 40 tahun. Serta menambah daya angkut kereta api di pulau Jawa dan Sumatera.
Bombardier, salah satu produsen terkemuka dunia di bidang teknologi lokomotif asal Jerman, tertarik untuk mengikuti tender pengadaan lokomotif PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero). Seperti yang telah diketahui sebelumnya, PT. KAI sedang merencanakan pengadaan 144 lokomotif untuk menggantikan armada lokomotif yang rata-rata sudah berusia sudah lebih dari 40 tahun. Serta menambah daya angkut kereta api di pulau Jawa dan Sumatera.
Keinginan ini diungkapkan langsung oleh Ake Wennberg salah seorang petinggi dari Bombardier, kepada Direksi PT. KAI dalam kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. KAI di Bandung, Jumat (28/10). Dalam kesempatan tersebut, Bombardier memaparkan profil perusahaan sampai pada produk-produk mereka yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Bahkan, mereka pun sempat memperlihatkan spesifikasi lokomotif Diesel Elektrik yang akan ditawarkan kepada PT. KAI. Secara sekilas, lokomotif Bombardier ini mirip dengan Lokomotif type CC 200 milik PT. KAI yang memiliki double cabin.
Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan, menyambut baik keinginan dari Bombardier untuk mengikuti tender terbuka pengadaan lokomotif. Namun, pihaknya berpendapat tawaran dari Bombardier ini akan mendapat hambatan jika tidak dibarengi dengan pelatihan perawatan lokomotif buatan Bombardier bagi para pegawai PT. KAI. Serta, jika tidak ada fasilitas pendukung yang memadai untuk melakukan perawatan tersebut.
Hal ini pun sudah dipikirkan oleh Bombardier, mereka juga sudah menyiapkan rencana mengenai tempat perawatan maupun transfer tekhnologi dan sebagainya. Pada hari sebelumnya pun, mereka menyempatkan diri untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di Balai Yasa Yogyakarta dan Dipo Lokomotif Yogyakarta. (Humaska)Keinginan ini diungkapkan langsung oleh Ake Wennberg salah seorang petinggi dari Bombardier, kepada Direksi PT. KAI dalam kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. KAI di Bandung, Jumat (28/10). Dalam kesempatan tersebut, Bombardier memaparkan profil perusahaan sampai pada produk-produk mereka yang telah banyak digunakan di berbagai negara. Bahkan, mereka pun sempat memperlihatkan spesifikasi lokomotif Diesel Elektrik yang akan ditawarkan kepada PT. KAI. Secara sekilas, lokomotif Bombardier ini mirip dengan Lokomotif type CC 200 milik PT. KAI yang memiliki double cabin.
Direktur Utama PT. KAI, Ignasius Jonan, menyambut baik keinginan dari Bombardier untuk mengikuti tender terbuka pengadaan lokomotif. Namun, pihaknya berpendapat tawaran dari Bombardier ini akan mendapat hambatan jika tidak dibarengi dengan pelatihan perawatan lokomotif buatan Bombardier bagi para pegawai PT. KAI. Serta, jika tidak ada fasilitas pendukung yang memadai untuk melakukan perawatan tersebut.
Hal ini pun sudah dipikirkan oleh Bombardier, mereka juga sudah menyiapkan rencana mengenai tempat perawatan maupun transfer tekhnologi dan sebagainya. Pada hari sebelumnya pun, mereka menyempatkan diri untuk melihat berbagai fasilitas yang ada di Balai Yasa Yogyakarta dan Dipo Lokomotif Yogyakarta. (Humaska)
Gimana Menurut temen" sekalian ????
