Ini ada sedikit gambaran dari Google Maps.. Dulu waktu SMA pernah iseng nyari jalur ini.. Oiya,, ujung dari jalur ini tidak sampai Jalan Katapang menurut peta dari KIT, tetapi terdapat Perhentian (Halte?) Karees.... Tapi kalau lewat Jalan Katapang, bakalan liat rel ukuran kecil (R25?) yang ditancepin biar ga ada mobil yang lewat..
(untuk gambar lebih jelas klik kanan pada gambar, kemudian pilih "Open Image")
Yang warna biru itu jalur antara BD-KAC
Yang warna merah adalah jalur cabang ini
Yang warna hitam adalah jalur cabang lagi menuju Perumahan (ex Dipo) Pertamina, disini masih terlihat jelas bekas relnya
Yang terdapat oval putih, disana merupakan bekas perlintasan yang bekas relnya masih terlihat meskipun sudah terbenam aspal..
Oval biru menurut peta KIT merupakan tempat "Perhentian Karees" (gatau sekarang jadi apa, belum sempat kesana) dan merupakan ujung dai jalur cabang ini..
kalau mau lebih jelas lagi,, cari peta Bandung tahun lama (1930-1950an, yang saya pernah lihat kalo tidak salah tahun 1953) di http://kit.nl/maps/apps (search "Bandung", terus pilih yg pertama) di peta sana ada jalur cabang yang disekitaran sini,, termasuk yang dibilang mas ardan, ujungnya di sebelum Jalan Menees dan tertulis "Pabrik Gas", dan sebelum pabrik gas tersebut terdapat percabangan yang ujungnya di yang sekarang jadi IBCC (kalo ga salah di depan IBCC ada gedung tua ya??) dan di peta tertulis "Gudang Kota Pradja".. Dari peta tersebut juga terlihat kalau di bagian utara Stasiun Kiaracondong terdapat rel, yang kini hanya ada di bagian selatan stasiun..
di garis merah (bekas percabangan ini) tersebut merupakan gang kecil, dan disana masih terlihat bekas rel, tapi saya tidak berani kesana waktu itu soalnya takut ditanya2in sama warga sekitar
(untuk gambar lebih jelas klik kanan pada gambar, kemudian pilih "Open Image")
Yang warna biru itu jalur antara BD-KAC
Yang warna merah adalah jalur cabang ini
Yang warna hitam adalah jalur cabang lagi menuju Perumahan (ex Dipo) Pertamina, disini masih terlihat jelas bekas relnya
Yang terdapat oval putih, disana merupakan bekas perlintasan yang bekas relnya masih terlihat meskipun sudah terbenam aspal..
Oval biru menurut peta KIT merupakan tempat "Perhentian Karees" (gatau sekarang jadi apa, belum sempat kesana) dan merupakan ujung dai jalur cabang ini..
kalau mau lebih jelas lagi,, cari peta Bandung tahun lama (1930-1950an, yang saya pernah lihat kalo tidak salah tahun 1953) di http://kit.nl/maps/apps (search "Bandung", terus pilih yg pertama) di peta sana ada jalur cabang yang disekitaran sini,, termasuk yang dibilang mas ardan, ujungnya di sebelum Jalan Menees dan tertulis "Pabrik Gas", dan sebelum pabrik gas tersebut terdapat percabangan yang ujungnya di yang sekarang jadi IBCC (kalo ga salah di depan IBCC ada gedung tua ya??) dan di peta tertulis "Gudang Kota Pradja".. Dari peta tersebut juga terlihat kalau di bagian utara Stasiun Kiaracondong terdapat rel, yang kini hanya ada di bagian selatan stasiun..
di garis merah (bekas percabangan ini) tersebut merupakan gang kecil, dan disana masih terlihat bekas rel, tapi saya tidak berani kesana waktu itu soalnya takut ditanya2in sama warga sekitar

Dengan ponsel Samsung GT-S5233S + IM3, ditambah juga Telkom Speedy tetep bisa buka Semboyan35.com meskipun dengan penuh kesabaran.
![[Image: v7sagz.jpg]](http://i48.tinypic.com/v7sagz.jpg)
My Name in QR-Code
![[Image: v7sagz.jpg]](http://i48.tinypic.com/v7sagz.jpg)
My Name in QR-Code





![[Image: bandung_1933_south_east.jpg]](http://bandungsae.com/bandung_1933_south_east.jpg)
![[Image: 989831.png]](http://valid.canardpc.com/cache/banner/989831.png)