14-12-2009, 12:44 PM
Tanyak kang CC 204 13 , Klo sampai Double Traksi mang bawa berapa rangkaian nich ? trus apa ga kesulitan klo harus bersilang ?
|
Apa bedanya sih, Kereta ditarik Lok C1 C3 atow C4 sekalipun?
|
|
14-12-2009, 12:44 PM
Tanyak kang CC 204 13 , Klo sampai Double Traksi mang bawa berapa rangkaian nich ? trus apa ga kesulitan klo harus bersilang ?
14-12-2009, 12:50 PM
14-12-2009, 07:07 PM
sebenarnya si di jalur BD-BJR bisa bawa 12 gerbong sendirian dengan syarat cuaca cerah dan gak hujan......kalo hujan ya mau gak mau harus di DT untuk mencegah selip meskipun bawanya cuma dikit sekalipun
![]() My Website Railway Photography www.flickr.com/photos/Agung_Ajunks My videos on www.youtube.com/user/cc20409
14-12-2009, 08:37 PM
(This post was last modified: 14-12-2009, 08:38 PM by BAMBANG EKO.)
Sebelum KA Odong2 lahir di Indonesia . perintis awalnya antara lain adalah Kereta Rel Diesel yang berhenti di setiap halte dan stasiun Kecil/Besar untuk melayani Penumpang Lokal.
KRD Jakarta-Cikampek ini adalah salah satu Embrio KA Odong2 yg ditarik CC 204 02 di lintasan yang sama , misi yang sama pula tapi era yang berbeda foto ini diambil di tasyun Cibitung.
15-12-2009, 12:24 PM
(14-12-2009, 08:37 PM)BAMBANG EKO Wrote: Sebelum KA Odong2 lahir di Indonesia . perintis awalnya antara lain adalah Kereta Rel Diesel yang berhenti di setiap halte dan stasiun Kecil/Besar untuk melayani Penumpang Lokal. KRD Jakarta-Cikampek, Bandung Raya dan Rangkasbitung dengan unit Shinko MCW301/2 seperti di atas memang cikal bakal dari KA odong2, tetapi rangkaian aslinya ada yang mangkrak, sudah dirucat dan sebagian lagi banyak yang dimodifikasi jadi gerbong K3 biasa atau gerbong B. Kalau tidak salah jumlah per setnya 4 gerbong pada masa itu, dengan warna striping bodi yang bervariasi antara hijau-putih dengan biru-kuning atau oranye-kuning. Biasanya lok penarik KRD ini adalah CC 201, karena jarang sekali terlihat KRD odong-odong ditarik CC 204 baik batch 1 maupun 2.
15-12-2009, 12:37 PM
Kalau untuk Trayek Jakarta-Purwakarta bekas KRD yg dah ga ada mesinnya dirubah menjadi K3 atau B dan disisipkan dalam rangkaian KA Pattas atau KA Odong2 yg ditarik CC 204. jadi Klo semua gerbong yg terdiri dari Ex KRD ini ya belum pernah liat sih klo yg narik CC 204.
dan kabarnya rangkian KRD yang di atas katanya ada yg jadi Rangkaian KA Kaligung Bisnis , Pandanwangi atau mungkin Bumi Geulis ( Kata para penumpang yg suka denger pembicaraan para petugas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ). (15-12-2009, 12:37 PM)BAMBANG EKO Wrote: Kalau untuk Trayek Jakarta-Purwakarta bekas KRD yg dah ga ada mesinnya dirubah menjadi K3 atau B dan disisipkan dalam rangkaian KA Pattas atau KA Odong2 yg ditarik CC 204. jadi Klo semua gerbong yg terdiri dari Ex KRD ini ya belum pernah liat sih klo yg narik CC 204. Note: Bu-Ge murni berasal dari rangkaian Prameks KRDH yang sudah tak digunakan lagi. Rangkaian-rangkaian KRD MCW301/2 milik Daop 1 & 2 kebanyakan sudah mangkrak di BY MRI atau untuk Daop 2 dijadikan K3/B. Untuk pengalihan KRD di daop 2 menjadi Kaligung Bisnis/Pandanwangi, saya kurang mengetahui pasti, tetapi ada indikasi bahwa KRD Shinko MCW302 milik Daop 2 yang masih berfungsi ada yang dialihkan ke Daop 4 SMC dan/atau Daop 6 YK.
15-12-2009, 01:04 PM
Wah setali tiga uang nih , ternyata rangkaian yang milik " Daerah " ternyata lebih terawat dan terbukti masih bisa jalan , trus yang bekas KA Tegal Arum dulu apa juga masih jalan ya Mas ataw dah memjadi bagian KA Odong2 yg ditarik CC 204 ini ?.
15-12-2009, 01:39 PM
(15-12-2009, 01:04 PM)BAMBANG EKO Wrote: Wah setali tiga uang nih , ternyata rangkaian yang milik " Daerah " ternyata lebih terawat dan terbukti masih bisa jalan , trus yang bekas KA Tegal Arum dulu apa juga masih jalan ya Mas ataw dah memjadi bagian KA Odong2 yg ditarik CC 204 ini ?. Tegal Arum yang masih pakai KRD Shinko kan? Mereka mungkin sudah dialihkan untuk rangkaian Prameks/Kaligung/Pandanwangi, karena saya tidak tahu pasti ke mana mereka dialihkan...
19-12-2009, 12:43 PM
Kemarin 18 Desember 2009 jam 06,25 melintas lagi KA Odong2 dari arah timur di petak Cikarang-Cibitung dengan Lok CC 204 01 membawa rangkaian 10 K2 dan 1 B ( Bagasi ) kondisi ga seramai hari biasa . 3 gerbong pertama Double decker ( maksudnya ada yang naik di atap ) dan selebihnya rangkaian biasa , kondisi banyak tempat duduk kosong ( Pegawai , karyawan dan pekerja yg abunemen lagi pada libur )
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|