15-02-2010, 05:38 AM
Sebenarnya ingin ikut tapi domisili jauh dari jakarta kang
di samping pekerjaan yg ndak isa di tinggal
di samping pekerjaan yg ndak isa di tinggal

|
15-02-2010, 05:38 AM
Sebenarnya ingin ikut tapi domisili jauh dari jakarta kang
di samping pekerjaan yg ndak isa di tinggal
15-02-2010, 10:05 AM
pengen dateng..mudah2an bisa...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos My Video Collection YAHOO! petr_cech_indo
15-02-2010, 12:16 PM
Ini saya kasih cerita yang moga-moga bisa disampaikan kawan-kawan, mengingat saya tak mungkin hadir di acara ini.
Beberapa hari yang lalu saya berpergian dari Bandung ke Jakarta naik PArahyangan. Seperti biasa, untuk menghindari konflik di counter tiket, saya sudah membeli tiket PP dari Bandung, sehingga otomatis waktu saya jadi terbatas. Pada saat datang ke Bandung, saya langsung naik KRL Pakuan dari Gambir hingga Jakarta Kota, di perjalanan ini tidak ada masalah hingga saya ketemu kawan di sana. Nah, pada saat kembali masalah muncul. Semua KRL dari Bogor (termasuk Pakuan) terlambat karena sinyal di stasiun Pasar Minggu rusak. Sehingga waktu jam 4 sore (KA PArahyangan yang mau saya naiki berangkat dari Gambir jam 16.30), KRL Pakuan masih ketahan di Pasar Minggu. Waktu itu ada KRL ekonomi AC tujuan Bekasi yang bersiap untuk berangkat. Saya tanya ke petugas PAP yang ada, apakah KA ini berhenti di Jatinegara (Parahyangan berhenti di sini), dia menjawab dengan ragu-ragu sambil lihat-lihat buku dan seperti mikir-mikir. Padahal KRL sudah siap berangkat (dan dia sendirilah yang mengumumkan). Saya pun mulai berbicara agak keras, menanyakan apakah KRL ekonomi AC tersebut berhenti di Jatinegara. Setelah KRL tersebut berangkat dia baru berkata "berhenti". Otomatis sayapun langsung marah-marah dan mensumpah serapahi petugas tersebut sambil mempertanyakan bagaimana saya bisa ke Gambir? Tiba-tiba di belakang saya ada seorang petugas PT KA yang berbadan besar dan berpenampilan sangar yang bertanya dengan anda setengah mengancam "Apa maumu?" Saya tak takut dengan dia dan tetap mempertanyakan bagaimana saya bisa ke Gambir.Si besar menjawab "Nggak tahu. Bukan urusan saya.: Si PAP kecil tadi, mungkin merasa mendapat backup, langsung berkata "Ya, bukan urusan kita." Mereka juga berkata, "Sinyal rusak itu karena cuaca buruk". Saya perhatikan di daerah lain saya pernah lihat cuaca jauh lebih buruk, tapi sinyalnya normal-normal saja. Dari cerita tersebut saya menarik kesimpulan bahwa KRL di Jakarta dioperasikan oleh orang-orang angkuh, sok kuasa, dan sok hebat terhadap para penumpang dan pengguna jasa KRL. Sifat buruk mereka ini ternyata juga tidak disukai oleh pegawai PT KA dari DAOP lain di pulau Jawa, karena saya sering mendengar cerita miring tentang orang-orang KRL ini entah dari masinis, atau PPKA yang pernah menjalani pendidikan di sana. Akhirnya saya bisa ke Gambri setelah naik KRL ekonomi kukus (ekonomi non-AC) yang disambung dengan bajaj dari Juanda ke Gambir.
15-02-2010, 06:41 PM
(15-02-2010, 12:16 PM)bagus70 Wrote: Ini saya kasih cerita yang moga-moga bisa disampaikan kawan-kawan, mengingat saya tak mungkin hadir di acara ini. wah menarik ini ..... andai saja om bagus bisa hadir di acara ini dan menceritakan langsung kejadian ini ke Pak WAMENHUB / DIRJEN KA nanti ...
Para pengguna jasa KRL COMMUTER JABODETABEK yth, kami mengucapkan terima kasih anda telah & masih setia menggunakan jasa KRL.
Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan selama ini, kami tetap berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anda. tks.
16-02-2010, 10:55 AM
Kalau begitu tolong print tulisan saya, dan bacakan di depan pejabat PT KA kalau tidak keberatan. It's worth it, karena perspektif ini tidak akan anda temui dari orang Jakarta, atau orang yang terlalu pemaaf, atau sok sopan santun.
Terima kasih atas bantuannya.
16-02-2010, 06:00 PM
(16-02-2010, 10:55 AM)bagus70 Wrote: Kalau begitu tolong print tulisan saya, dan bacakan di depan pejabat PT KA kalau tidak keberatan. It's worth it, karena perspektif ini tidak akan anda temui dari orang Jakarta, atau orang yang terlalu pemaaf, atau sok sopan santun. hehehehheh. sebelumnya saya mohon maaf,,, saya di acara tsb bertugas sbgi panitia , jadi tidak mungkin untuk bertanya / mengeluarkan pendapat / menceritakan hal yg mas bagus 70 alami .... mohon maaf ya mas......
Para pengguna jasa KRL COMMUTER JABODETABEK yth, kami mengucapkan terima kasih anda telah & masih setia menggunakan jasa KRL.
Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan selama ini, kami tetap berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anda. tks.
17-02-2010, 02:33 AM
tenang om bagus saya nanti yang print..end ngebacain di depan para pejabat PT KA/KCJ
Cikeusal stasion
17-02-2010, 04:27 AM
Kejadian yg mas Bagus alami sebetulnya bukan dilakukan oleh oknum KCJ tp oleh PTKA Daop 1 Jakarta.
Sampai saat ini memang belum ada pemisahan (masih tercampurnya) pelayanan antara keduanya, PTKA msh menjadi operasional sementara KACJ ngurusin tiket aj.
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
17-02-2010, 06:05 AM
(15-02-2010, 10:05 AM)katyusha Wrote: pengen dateng..mudah2an bisa... ayo ayo .. silahkan dateng ......
Para pengguna jasa KRL COMMUTER JABODETABEK yth, kami mengucapkan terima kasih anda telah & masih setia menggunakan jasa KRL.
Kami mohon maaf atas ketidak nyamanan selama ini, kami tetap berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk anda. tks.
17-02-2010, 01:24 PM
(17-02-2010, 04:27 AM)brantas Wrote: Kejadian yg mas Bagus alami sebetulnya bukan dilakukan oleh oknum KCJ tp oleh PTKA Daop 1 Jakarta. Yah..mohon maaf kalau mengatakan, sepengetahuan saya banyak petugas PT KA yang berbasis di Jakarta angkuh dan sombong, dan kesombongannya dibawa kemana-mana sampai tidak disukai petugas PT KA di DAOP lain. Back to topic... |