02-10-2010, 01:55 PM
di TATV diperlihatkan ditarik 1 gerbong yg kesrempet menuju ke Balapan tapi tidak jelas yang menarik lokomotif apa.
.

|
02-10-2010, 01:55 PM
di TATV diperlihatkan ditarik 1 gerbong yg kesrempet menuju ke Balapan tapi tidak jelas yang menarik lokomotif apa.
.
02-10-2010, 03:20 PM
(This post was last modified: 02-10-2010, 03:22 PM by sepur_lori.)
Ada lagi...
"Sumber Berita"
1 Orang Tewas Akibat Tabrakan KA Bima vs KA Gaya Baru di Solo Sabtu, 2 Oktober 2010 07:00 WIB Elvan Dany Sutrisno - detikNews Jakarta - Kecelakaan kereta juga terjadi di Solo. KA eksekutif Bima menabrak gerbong paling belakang KA ekonomi Gaya Baru di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah. Akibat kejadian ini seorang penumpang meninggal dunia. "Yang meninggal satu orang, namanya Suryo (23)," ujar dokter RS Kasih Ibu Solo, Peter, kepada detikcom, Sabtu (2/10/2010). Peter menuturkan, 4 korban lainnya mengalami luka-luka korban akibat kecelakaan tersebut. Tiga korban masih dirawat di IGD RS Kasih Ibu. "Satu hanya rawat jalan," terang Peter. Kecelakaan ini terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Kecelakaan disebabkan kereta KA Bima arah Jakarta yang melaju kencang terhalang KA Gaya Baru yang belum sempurna langsir. Akibat kecelakaan ini, berbong paling belakang KA Gaya Baru ringsek. KA Bima terhenti beberapa menit di Stasiun Purwosari. (van/ndr)
02-10-2010, 03:44 PM
Innalillahi wa innalillahi rojiun...
baru saja kemarin bahas masalah peningkatan pelayanan di PT KA, sekarang malah ada PLH....
02-10-2010, 08:51 PM
foto gerbong GBMS yang di seruduk KA BIMA di St.purwosari
![]() untuk ekor samping belakang klo posisinya sundulan bakal parah deh. nyamain yang di petarukan
02-10-2010, 10:02 PM
![]() foto: Solopos/ Ratna Puspita Dewi AKSI KEPRIHATINAN  Warga Solo menggelar aksi keprihatinan atas terjadinya insiden tabrakan kereta api (KA) antara KA Senja Utama dengan KA Argo Anggrek; Bima dengan GBMS, di Kawasan Ngarsopuro Solo, Sabtu (2/10) malam. Dalam aksi mereka memanjatkan doa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.
.
03-10-2010, 08:53 AM
(02-10-2010, 10:02 PM)animaX Wrote:
salut buat warga Solo dalam menanggapi musibah ini. Mereka tidak asal menghakimi satu pihak,tetapi menunjukkan rasa prihatinnya dengan aksi simpatik
benar2 Kota RF!
693-5073-893-673
03-10-2010, 10:35 AM
Oh yah, loko KA BIma yang terlibat loko yang mana yah?
03-10-2010, 11:39 AM
(03-10-2010, 08:53 AM)tomrys Wrote:(02-10-2010, 10:02 PM)animaX Wrote: betul tuch...jangan malah saling menyalahkan...tunggu hasil penyelidikan dan investigasi,disemua moda transportasi juga pernah kecelakaan..salut buat warga solo....
CC 203 95 01
DIPO INDUK YK
03-10-2010, 05:41 PM
Petugas Diduga Lalai Mengecek Keamanan Posisi
Minggu, 3 Oktober 2010 | 03:28 WIB Solo, Kompas - Kecelakaan antara kereta api eksekutif Bima dan kereta api ekonomi Gaya Baru Malam di Stasiun Purwosari, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (2/10) pukul 02.39, diduga akibat kelalaian manusia. Menurut Kepala Daerah Operasional VI PT Kereta Api (Persero) Noor Hamidi, pemimpin perjalanan kereta api (PPKA) diduga tidak mengecek apakah seluruh rangkaian KA Gaya Baru Malam yang berhenti di Stasiun Purwosari sudah melewati prei paal (batas ruang bebas antarrel) atau belum. â€ÂKereta Api Gaya Baru Malam yang masuk jalur 1 belum benar-benar lewat prei paal dan aman dari jalur lain. PPKA hanya mengecek dari weisel yang bisa diangkat sehingga mengira sudah aman. Rupanya konsentrasi PPKA terganggu kerumunan orang di peron,†kata Noor Hamidi saat menjenguk korban luka di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo. Menurut dia, seharusnya PPKA mengecek langsung apakah seluruh rangkaian sudah benar-benar melewati prei paal. Kerumunan orang itu sebelumnya melempari KA Gaya Baru Malam yang dikira berisi suporter sepak bola. Kepala Kepolisian Resor Kota Solo Komisaris Besar Nana Sudjana menyatakan, hasil sementara penyelidikan polisi menunjukkan, penyebab kecelakaan diduga kelalaian PPKA. â€ÂKereta ekonomi belum sepenuhnya aman, PPKA sudah memberi kesempatan kereta eksekutif masuk,†kata Nana. Namun, polisi masih memeriksa saksi-saksi dan belum ada yang ditetapkan tersangka. Kronologinya, menurut Kepala Stasiun Purwosari Suwardi, melalui staf Kepala Stasiun Jaka Mulyana, KA Gaya Baru Malam jurusan Jakarta-Surabaya tiba di Stasiun Purwosari pukul 02.31, terlambat dari jadwal seharusnya pukul 21.59. KA dimasukkan ke jalur 1 dari biasanya ke jalur 2 karena akan ada KA Bima yang akan mendahului. KA Bima jurusan Jakarta-Surabaya tiba pukul 02.39 dari seharusnya pukul 01.30 dan masuk jalur 2. KA Bima yang melaju kencang menyerempet sebelah kiri gerbong terakhir KA Gaya Baru yang belum sepenuhnya masuk jalur 1 dan masih di jalur 2. Akibatnya, seorang penumpang tewas dan empat orang luka-luka, semuanya penumpang KA Gaya Baru Malam. Korban tewas adalah Suryo Catur Utomo (23), warga Jalan Banda, Jakarta Utara. Korban luka adalah Supanggih (59), Supangat (85), dan Daelani/Mamik (29) yang masih dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu, Solo, serta Yudiono (23) yang diizinkan rawat jalan. Menurut Supanggih yang duduk di kursi paling belakang sebelah kiri, gerbong yang ditumpanginya gelap karena lampu mati serta penuh penumpang, bahkan banyak yang berdiri. Kereta api seharusnya berangkat pukul 12.00, tetapi terlambat 45 menit karena perbaikan lampu gerbong. Saat tiba di Stasiun Purwosari, kereta api dilempari massa sehingga penumpang tiarap di dalam gerbong. Diduga massa mengira ada suporter sepak bola yang bermusuhan dengan mereka dalam KA Gaya Baru Malam. Sekitar 5 menit kemudian, kereta api maju sedikit, lantas berhenti. â€ÂSelang 2-3 menit kemudian, terasa ada hantaman hebat. Gerbong tempat saya sampai berongga dan saya bisa melihat roda kereta dari atas,†ungkap Supanggih, warga Tuban yang patah kaki kirinya dan cedera kepala ringan. (eki) sumber: cetak.kompas.com/read/2010/10/03/03281335/petugas.diduga.lalai..mengecek.keamanan.posisi
.
04-10-2010, 10:48 AM
Dasar supporter udik!! khususnya Pasoepati!!
|