Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Tragedi Bintaro 19 Oktober 1987
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45
dan sekarang sudah banyak yang pake sinyal elektrik lagi yang nantinya bisa mengurangi human eror.
Sangat disayangkan banget pas kejadian itu ya koq bisa beradu argumen, kalo sekarang ga mungkin lagi dhe..
Percaya nggak percaya.....beberapa hari sebelum terjadi tragedi bintaro, sempet lihat ada kucing yang ketabrak kereta di lintasan kebayoran lama, kepalanya hancur dan nempel di salah satu rel kereta dan badannya masih utuh...memang kita nggak boleh percaya sama tahayul seperti itu....tapi ada hubungannya nggak ya antara PLH Bintaro dengan kematian kucing di lintasan kebayoran lama...!!?Bingung
(23-10-2009, 05:19 PM)double traksi Wrote: [ -> ]Percaya nggak percaya.....beberapa hari sebelum terjadi tragedi bintaro, sempet lihat ada kucing yang ketabrak kereta di lintasan kebayoran lama, kepalanya hancur dan nempel di salah satu rel kereta dan badannya masih utuh...memang kita nggak boleh percaya sama tahayul seperti itu....tapi ada hubungannya nggak ya antara PLH Bintaro dengan kematian kucing di lintasan kebayoran lama...!!?Bingung

Bisa jadi itu suatu pertanda, atau juga memang cuma kebetulan
(26-09-2009, 01:29 AM)Lukman Wrote: [ -> ]untuk keretanya sampe sekarang ga ada yang tau ke mana rimbanya. kalo loknya, udah di pretelin dan sebagian di onggokkan begitu saja di BY pengok. ne die gambar radiatornye (ga ada yang tau tuh punya lok 30316 ato 30616):
[Image: show.php?photo=20090926012133_bintaro_ra...d4fd0c.jpg]
kabarnye se radiator ini angker. entah bagaimana bentuk kenagkerannya, yang pasti sampai sekarang benda itu masih setia menghuni halaman belakang BY pengok. mungkin lama kelamaan satu-satunya saksi bisu yang tersisa selain rel ini bakal rusak dan benar-benar hancur sehingga salah satu "memorabilia" tentang peristiwa tragedi trasnportasi paling kelam dalam sejarah negeri ini akan hilang selamnya Sedih

pertanyaannya adalah: siapa yang berani ngurusnyaNgeledek

kenapa radiatornya dan tempat sekitar radiator itu gak disterilkan dulu ama paranormal, biar ga angker lg? NgakakNgakak
Wah emang tragedi bintaro menyimpan banyak sekali cerita setelahnya.
Bisa dipercaya ataupun tidak lho...
(26-10-2009, 07:17 AM)Joe_cn Wrote: [ -> ]Wah emang tragedi bintaro menyimpan banyak sekali cerita setelahnya.
Bisa dipercaya ataupun tidak lho...

Gerbong K3-65xxx yang hancur terkena efek "menelan" lok (telescopic effect) yang katanya disimpan di BY MRI adakah yang tahu keberadaannya saat ini??

Kawasan Bintaro memang terkenal sebagai kawasan pencabut nyawa jauh sebelum terjadi tabrakan KA di tempat itu, bahkan tragedi yang hampir sama terulang kembali di jalur tsb, saat itu KA 214 Patas Merak 'berciuman' dengan KA 687 (CMIIW) eko Rangkasbitung.
Just Sharing :
13 nov 2009, pulang kerja jakarta diguyur hujan deras sekali,,saya biasa naik kereta ekonomi jurusan serpong dari sta palmerah,,entah kenapa, seluruh perjalanan terhambat, dan baru KA baru masuk palmerah pukul 19.18, dimana stasiun sudah sangat penuh penumpang ekonomi ataupun express...(KA sebelumnya masuk yaitu serpong express, 19.05, tidak berhenti)
ternyata KA yang masuk adalah KA Langsam, saya lupa no KA nya, ditarik CC201 97R..JNG punya klo g salah..menarik 13 gerbong ekonomi...
kereta penuh rekan2, saya ada di gerbong 1 tepat dibelakang loko (shorthood wkt itu) yang penuh dengan kambing2 rangkas..perjalanan lebih baik dibanding KA penumpang tujuan serpong yang ditarik BB304...karena akselerasi jauh lbh cepat...Palmerah - KBY = lancar sekali (hingga 65 km/jam kira2)...

Nah pas KBY - Pondok ranji KA sedikit lambat..kira2 15 km/jam..
Tapi yang saya heran, ketika masuk kurve pondok betung (lokasi tragedi)..kereta seperti akan mogok, loko sama sekali terasa tidak mampu menarik rangkaian (saya pikir MT nya kena air,saya cek rel tdk ada genangan), mass berusaha menambah daya,,kelihatannya gagal...sampai2 loko seperti ketarik kebelakang beberapa kali...)mungkin seperti (◣_◢)┌∩┐ tronton penuh muatan menanjak di nagrek...kecepatanya : masih lebih cepat jalan kaki...sangat lambat..
saya benar2 heran..setelah melewati kurve (seluruh rangkaian..)kereta kembali seperti semula Herandan langsung kebut...
mengapa saya pikir ini penuh misteri, karena sinyal sepertinya hijau (dan krn KRL SERPONG sudah jauh didepan), kmd pada pintu perlintasan Bintaro terlihat antrian yang luar biasa panjang...saya mengobrol pula dengan penumpang lain mereka juga berpikiran, ini hal yang tidak seperti biasa...

mohon koreksi apabila ada data yang kurang valid,,just share here...thx

berangkat sta palmerah : 19.18
masuk pondokranji : 19.56
(14-11-2009, 02:16 AM)KambingBintaro Wrote: [ -> ]Just Sharing :
13 nov 2009, pulang kerja jakarta diguyur hujan deras sekali,,saya biasa naik kereta ekonomi jurusan serpong dari sta palmerah,,entah kenapa, seluruh perjalanan terhambat, dan baru KA baru masuk palmerah pukul 19.18, dimana stasiun sudah sangat penuh penumpang ekonomi ataupun express...(KA sebelumnya masuk yaitu serpong express, 19.05, tidak berhenti)
ternyata KA yang masuk adalah KA Langsam, saya lupa no KA nya, ditarik CC201 97R..JNG punya klo g salah..menarik 13 gerbong ekonomi...
kereta penuh rekan2, saya ada di gerbong 1 tepat dibelakang loko (shorthood wkt itu) yang penuh dengan kambing2 rangkas..perjalanan lebih baik dibanding KA penumpang tujuan serpong yang ditarik BB304...karena akselerasi jauh lbh cepat...Palmerah - KBY = lancar sekali (hingga 65 km/jam kira2)...

Nah pas KBY - Pondok ranji KA sedikit lambat..kira2 15 km/jam..
Tapi yang saya heran, ketika masuk kurve pondok betung (lokasi tragedi)..kereta seperti akan mogok, loko sama sekali terasa tidak mampu menarik rangkaian (saya pikir MT nya kena air,saya cek rel tdk ada genangan), mass berusaha menambah daya,,kelihatannya gagal...sampai2 loko seperti ketarik kebelakang beberapa kali...)mungkin seperti (◣_◢)┌∩┐ tronton penuh muatan menanjak di nagrek...kecepatanya : masih lebih cepat jalan kaki...sangat lambat..
saya benar2 heran..setelah melewati kurve (seluruh rangkaian..)kereta kembali seperti semula Herandan langsung kebut...
mengapa saya pikir ini penuh misteri, karena sinyal sepertinya hijau (dan krn KRL SERPONG sudah jauh didepan), kmd pada pintu perlintasan Bintaro terlihat antrian yang luar biasa panjang...saya mengobrol pula dengan penumpang lain mereka juga berpikiran, ini hal yang tidak seperti biasa...

mohon koreksi apabila ada data yang kurang valid,,just share here...thx

berangkat sta palmerah : 19.18
masuk pondokranji : 19.56

Dari kasus ini kalau dilihat dari segi kontur lintasan memang di tikungan 'S' tsb cukup menanjak, jadi lok CC 201 yang menarik 13 gerbong yang berisi penumpang + Kambingers tidak kuat untuk melaju di kontur tsb, sedangkan dari segi mistisnya sepertinya lok tsb ditahan oleh suatu kekuatan yang luar biasa sehingga tidak mampu untuk bergerak lebih cepat (karena ditahan oleh Kuntilanak penunggu pintu PJL tsb).

CMIIW
memang stelah stasiun kebayoran kereta yang di tarik loko pasti merasa berat entah itu lok bb atau lok cc . entah karena memang jalan di sini yang berkontur menanjak atau ada usur mistis nya !
sepertinya memang konturnya yang menanjak bro, soalnya kalo ada unsur mistisnya pasti setiap kereta yang lewat situ pasti bermasalah semua...
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45