23-12-2014, 05:32 PM
Jalan-Jalan Menjelang Akhir Tahun - Prolog
Â
Tahun 2014 hampir berakhir dan saya belum berkesempatan untuk naik kereta selain jurusan Bandung-Jakarta atau Bandung-Cirebon. Impian lama bertandang ke Jawa Timur belum kunjung terlaksana, entah karena faktor waktu, biaya, atau gabungan keduanya. Namun, tetap saja saya memiliki keinginan yang sangat besar untuk melakukan satu kali joyride terakhir di tahun 2014, yang mana joyride tersebut bukanlah sekedar perjalanan pulang-pergi ke Jakarta atau Cirebon, tapi ke suatu destinasi yang lebih jauh, terutama, kalo kondisi memungkinkan, melakukan sebuah perjalanan “melingkarâ€. Belum lagi, bisa dibilang, 2014 adalah tahun “terakhir†di mana saya bisa “hura-hura†sebelum masuk tahun 2015 yang akan diawali dengan kegiatan kuliah kerja nyata mahasiswa di daerah Ciamis selama satu bulan penuh (06 Januari-05 Februari), dan dilanjutkan dengan kesibukan menyusun tugas akhir guna memperoleh gelar sarjana. Itu berarti bahwa selama tugas akhir belum berakhir, maka selama itu juga saya belum bisa kembali “hura-hura†ke luar Bandung...
Â
Seakan-akan mengetahui kerinduan saya, seluruh dosen mata kuliah yang saya ambil di semester 7 kali ini “sepakat†untuk mengadakan ujian akhir semester di rentang waktu tanggal 01-12 Desember 2014, di saat teman-teman saya yang lain, baik yang sefakultas dengan saya, atau berbeda fakultas namun masih satu universitas, masih harus menunggu jadwal ujian yang berakhir pada tanggal 24 Desember 2014. Alangkah senangnya saya, karena itu berarti saya memiliki waktu libur yang lebih panjang dari teman-teman saya yang lain...
Â
Langsung saja, di sela-sela waktu belajar, saya iseng membuka website pemesanan tiket kereta api, dan mencatat sejumlah alternatif perjalanan yang mungkin saya tempuh. Setelah dihitung-hitung, budget yang saya miliki tidak cukup untuk melakukan perjalanan ke Jawa Timur. Akhirnya, saya mencoba untuk memperpendek rute hanya sampai Jawa Tengah. Setelah dilihat-lihat, tersedia empat alternatif berikut:
Â
Rute 1: Bandung-Solo-Semarang-Cirebon-Bandung
Rute 2: Bandung-Cirebon-Semarang-Solo-Bandung
Rute 3: Bandung-Yogyakarta-Cirebon-Bandung
Rute 4: Bandung-Kutoarjo-Cirebon-Bandung
Â
Hal kedua yang saya lakukan adalah melakukan “interview†dengan rekan-rekan RF di forum Semboyan 35, tidak lain untuk mencari tahu tingkat ketepatan waktu satu-satunya kereta api yang melayani rute Solo-Semarang PP, yaitu KA Kalijaga. Setelah mendapat info bahwa ketepatan waktu KA Kalijaga tidak dapat dipercaya, akhirnya saya mencoret alternatif rute nomor 1. Rute nomor 2 juga bernasib sama, karena alasan waktu perjalanan yang lebih panjang dan biaya yang lebih besar. Tinggal tersisa dua alternatif lagi...
Â
Alternatif manakah yang saya pilih? Silakan ditebak, sekaligus dengan KA-KA yang saya gunakan pada rute tersebut...
Â
Tahun 2014 hampir berakhir dan saya belum berkesempatan untuk naik kereta selain jurusan Bandung-Jakarta atau Bandung-Cirebon. Impian lama bertandang ke Jawa Timur belum kunjung terlaksana, entah karena faktor waktu, biaya, atau gabungan keduanya. Namun, tetap saja saya memiliki keinginan yang sangat besar untuk melakukan satu kali joyride terakhir di tahun 2014, yang mana joyride tersebut bukanlah sekedar perjalanan pulang-pergi ke Jakarta atau Cirebon, tapi ke suatu destinasi yang lebih jauh, terutama, kalo kondisi memungkinkan, melakukan sebuah perjalanan “melingkarâ€. Belum lagi, bisa dibilang, 2014 adalah tahun “terakhir†di mana saya bisa “hura-hura†sebelum masuk tahun 2015 yang akan diawali dengan kegiatan kuliah kerja nyata mahasiswa di daerah Ciamis selama satu bulan penuh (06 Januari-05 Februari), dan dilanjutkan dengan kesibukan menyusun tugas akhir guna memperoleh gelar sarjana. Itu berarti bahwa selama tugas akhir belum berakhir, maka selama itu juga saya belum bisa kembali “hura-hura†ke luar Bandung...
Â
Seakan-akan mengetahui kerinduan saya, seluruh dosen mata kuliah yang saya ambil di semester 7 kali ini “sepakat†untuk mengadakan ujian akhir semester di rentang waktu tanggal 01-12 Desember 2014, di saat teman-teman saya yang lain, baik yang sefakultas dengan saya, atau berbeda fakultas namun masih satu universitas, masih harus menunggu jadwal ujian yang berakhir pada tanggal 24 Desember 2014. Alangkah senangnya saya, karena itu berarti saya memiliki waktu libur yang lebih panjang dari teman-teman saya yang lain...
Â
Langsung saja, di sela-sela waktu belajar, saya iseng membuka website pemesanan tiket kereta api, dan mencatat sejumlah alternatif perjalanan yang mungkin saya tempuh. Setelah dihitung-hitung, budget yang saya miliki tidak cukup untuk melakukan perjalanan ke Jawa Timur. Akhirnya, saya mencoba untuk memperpendek rute hanya sampai Jawa Tengah. Setelah dilihat-lihat, tersedia empat alternatif berikut:
Â
Rute 1: Bandung-Solo-Semarang-Cirebon-Bandung
Rute 2: Bandung-Cirebon-Semarang-Solo-Bandung
Rute 3: Bandung-Yogyakarta-Cirebon-Bandung
Rute 4: Bandung-Kutoarjo-Cirebon-Bandung
Â
Hal kedua yang saya lakukan adalah melakukan “interview†dengan rekan-rekan RF di forum Semboyan 35, tidak lain untuk mencari tahu tingkat ketepatan waktu satu-satunya kereta api yang melayani rute Solo-Semarang PP, yaitu KA Kalijaga. Setelah mendapat info bahwa ketepatan waktu KA Kalijaga tidak dapat dipercaya, akhirnya saya mencoret alternatif rute nomor 1. Rute nomor 2 juga bernasib sama, karena alasan waktu perjalanan yang lebih panjang dan biaya yang lebih besar. Tinggal tersisa dua alternatif lagi...
Â
Alternatif manakah yang saya pilih? Silakan ditebak, sekaligus dengan KA-KA yang saya gunakan pada rute tersebut...



![[Image: IMG_3502.jpg]](https://lh4.googleusercontent.com/-JXGPZfLHeDk/VJlXxu8bl-I/AAAAAAAABIU/nunRFamvqCk/w586-h438-no/IMG_3502.jpg)


