(01-05-2010, 08:12 AM)eko winarno Wrote: [spoiler=Kereta kepunyaan perusahaan minyak ( pertaminanya)]
[/spoiler]
Ini malah ada lokomotif diesel buatan Swiss...
Trimakasih yang membantu info asal kereta bumel ini kang Bagus, jadi ingat dan mirip komuter legendaris Kuda Putih.
@ mas Atja : Rumput untuk seni kali ya... makanya di pelihara.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
02-08-2010, 02:07 PM (This post was last modified: 02-08-2010, 03:36 PM by d'tRAiNeR.)
(02-05-2010, 03:03 PM)ajuy Wrote: oh iya, apakah di Rumania ini ada semacam pembagian kelas (eksekutif, bisnis)?
Memang benar apa yang telah diinformasikan sebelumnya, sepintas terlihat pembagian kelas kereta terdiri dari kereta AC dan non-AC. Tetapi lebih rincinya adalah sebagai berikut:
1. InterCity (IC) --> kereta antar kota setara "Argo" di Indonesia; tarif termahal dan waktu tempuh tercepat, tapi tanpa gerbong tidur
2. Rapid ® --> kereta antar kota setara "Eksekutif" di Indonesia; tarif dibawah InterCity tapi waktu tempuh tidak jauh berbeda. Poin plus dari kelas Rapid adalah tersedianya gerbong tidur untuk rute panjang seperti Bukares-Timisoara, Bukares-Oradea (jarak tempuh ~600 km).
3. Accelerat (A) --> kereta antar kota setara "Bisnis" di Indonesia (tapi ber-AC); tarif terjangkau tapi waktu tempuh jauh lebih lama dari InterCity dan Rapid. Sama seperti Rapid, beberapa jurusan Accelerat menggunakan gerbong tidur.
4. Personal (P) --> kereta antar kota jarak pendek setara "Ekonomi" di Indonesia (non-AC); tarif termurah dan (kalau tidak salah) berhenti di tiap pemberhentian (mungkin sudah berubah).
Sedikit berbagi info tentang perkeretaapian Rumania:
- Rel yang digunakan ukuran 1435 mm
- Lokomotif listrik buatan Rumania (Electroputere Craiova seri 40-45; 47) dan Serbia (seri 46)
- Lokomotif diesel kebanyakan buatan Rumania (Electroputere Craiova seri 60-62)
- Gerbong penumpang buatan Rumania (Astra), mulai dari InterCity (kecuali "Automotoare" - sejenis KRDE - yang buatan Siemens seri 96) sampai Personal.
Semoga cukup bermanfaat bagi yang ingin mengetahui tentang perkeretaapian Rumania (berbagi pengalaman saya waktu di Rumania - Bukares - sampai tahun 2008, kalau Pak Eko sudah berapa lama di Rumania dan tinggal dimana?). Foto-foto akan menyusul.
* 2 angka terdepan dari nomor lokomotif adalah nomor serinya
Mantep mas Rainer liputannya menambah wawasan kereta dunia,,sampeyan lebih banyak dapat kereta penumpang ..siip..dan saya di th 2010 dapat kereta barang yang banyak...itu stasiun mana mas ?
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
(07-08-2010, 09:09 PM)eko winarno Wrote: Mantep mas Rainer liputannya menambah wawasan kereta dunia,,sampeyan lebih banyak dapat kereta penumpang ..siip..dan saya di th 2010 dapat kereta barang yang banyak...itu stasiun mana mas ?
Ya, hitung-hitung saling melengkapi karena untuk kereta barang saya cuma punya 1 foto, itupun kereta pengangkut bensin. Semua foto di atas, dan juga di post ini, diambil di Gara de Nord, Bukares.
1. 62-1203-9 (lokomotif produksi Rumania - kemungkinan Electroputere - sekitaran 1970-1980)
2. 91-53-0-477-753-4 (lokomotif seri 47 produksi Electroputere, dimodernisasi Softronic tahun 2007)
Beralih ke gerbong penumpang, saya mulai dari gerbong Business Class (khusus untuk rangkaian InterCity). Rangkaian gerbong seri 85 ini digunakan pada jalur IC 531-532 Bukares-Oradea dan IC 591-592 Bukares-Timisoara. Dalam gerbong itu sendiri terdapat dua kategori tempat duduk, Business Exclusive dan Business Standard. Berikut foto-fotonya (gerbong yang dipotret nomor seri 50-53-85-76-004-4):
Masih dengan foto-foto gerbong penumpang, berikut beberapa foto yang diambil sepanjang perjalanan saya ke Galati dengan kereta InterCity 575 pada tanggal 2 Agustus 2 tahun silam. Berhubung kereta meninggalkan ibu kota pukul 07:00 waktu setempat, penumpang yang menggunakan IC 575 terhitung sedikit dibandingkan yang menggunakan IC 571 keberangkatan sore (15:30 GMT +2). Padahal, jika dihitung-hitung, kapasitas IC 575 yang menggunakan 4 gerbong kelas 2 plus 1 gerbong kelas 1 (semua "Made in Romania by Astra-Arad") lebih besar daripada IC 571 yang menggunakan 3 rangkaian DMU Siemens-Desiro.
1. Interior gerbong kelas 2 IC 575, kapasitas 112 penumpang (28 set 4 tempat duduk saling berhadapan). Gerbong ini belum dilengkapi sistem Audio/Video, tetapi dilengkapi sistem CCTV. Papan informasi diatas pintu keluar gerbong menuliskan tujuan dan nomor gerbong
Tujuan Galati (02.08.2008)
Tujuan Bucuresti Nord (05.08.2008)
2. Gerbong makan IC 575 (mohon maaf jika ada bagian yang kurang enak dipandang...)
3. Gerbong kelas 1 IC 575 (saat itu tidak ada orang yang menumpang dengan tiket kelas 1, jadi cuma saya yang ada di dalamnya)