19-09-2011, 12:48 PM
(19-09-2011, 12:01 PM)Joe_cn Wrote:(17-09-2011, 11:50 PM)Adi Sutjipto Wrote: [spoiler]
Sabtu, 17 September 2011, pukul 14.12 WIB,[/spoiler]
Tiga orang tourist asal Amsterdam ini,
setelah keliling dari Negeri Jiran, Vietnam,
lalu ke Danau Toba dan tadi waktu berjumpa,
sedang menunggu Tawang Alun.
Mereka ingin ke Banyuwangi, terus langsung "Naar Bali "
Sempat saya berbincang dengan mereka, lucu juga.
Mereka, heran, mengapa sangat jarang, orang kita yang ditemui,
dapat berbahasa Inggris.
Tapi, mereka senang dengan senyuman setiap berjumpa.
Juga, mengapa Indonesia yang pernah dijajah Belanda,
tetapi posisi kemudi mobil, dikanan.
Padahal, dinegaranya, ada dikiri.
Nah, untuk hal yang satu ini, saya tadi susah untuk menjawabnya.
Tapi,
ketika saya beri tahu untuk ke Jakarta,
dengan naik Matarmaja, yang berjarak sekitar 900 KM,
cukup membayar Rp. 51 rb, heran !
berikut ini bahasanya :
Met een en vijtig duizend Rupiah,
kan men van Malang naar Jakarta ruizen.
Voor een afstand van negen honderd KM
is het goedkoop nietwaar ?
In Nederland,
zouzo'n afstand wel drie honderd Euro kosten,
terwijl in Indonesie maar minder dan vier Euro.
Di Nederland, untuk jarak seperti itu, bisa 300 Euro,
sedang di Indonesia, tidak sampai 4 Euro.
Kira-kira begitulah, salah benarnya,
ya dianggap benar saja,
bukan begitu Meneer ?
Yang penting, hepi dan aman.....
Mantap jaya nih Bule, pake TA buat ke banyuwangi(bule yang mau naek K-3 di Ina kayaknya cuma yang bener2 cinta KA),edan spoor juga kali ya di negaranya soalnya dia tau juga tuh harga KA disana...


Tawang Alun memang sip, saya juga pernah ada pengalaman
Ketika itu saya akan mudik ke Banyuwangi, ketika di lloket ada seorang bule yang bingung dengan tiketnya, berikut percakapannya
B : bule ; R : rayka
R : can i help u mr.??
B : owh....yes, this my ticket, i will go to bali, but i don't know the number of the wagon of tawang alun train
R : hmm...this train is a economy class, so you can choose any wagon, up to you...
B : okay, thank you
kemudian ternyata si bule ngikutin saya, dan duduk berhadapan di dalam kereta, dan melakukan obrolan.
Namun ketika sampai di bangil, gerbong paling depan dari malang harus dikosongkan karena digunakan untuk aling2, dan membuat si bule dan saya berpindah gerbong lain, hal ini membuat bule bingung dan merasa tidak nyaman.Kemudian pembicaraan berlanjut dan membahas murahnya kereta ekonomi di indonesia.
dari sepotong cerita saya di atas ada 2 kesimpulan
1. turis dari malang memilih kereta untuk ke bali karena murah
2. turis tidak setuju dengan aling2

|warm up|
![[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]](http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/418089_2580690805272_1494496598_32011478_1302882663_n.jpg)

![[Image: Holland.jpg]](http://i807.photobucket.com/albums/yy358/argoloyo_gandargolong/Holland.jpg)





![[Image: BonBon.jpg]](http://i1255.photobucket.com/albums/hh636/kadaop_x/BonBon.jpg)