izin cerita pengalaman dengan spoor lokalan di Daop IV ya...
Melanjuti rencana JR saya dengan om triez_Rf Cirebon,kami pun menyusun rencana JR selama di Daop IV sana,mulai dari mencari info tentang Kaligung,Kedungsepur,Blora Jaya & Cepu Expres.Setelah melalui berbagai pertimbangan kami putuskan Kedungsepur saja karena kami pengen mencicipi rangkaian ex Sriwedari itu

[spoiler=
Proses Reservasi tiket]
Pada bulan februari lalu Kedungsepur masih muncul di reservasi online seharga 15k untuk rute SMC-NBO,namun pada bulan maret doi menghilang dari peredaran.Kami pun mencari info ke beberapa rekan Rf.Saya sendiri beberapa kali bertanya pada om Panji tentang KA Kedungsepur ini.Dan beliau mengabari saya bahwa Kedungsepur bisa dipesan di loket stasiun.
Sehari setelah kudapati info itu,langsung saja cabut ke loket stasiun Paledang untuk reservasi.Dan ketika tiba di loket,petugas mengabari bahwa tiket KA Kedungsepur tgl 14 maret 2015 sudah
HABIS
padahal malamnya masih banyak katanya...
Akhirnya saya pun pulang dengan tangan hampa

kami pun mulai menyusun plan B yaitu JR KA Cepu Expres menuju Cepu,namun tiket KA yang dimaksud tergolong mahal untui sekelas lokalan dalam Daop

sehingga kami berfikir cukup lama untuk keputusan itu.
Seminggu sebelum hari H,om triez mengabari bahwa beliau telah mendapatkan 2 lembar tiket KA Kedungsepur relasi SMC-NBO seharga 25k

[/spoiler]
[spoiler=
Hari H]
Pada hari H tgl 14 maret 2015 pukul 3 kurang,kami tiba di stasiun Poncol untuk persiapan menaiki KA Kedungsepur itu,setibanyak di SMC kami dikejutkan dengan pintu boarding yang masih tertutup & suasana stasiun yang sepi.
Kami pun bertanya pada petugas yang ada di pintu masuk,beliau pun Nampak bingung melihat tiket yang kami bawa,karena setau beliau KA Kedungsepur
DIBATALKAN selama beberapa waktu & kami pun diarahkan ke CS stasiun Poncol.
Setelah tiba di CS SMC,kami mendapat info bahawa KA Kedungsepur sudah tidak beroperasi selama sekitar 1 minggu dikarenakan perawatan rangkaian.Dan beliau pun bingung darimana kami dapatkan tiket itu,setelah melakukan scan pada tiket beliau pun faham tiket kami dapatkan di BOO.Kemudian kami diarahkan menuju loket stasiun SMC untuk membatalkan atau menggantinya dengan KA Cepu Expres pukul 17.00.
Di loket petugas pun kebingungan darimana kami dapatkan tiket itu sebelum beliau melihat tiket itu secara detail.
Setelah menambahkan uang 2 lembar pecahan 10k kami dapatkan tiket KA Cepu Expres dan harus menyerahkan tiket Kedungsepur itu

Tiket Kedungsepur yang tak terpakai
[spoiler]
![[Image: DSC02190_zps8cwq556z.jpg]](http://i1294.photobucket.com/albums/b608/muhammadluthfisurya/DSC02190_zps8cwq556z.jpg)
[/spoiler][/spoiler]
[spoiler=
Perjalanan KA 240 Cepu Expres]
Pukul 5 kurang kami tiba di stasiun Poncol untuk bersiap melanjutkan perjalanan.sesampainya di SMC kami dikejutkan dengan keberadaan rangkaian KRDI oren ala Madiun Jaya eko maupun Arjuna Expres,padahal setau saya Cepu Expres menggunakan rangkaian KRDI AC seperti Madiun Jaya & Jenggala.Kami pun masuk ke dalam peron tanpa mendapat kabar apapun tentang rangkaian lokalan Daop IV tersebut.Perjalanan pun dimulai tepat waktu,namun ketika tiba di SMC kami mendapat kenyataan pahit harus disusul KA Argo konte…
Wow,lokalan di sini ama barang aja ngalah,padahal di Daop I KA sekelas ABA pun dibuat gigit jari sama Kaleng setrum

Selanjutnya di petak SMT-NBO,laju KA kerap tersendat,bahkan sempat mogok sebelum Ngrombo.
Rasa panik pun mulai menggelayuti kami,andai KA ini mogok,tentu membutuhkan waktu yang banyak untuk sekedar nunggu lokpen maupun gandeng rangkaian,apalagi taspat KRD kalo ditarik lok hanya 20 km/h mau jam berapa sampe CU?
Alhamdulillah 10-15 menit berlalu KA 240 Cepu Expres bisa melanjutkan perjalanan,rasa panik & khawatir perlahan ,ulai hilang dalam hati.Hingga akhirnya kami tiba di stasiun Cepu pada pukul 9 malam kurang.
Ketika kami akan keluar stasiun kami dikejutkan oleh panggilan dari PKD/Walka stasiun CU.Beliau mengabari bahwa kami diarahkan ke loket stasiun CU,awalnya kami sempat bingung dengan maksud beliau,namun akhirnya kami faham maksud beliau.
Setelah sedikit menghadapi antrian loket stasiun Cepu,kami dapatkan uang sekitar 34k serta harus kami serahkan tiket itu ke loket.Itu artinya kami mendapat refund atas perjalanan dengan rangkaian KA yang bukan seharusnya itu.
Harus rela melepas tiket ini
[spoiler]
![[Image: DSC02314_zps3egvvrxl.jpg]](http://i1294.photobucket.com/albums/b608/muhammadluthfisurya/DSC02314_zps3egvvrxl.jpg)
[/spoiler][/spoiler]
Mungkin itu sedikit cerita saya di Daop IV Semarang,di satu sisi kecewa,di sisi lain menyenangkan karena pengalaman tak terduga tersebut.
Thanks Daop IV atas kejutannya
