03-10-2010, 09:56 AM
kereta K2-91502 tinggal kenangan. Foto oleh Bpk Rusdi Anto
[spoiler]
[/spoiler]
[spoiler]
[/spoiler]

|
03-10-2010, 09:56 AM
kereta K2-91502 tinggal kenangan. Foto oleh Bpk Rusdi Anto
[spoiler] [/spoiler]
03-10-2010, 09:59 AM
Mungkin ga ya kalau sinyal dan perpindahan jalur tidak sinkron ? Saya khawatir Masinis ABA sudah mnelihat sinyal aman tapi ternyata jalurnya belum atau tidak bepindah. Saya percaya Masainis ABA sudah sangat berpengalaman. Semoga Masinis tidak selalu jadi kambing hitam yg utama.
RF viar_69, telah menjadi warga Semboyan35, Indonesian Railfans sejak Jul 2010.
03-10-2010, 10:07 AM
turut berduka cita sedalam2nya atas musibah ini.... semoga arwah para korban yang tewas diterima di sisi-Nya dan para korban yang luka-luka baik berat maupun ringan mendapatkan penanganan yang sebaik2nya... dan semoga ini adalah PLH TERAKHIR yang ada di dunia perkeretaapian Indonesia....
03-10-2010, 10:19 AM
(This post was last modified: 03-10-2010, 10:20 AM by Mbah Onie Van Spoor.)
turut Berduka Cita terhadap korban & juga mua keluarga yang di tinggalkan Moga tetap tabah... Di harap dari kejadian yg ke sekian kali dlm tahun ini, PT. KAI u/ segera bebenah dalam SDM, Sarana & Prasarana'y. Moga tidak terulang lagi hal yg demikian ini agar tidak menjadi sorotan Publik baik Dalam maupun Luar Negeri. Juga u/ ABA yg selalu hadir hampir di setiap PLH akhir2 ini. Salam
03-10-2010, 11:00 AM
Sebelumnya saya turut berbelasungkawa kepada keluarga para korban yang meninggal ataupun yang terluka dalam musibah PLH antara KA4 (argo bromo anggrek) dengan KA116 (senja utama semarang) di stasiun Petarukan, Pemalang, Jawa Tengah 02 Oktober 2010
![]() Jika dilihat peristiwa kemarin, mengarah ke masinis KA 4 dan PPKA setasiun sebelumnya Mengapa demikian? 1. Berdasarkan R19, PPKA stasiun asal boleh memberangkatkan KA setelah KA di depanya masuk di stasiun tujuan dan dengan di tandai kata AMAN oleh PPKA stasiun tujuan, PPKA stasiun tujuan sebelum memberi kata AMAN juga harus meyakinkan apakah tidak ada semboyan 30 atau apakah semboyan 21 lengkap. 2. Masinis di sini juga lalai karena mungkin tertidur, karena masinis KA 4 baru akan mengalami pergantian di stasiun Pekalongan, dan masinis KA 4 saat itu adalah pengawas dipo jng (khusus ka anggrek di masinisi oleh pengawas dipo), beliau menerobos sinyal masuk yg saat itu berwarna merah, apabila beliau sadar di sinyal muka tentu terlihat aspek warna kuning atau sinyal di depanya berwarna merah dan dia harus memperlambat keretanya (sementara kalau kita lihat dari kondisi rangkaian KA 116 yg hancur di rangakaian akhir, dan 2kereta anjlog maka kecepatan KA 4 saat itu di sinyal masuk 90km/jam, dan baru melakukan pengereman ketika sadar beliau masuk di jalur yg sama dengan ka 116. 3. Di samping itu apabila memang seorang PPKA ingin memasukan satu kereta ke dalan sepur yg sudah terisi dengan kereta lain atau istilahnya "di beset", tetap saja sinyal muka atau intermedit menunjukan warna kuning tanda ia harus memperlambat karena aspek di depanya menunjukan warna merah dan harus berhenti total sebelum PPKA memasukan dengan aspek "DARURAT" dan tentu akan di beri info oleh PK dengan radio lokomotif, kecepatan KA dengan aspek darurat pun hanya boleh 5km/jam. 4. Apabila keadaan wesel kedip, pasti kondisi sinyal masuk akan menjadi merah dan masinis harus melalkukan pengereamn dan jika saat kereta melintas di atas wesel tiba2 wesel tersebut kedip pun maka kereta tersebut akan anjlog. Penyelidikan masih dilakukan oleh tim KNKT, bekerjasama dengan Kepolisian, dan dari tim internal PT.Kereta API Petugas di lapangan pun dalam melaksanakan tugas oprasional di lapangan pun sudah sangat berhati-hati demi keselamatan, kenyamanan, dan keamanan anda para pengguna jasa kereta api, namun musibah kita juga berharap tidak akan terjadi. Salam semboya 35 ![]()
Patut disayangkan bahwa ada juga yang "memancing di air keruh" alias memanfaatkan kecelakaan ini sebagai momen untuk menggalang kekuasaan atau popularitas. Seperti yang dilakukan wartawan sebuah koran, serta beberapa anggota DPR dari partai tertentu.
Ini salah satu artikel koran terkenal yang membodohi publik. Walaupun waktu saya cross check dengan bapak yang bersangkutan, katanya itu bukan ucapan dia, tapi ucapan orang lain yang dianggap ucapan beliau, atau sang wartawan salah tangkap ucapan beliau. Lalu ini tentang anggota DPR sok tahu tentang KA.
03-10-2010, 11:31 AM
(02-10-2010, 11:27 AM)CC_20413 Wrote:(02-10-2010, 11:18 AM)see_204XX Wrote:(02-10-2010, 11:10 AM)CC_20413 Wrote: jangan salahkan dulu masinisnya,bisa jadi ada kegagalan dalam perpindahan wesel sehingga aspek untuk ABA aman tapi wesel belum berpindah. untuk lebih bijaknya harusnya para petinggi PT. KAI atau siapapun juga yg dapat memberikan komentar penyebab terjadinya PLH ini jangan langsung menjudge bahwa ini kesalahan masinis. kegagalan perpindahan wesel ini tidak sekali dua kali terjadi tapi udah seringkali terjadi, contoh kejadian kegagalan perpindahan wesel belum lama ini terjadi menipa KA Rapihdoho di St. Jombang. semoga dalam hasil akhir penyelidikan tidak salah dalam menentukan penyebab terjadinya PLH, jgn sampai karena kepentingan jabatan, citra atau apapun juga di mata masyarakat jadi ada kambing hitamnya untuk disalahkan sebagi penyebab terjadinya PLH ini Maaf OTT Dikit ..... lebih baik tunggu hasil penyelidikan dan investigasi....jangan mengedepankan pendapat masing - masing, namanya penyebab kecelakaan itu bisa apa aja " hal sekecil apapun juga bisa jadi penyebab kecelakaan ".....
CC 203 95 01
DIPO INDUK YK
03-10-2010, 12:37 PM
katanya jumlah penumpang ABA itu 336 orng,sedangkan SU 663 orang..
CC20411 oh C20411
![]() (03-10-2010, 11:31 AM)rio_gajayana Wrote: Maaf OTT Dikit ..... Mas Rio yg baik...., Sekali lagi saya sampaikan bahwa saya nggak menyalahkan mass. ato siapa lah yg terlibat dlm PLH ini & tetap menunggu hasil investigasi yg sahih dr tim KNKT. Tapi nggak ada salahnya kan kita berdiskusi, menganalisa dgn tetep mengemukakan azas praduga tak bersalah. Ukeh...? Berhubung masih dlm suasana Syawalan, saya mohon maaf lahir & batin bila ada postingan2 saya yg tidak berkenan.
Back to topic
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
![]() |