Semboyan35 Indonesian Railfans

Full Version: Commuter Line Tabrak Truk Elpiji hingga terbakar di bintaro
You're currently viewing a stripped down version of our content. View the full version with proper formatting.
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
(11-12-2013, 07:06 AM)ione20 Wrote: [ -> ]
(10-12-2013, 11:29 PM)Wanda Fathoni Wrote: [ -> ]
(10-12-2013, 10:41 PM)forever.agus Wrote: [ -> ]
(10-12-2013, 04:15 PM)andya nur Wrote: [ -> ]Selasa, 10/12/2013 15:11 WIB
KRL vs Truk BBM
Teknisi KRL Sempat Peringati Penumpang, Lalu Kembali ke Ruang Masinis

Dhani Irawan - detikNews

Jakarta - Tabrakan KRL jurusan Serpong-Tanah Abang dengan truk berisi BBM Premium di perlintasan KA Pondok Betung, siang kemarin masih menyisakan banyak kisah. Salah satu korban selamat yang dirawat di RS dr Suyoto bertutur tentang kisah Sofyan Hadi yang bertanggung jawab.

"Sempet liat dari gerbong masinis dibuka, ngasih tau kalau kereta mau nabrak. Enggak lama lima detik gitu langsung jeger," ujar Julie Retna (54) saat ditemui di ruang Kenanga, RS dr Suyoto, Jl RC Veteran, Bintaro, Jakarta Selatan, Selasa (10/12/2013).

Julie mengetahui orang yang memberitahu dirinya jika kereta akan menabrak adalah mekanik dari siaran televisi di kamar inapnya. Tadinya dia mengira jika orang itu adalah masinis.

"Abis ngasih tau dia masuk lagi, pintunya masih kebuka, jadi saya sempet liat truknya. Merah putih kan warnanya. Coba kalau dia nggak masuk lagi pasti dia kan selamat," kata Julie.

Julie saat itu berada di gerbong paling depan di dekat pintu. Setelah menabrak tak lama lampu kereta langsung mati. Dirinya jatuh dan ditimpa para penumpang yang juga terjatuh.

"Abis nabrak itu, saya jatuh terus mati lampu dan keluar asap. Mungkin saya pingsan itu, orang kaki saya kejepit gitu, entah ketindih apa gimana," tutur Julie.

Julie mengatakan, api tidak sempat masuk ke tempat dirinya berada karena kaca di pintu tidak pecah. Namun, kaki kanannya mengalami luka bakar


http://news.detik.com/read/2013/12/10/15...104topnews


Selasa, 10/12/2013 15:30 WIB
Kekaguman Dirut KAI Akan Kisah Heroik Teknisi KRL Saat Kereta Tabrak Truk
Wahyu Daniel - detikNews

Jakarta - Almarhum Sopyan Hadi (20), teknisi KRL melakukan tindakan heroik sebelum insiden tabrakan dengan truk BBM terjadi. Dia sempat keluar dari ruangan teknisi dan memberi peringatan bagi para penumpang di gerbong wanita. Kereta akan menabrak.

"Sebenarnya awak KRL itu bisa masuk ke kabin penumpang untuk menyelamatkan diri tapi dengan tanggung jawab yang luar biasa malah tetap di ruang kabin masinis dan menutup rapat pintu yang mengarah ke penumpang," jelas Dirut KAI Ignasius Jonan saat bertutur kepada detikcom, Selasa (10/12/2013).

Jonan mendengarkan langsung soal aksi heroik anak buahnya itu dari salah seorang penumpang yang selamat. Jonan juga sempat menunjukkan foto teknisi KRL yang memberi tahu para penumpang di gerbong wanita.

"Saat saya tunjukkan foto Sofian Hadi, beliau (seorang penumpang-red) menangis dan membenarkan bahwa sahabat kita itu yang menutup pintu agar penumpang tetap selamat. Beliau (penumpang-red) berkata sungguh orang ini luar biasa dan mengatakan, bagi kami dia adalah pahlawan," tutup Jonan.

Siang itu sekitar pukul 11.15 WIB, Senin (9/12) kereta melaju dengan kecepatan 70 Km/jam. Sirine dan palang pintu sudah mau menutup di perlintasan Pondok Betung, Bintaro, Jaksel. Tapi beberapa kendaraan masih mencoba melewati perlintasan.

Biasanya, mereka sukses melintas. Tapi kali ini kemacetan menahan kendaraan itu. Akibatnya kereta menghantam truk BBM, tak beberapa lama kemudian ledakan dan kobaran api terjadi. 7 Orang tewas akibat kejadian ini.


http://news.detik.com/read/2013/12/10/15...104topnews

Saya juga baca berita ini tadi sore, dan beneran ane merinding ngebacanya. Bukan karena memakan korban jiwa, tapi ane terharu karena begitu bertanggung jawabnya kru KRL tsb yang tetap menjalankan tugasnya dengan baik hingga akhirnya harus berpulang ke Yang Maha Kuasa.

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Roji'un..
Selamat jalan pahlawan, semoga amal ibadahmu diterima Allah SWT, diampuni segala kesalahannya, dan diberikan tempat terbaik di sisiNya. Amin..

pertama kali jadi rf awal 2012, inilah plh pertama ka yg saya ikuti, beneran tersentuh saya, apalagi baca berita diatas, salut bwt mass, ass mass n tka kalian sungguh bertanggung jwb n berani. The real hero be rest in peace up there, amin

saya sangat terharu atas kejadian tersebut Sedih selamat jalan dan semoga menjadi pembelajaran untuk kita semuaTerharu
luar biasa,sungguh bertanggung jawab
Home » Entertainment » Seleb
Ini Banyolan Deddy Corbuzier yang Bikin Orang Marah

Selasa, 10 Desember 2013 21:48 WIB
WARTA KOTA, JAKARTA - Juru bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabotabek Eva Chairunissa menyesalkan tayangan reality show Hitam Putih di Trans7 yang dibawakan pesulap Deddy Corbuzier. Dalam acara yang mengundang keluarga masinis KRL yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki tersebut, Deddy malah membuat lawakan terhadap masalah kematian.

“Nggak mutu, Hitam Putih : Keluarga Korban Berduka Dibuat Lawakan” demikian status Blackberry Messengger Eva, Selasa (12/10/2013) malam. Selanjutnya Eva menceritakan, dalam percakapan Deddy di layar kaca dengan keluarga masinis, Deddy mengatakan, “Bapak ada pesan yang ingin disampaikan?” Kemudian keluarga masinis mengatakan, “Saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf kalau almarhum ada kesalahan semasa hidupnya, dan buat kita yang masih sehat, sebaiknya mempersiapkan diri, karena kita tidak pernah tau kapan kita akan dipanggil.” Namun, Deddy malah berkelakar, “Bapak aja duluan, kita sih ogah.” Penonton di studio TV pun tertawa. Bethe
Keluarga masinis pun kembali menjawab “Saya sih siap, anda (Deddy) mungkin belum siap.” Pesulap berkepala plontos itu pun kembali berkelakar “Mana ada orang yang siap.”

Eva sangat menyesalkan sikap Deddy tersebut. Pasalnya, seluruh keluarga masinis, bahkan seluruh jajaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), hingga semua warga sedang menaruh duka mendalam. Sementara kematian dianggap hanya candaan bagi Deddy.

“Saya sakit hati banget, nggak rela saja, duka keluarga para korban dijadikan bahan celaan atau lawakan,” ujar wanita yang juga pernah bekerja di stasiun televisi swasta ini.
Terkait #Deddy Corbuzier

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Siswanto
Sumber: Warta Kota

http://wartakota.tribunnews.com/2013/12/...rang-marah
----------------
Buat yang nonton Hitam Putih semalem (10/12) akus ependapat dg mbak Eva ini... Soalnya apa yg dikomentar mbak Eva scr serius tiba2 dicerocos atau disela terus2an gitulah ama si botak yg omongannya gak mutu itu..... Makin pancing emosi mlulu....
Sakit
(11-12-2013, 04:14 PM)Dana Komuter Wrote: [ -> ]Home » Entertainment » Seleb
Ini Banyolan Deddy Corbuzier yang Bikin Orang Marah

Selasa, 10 Desember 2013 21:48 WIB
WARTA KOTA, JAKARTA - Juru bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabotabek Eva Chairunissa menyesalkan tayangan reality show Hitam Putih di Trans7 yang dibawakan pesulap Deddy Corbuzier. Dalam acara yang mengundang keluarga masinis KRL yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki tersebut, Deddy malah membuat lawakan terhadap masalah kematian.

“Nggak mutu, Hitam Putih : Keluarga Korban Berduka Dibuat Lawakan” demikian status Blackberry Messengger Eva, Selasa (12/10/2013) malam. Selanjutnya Eva menceritakan, dalam percakapan Deddy di layar kaca dengan keluarga masinis, Deddy mengatakan, “Bapak ada pesan yang ingin disampaikan?” Kemudian keluarga masinis mengatakan, “Saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf kalau almarhum ada kesalahan semasa hidupnya, dan buat kita yang masih sehat, sebaiknya mempersiapkan diri, karena kita tidak pernah tau kapan kita akan dipanggil.” Namun, Deddy malah berkelakar, “Bapak aja duluan, kita sih ogah.” Penonton di studio TV pun tertawa. Bethe
Keluarga masinis pun kembali menjawab “Saya sih siap, anda (Deddy) mungkin belum siap.” Pesulap berkepala plontos itu pun kembali berkelakar “Mana ada orang yang siap.”

Eva sangat menyesalkan sikap Deddy tersebut. Pasalnya, seluruh keluarga masinis, bahkan seluruh jajaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), hingga semua warga sedang menaruh duka mendalam. Sementara kematian dianggap hanya candaan bagi Deddy.

“Saya sakit hati banget, nggak rela saja, duka keluarga para korban dijadikan bahan celaan atau lawakan,” ujar wanita yang juga pernah bekerja di stasiun televisi swasta ini.
Terkait #Deddy Corbuzier

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Siswanto
Sumber: Warta Kota

http://wartakota.tribunnews.com/2013/12/...rang-marah
----------------
Buat yang nonton Hitam Putih semalem (10/12) akus ependapat dg mbak Eva ini... Soalnya apa yg dikomentar mbak Eva scr serius tiba2 dicerocos atau disela terus2an gitulah ama si botak yg omongannya gak mutu itu..... Makin pancing emosi mlulu....
Sakit

mungkin kalau masinis terkait adalah keluarganya adalah lain ceritanya, ni orang kagak merasakan apa yang dirasakan kita semua, tapi et dah, udahlah kagak usah ngurusin orang macam gini, lebih baik rekan-rekan kembali bangkit dan komitmen khususnya kepada rekan-rekan almarhum di PT. Sepur, mari kembali melayani masyarakat pengguna KA, yang tidak lain adalah sebagai penghormatan kepada jasa 3 rekan yang sudah terlebih dulu gugur dalam tugas...Terharu
(11-12-2013, 04:14 PM)Dana Komuter Wrote: [ -> ]Home » Entertainment » Seleb
Ini Banyolan Deddy Corbuzier yang Bikin Orang Marah

Selasa, 10 Desember 2013 21:48 WIB
WARTA KOTA, JAKARTA - Juru bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabotabek Eva Chairunissa menyesalkan tayangan reality show Hitam Putih di Trans7 yang dibawakan pesulap Deddy Corbuzier. Dalam acara yang mengundang keluarga masinis KRL yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki tersebut, Deddy malah membuat lawakan terhadap masalah kematian.

“Nggak mutu, Hitam Putih : Keluarga Korban Berduka Dibuat Lawakan” demikian status Blackberry Messengger Eva, Selasa (12/10/2013) malam. Selanjutnya Eva menceritakan, dalam percakapan Deddy di layar kaca dengan keluarga masinis, Deddy mengatakan, “Bapak ada pesan yang ingin disampaikan?” Kemudian keluarga masinis mengatakan, “Saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf kalau almarhum ada kesalahan semasa hidupnya, dan buat kita yang masih sehat, sebaiknya mempersiapkan diri, karena kita tidak pernah tau kapan kita akan dipanggil.” Namun, Deddy malah berkelakar, “Bapak aja duluan, kita sih ogah.” Penonton di studio TV pun tertawa. Bethe
Keluarga masinis pun kembali menjawab “Saya sih siap, anda (Deddy) mungkin belum siap.” Pesulap berkepala plontos itu pun kembali berkelakar “Mana ada orang yang siap.”

Eva sangat menyesalkan sikap Deddy tersebut. Pasalnya, seluruh keluarga masinis, bahkan seluruh jajaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), hingga semua warga sedang menaruh duka mendalam. Sementara kematian dianggap hanya candaan bagi Deddy.

“Saya sakit hati banget, nggak rela saja, duka keluarga para korban dijadikan bahan celaan atau lawakan,” ujar wanita yang juga pernah bekerja di stasiun televisi swasta ini.
Terkait #Deddy Corbuzier

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Siswanto
Sumber: Warta Kota

http://wartakota.tribunnews.com/2013/12/...rang-marah
----------------
Buat yang nonton Hitam Putih semalem (10/12) akus ependapat dg mbak Eva ini... Soalnya apa yg dikomentar mbak Eva scr serius tiba2 dicerocos atau disela terus2an gitulah ama si botak yg omongannya gak mutu itu..... Makin pancing emosi mlulu....
Sakit
Mohon maaf tapi tampaknya Mas Deddy musti ngerasa digiles CC 205 dulu... Kasian para kru udah ngorbanin diri malah dijadiin lawakan. Ya gak lucu

Back to topic
Bukannya yg ditabrak KRL tuh truk bensin ya?Kok di judul threadnya "truk elpiji"?
(11-12-2013, 05:34 PM)PJL_Hunter Wrote: [ -> ]
(11-12-2013, 04:14 PM)Dana Komuter Wrote: [ -> ]Home » Entertainment » Seleb
Ini Banyolan Deddy Corbuzier yang Bikin Orang Marah

Selasa, 10 Desember 2013 21:48 WIB
WARTA KOTA, JAKARTA - Juru bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabotabek Eva Chairunissa menyesalkan tayangan reality show Hitam Putih di Trans7 yang dibawakan pesulap Deddy Corbuzier. Dalam acara yang mengundang keluarga masinis KRL yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki tersebut, Deddy malah membuat lawakan terhadap masalah kematian.

“Nggak mutu, Hitam Putih : Keluarga Korban Berduka Dibuat Lawakan” demikian status Blackberry Messengger Eva, Selasa (12/10/2013) malam. Selanjutnya Eva menceritakan, dalam percakapan Deddy di layar kaca dengan keluarga masinis, Deddy mengatakan, “Bapak ada pesan yang ingin disampaikan?” Kemudian keluarga masinis mengatakan, “Saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf kalau almarhum ada kesalahan semasa hidupnya, dan buat kita yang masih sehat, sebaiknya mempersiapkan diri, karena kita tidak pernah tau kapan kita akan dipanggil.” Namun, Deddy malah berkelakar, “Bapak aja duluan, kita sih ogah.” Penonton di studio TV pun tertawa. Bethe
Keluarga masinis pun kembali menjawab “Saya sih siap, anda (Deddy) mungkin belum siap.” Pesulap berkepala plontos itu pun kembali berkelakar “Mana ada orang yang siap.”

Eva sangat menyesalkan sikap Deddy tersebut. Pasalnya, seluruh keluarga masinis, bahkan seluruh jajaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), hingga semua warga sedang menaruh duka mendalam. Sementara kematian dianggap hanya candaan bagi Deddy.

“Saya sakit hati banget, nggak rela saja, duka keluarga para korban dijadikan bahan celaan atau lawakan,” ujar wanita yang juga pernah bekerja di stasiun televisi swasta ini.
Terkait #Deddy Corbuzier

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Siswanto
Sumber: Warta Kota

http://wartakota.tribunnews.com/2013/12/...rang-marah
----------------
Buat yang nonton Hitam Putih semalem (10/12) akus ependapat dg mbak Eva ini... Soalnya apa yg dikomentar mbak Eva scr serius tiba2 dicerocos atau disela terus2an gitulah ama si botak yg omongannya gak mutu itu..... Makin pancing emosi mlulu....
Sakit
Mohon maaf tapi tampaknya Mas Deddy musti ngerasa digiles CC 205 dulu... Kasian para kru udah ngorbanin diri malah dijadiin lawakan. Ya gak lucu

Back to topic
jangan, sayang CC205 nya dong
(11-12-2013, 12:29 PM)Agung Mamat Wrote: [ -> ]
(11-12-2013, 11:22 AM)Batpod Wrote: [ -> ]
(11-12-2013, 11:07 AM)PJL_Hunter Wrote: [ -> ][spoiler]
(11-12-2013, 10:00 AM)benjoel Wrote: [ -> ]bismillah
Sosok Misterius, Pahlawan di Tragedi
Kereta Bintaro
Kecelakaan kereta Commuter Line yang bertabrakan
dengan mobil tangki bahan bakar menyisakan duka
yang dalam. Namun untunglah ada sosok-sosok
penyelamat sehingga jumlah korban bisa
diminimalisir.
Salah satu pahlawan yang tak diketahui namanya
hingga jadi sosok misterius diceritakan Eben Ezer
Sidari, wartawan Jaringnews yang juga jadi
penumpang saat kecelakaan terjadi. Ya, inilah kisah
pahlawan tanpa tanda jasa. Pahlawan yang tak perlu
sanjungan, cukup baktinya jadi penyelamat nyawa
banyak orang.
Senin pagi, 9 Desember 2013
Sampai beberapa menit setelah peristiwa tabrakan,
saya yakin sebagian besar penumpang kereta tidak
menyadari apa yang terjadi, seperti juga saya yang
sempat terduduk diam di dalam kereta. Keadaan yang
di luar dugaan. Kami yang berada di rangkaian
gerbong yang agak tengah, sama sekali belum tahu
apa yang berlangsung, tatkala kami merasakan
sentakan demi sentakan, seakan kereta dipaksa
berhenti, sebelum akhirnya kereta itu benar-benar tak
bergerak.
Semula saya menduga kereta sudah tiba di stasiun
Kebayoran setelah kami melalui stasiun Pondok
Ranji. Tetapi ketika melihat keluar dari jendela, saya
melihat di kanan-kiri rel kereta adalah pemukiman,
bukan bangunan stasiun, sebagaimana biasa. Saya
lebih risau setelah menyaksikan beberapa orang
sudah berlarian di sepanjang rel, berteriak-teriak,
tetapi dengan nada yang tidak jelas. Maklumlah,
pintu otomatis kereta masih terkunci. Dari jendela
kaca hanya sayup-sayup saja suara itu terdengar.
Makin kacau lagi pikiran saya ketika dari gerbong
bagian depan, saya melihat penumpang berduyun-
duyun dan berdesak-desakan masuk menerobos
melalui pintu penghubung. Semua dengan wajah
cemas, sebagian pucat, dan juga dengan teriakan.
Beberapa orang diantara mereka mencoba memukul
kaca, untuk memecahkannya agar bisa keluar dari
kereta. Tapi tak berhasil. Di dalam kereta memang
biasanya disediakan palu pemukul kaca dalam
keadaan darurat. Namun pada keadaan panik
demikian, kelihatannya tidak ada yang terpikir ke
sana.
Saya mulai menyadari ada yang tidak beres dalam
kereta, tetapi tetap belum tahu apa yang terjadi.
Sudah sejak tahun 2005 saya menggunakan jasa
commuter line bila hendak pergi kerja, tetapi baru kali
ini saya mengalami kepanikan yang seperti ini.
Untung saja penumpang di dalam kereta tidak
berjubel. Kereta ini berangkat dari stasiun Sudimara,
tempat saya naik, kira-kira pukul 11:00. Itu sebabnya
tak banyak penumpang. Tidak seperti pagi hari yang
berjubel sampai kita acap kali merasa seperti sesak
napas.
Makin berjalan waktu, makin ramai penumpang yang
merangsek masuk ke gerbong kami dan mendesak
untuk beranjak ke gerbong yang lebih belakang lagi.
Satu dua orang berusaha mendobrak pintu otomatis.
Tentu saja tak berhasil. Mereka kemudian kembali
merangsek ke gerbong yang lebih ke belakang lagi.
Saya pun mulai panik, saya ikut berdiri lalu beranjak
hendak menuju gerbong belakang. Siapa tahu di
sana ada pintu yang terbuka, pikir saya.
Namun tak berapa lama, seorang pria yang saya
sudah lupa wajahnya, dengan cepat mencoba
mencari sesuatu di bawah tempat duduk. Ia perlu
beberapa waktu untuk menemukannya. Lalu ia
menarik sesuatu di sana, dan perlahan-lahan
terdengar suara seperti embusan angin, seperti rem
angin truk-truk besar ketika ditarik. Bersamaan
dengan itu, saya melihat pintu keluar di gerbong kami
seperti terlepas. Saya menjangkau pintu itu, dan
memang dengan mudah bisa dibuka. Pintu pun
terbuka. Beberapa orang penumpang melompat, dan
saya juga.
Saya segera berlari menyelamatkan diri. Saya
menoleh ke arah depan kereta dan terlihat kobaran
api yang sangat besar diiringi beberapa kali
dentuman. Untuk menjangkau pemukiman, kami
harus memanjat karena rel kereta berada pada
cekungan yang cukup dalam. Beberapa penduduk
membantu kami untuk naik.
Sampai 15 menit pertama, penduduk sudah ramai
menyaksikan kebakaran kereta itu, tetapi belum dapat
berbuat apa-apa. Mereka juga ikut panik, sebab
khawatir api bisa juga menjalar ke pemukiman dan
melalap perumahan mereka. Apalagi menurut mereka,
tragedi Bintaro tahun 1980-an yang menewaskan
ratusan penumpang kereta ketika itu, juga berada di
sekitar lokasi. Saya akhirnya berlari menyelamatkan
diri ke rumah RT setempat, untuk menarik napas dan
sesudahnya kembali lagi ke TKP untuk mencoba
mencari tahu apa yang terjadi. Ketika saya mencoba
menelepon beberapa orang melalui ponsel, gagal
beberapa kali. Sinyal kelihatannya kurang
bersahabat.
Saya tidak ingat apakah pria yang berhasil
menemukan cara membuka pintu tersebut, ikut turun
dari kereta bersama saya atau tidak. Sekarang
setelah peristiwa itu berlalu, saya mulai berpikir,
jangan-jangan pria itu lah yang telah berjasa
membuka satu demi satu pintu di kereta, sehingga
dapat menghindarkan korban yang lebih banyak.
Saya mulai menduga-duga, mungkin pria itu sudah
bergerak dan bekerja dari mulai gerbang di depan,
berlanjut ke gerbang yang saya tumpangi, untuk
membukakan pintu secara darurat. Seingat saya, ia
sama sekali tidak banyak bicara. Seperti sudah
terlatih.
Saya juga mulai menduga-duga, jangan-jangan ia
tidak ikut turun bersama saya, tetapi melanjutkan
langkahnya ke gerbong lainnya, untuk melakukan hal
yang sama, membuka pintu otomatis yang dalam
keadaan normal, tak akan pernah membuka bila
masinis tidak menekan tombol otomatisnya.
Saya juga terpikir, bahwa seandainya kejadian ini
pada pagi hari, pasti yang tercipta adalah kepanikan
berlipat-lipat kali dari keadaan kemarin itu. Mungkin
akan banyak yang terinjak-injak karena semua
berusaha menyelamatkan diri. Upaya untuk
memecahkan kaca, seingat saya, tidak berhasil di
gerbong yang saya tumpangi. Dan sekali lagi, untung
saja ada pria yang saya tak bisa ingat lagi seperti
apa wajahnya, yang berhasil menemukan cara
membukakan pintu dan puluhan bahkan ratusan
penumpang, dapat segera meninggalkan kereta.
Dari Bahasa Sanskerta, kita mengadopsi kata phala-
wan menjadi pahlawan. Yaitu orang yang
menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi
bangsa, negara, masyarakat dan agama. Pahlawan
dikenal karena perbuatannya yang menonjol, penuh
keberanian dan pengorbanan untuk membela apa
yang dianggapnya benar dan perlu untuk bangsa
dan negaranya. Pejuang yang gagah berani.
Menurut saya, dia yang telah berhasil menemukan
cara membukakan pintu secara darurat itu adalah
juga pahlawan. Andai ia tak menemukan cara itu,
masih akan banyak penumpang yang terkurung di
dalam kereta.
[/spoiler]
Di hari yang awalnya berjalan biasa, saat yang tak terduga datang, ada saja sosok luar biasa yang ada diantara kita

Seingat saya memang ada tuas darurat pembuka pintu di bawah kursi tiap KRL, cuman tampaknya kurang dilabeli jadi susah ditemukan
Wah luar biasa. Mungkinkah beliau adalah petugas di KRL.
Menurut hemat saya, setiap KRL diberi petunjuk/cara bagaimana membuka pintu otomatis jika dalam keadaan darurat. Selama ini saya tidak menemukan hal tersebut di KRL plus diberi palu untuk memecahkan kaca.

kalo menurut saya sih mending katub pembuka pintu otomatis letaknya yang gampang di jangkau penumpang, trus juga di kasih stiker cara menggunakannya.

IMO Sebetulnya pemasangan stiker cara menggunakan katup pembuka pintu otomatis ada plus minusnya.. Plusnya kalau ada kejadian seperti PLH Bintaro 2 pintu bisa dibuka kalau lagi darurat.. Minusnya takut suka diisengin sama penumpang yang nggak bertanggung jawab, misalnya buka pintu otomatis karena di dalam KRL 'kegerahan' karena sesak kepenuhan..
CMIIW :Xie xie:
[spoiler]
(11-12-2013, 04:24 PM)Alwi Semboyan 35 Munawar Wrote: [ -> ]
(11-12-2013, 04:14 PM)Dana Komuter Wrote: [ -> ]Home » Entertainment » Seleb
Ini Banyolan Deddy Corbuzier yang Bikin Orang Marah

Selasa, 10 Desember 2013 21:48 WIB
WARTA KOTA, JAKARTA - Juru bicara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Commuter Jabotabek Eva Chairunissa menyesalkan tayangan reality show Hitam Putih di Trans7 yang dibawakan pesulap Deddy Corbuzier. Dalam acara yang mengundang keluarga masinis KRL yang terlibat kecelakaan dengan truk tangki tersebut, Deddy malah membuat lawakan terhadap masalah kematian.

“Nggak mutu, Hitam Putih : Keluarga Korban Berduka Dibuat Lawakan” demikian status Blackberry Messengger Eva, Selasa (12/10/2013) malam. Selanjutnya Eva menceritakan, dalam percakapan Deddy di layar kaca dengan keluarga masinis, Deddy mengatakan, “Bapak ada pesan yang ingin disampaikan?” Kemudian keluarga masinis mengatakan, “Saya hanya ingin menyampaikan permohonan maaf kalau almarhum ada kesalahan semasa hidupnya, dan buat kita yang masih sehat, sebaiknya mempersiapkan diri, karena kita tidak pernah tau kapan kita akan dipanggil.” Namun, Deddy malah berkelakar, “Bapak aja duluan, kita sih ogah.” Penonton di studio TV pun tertawa. Bethe
Keluarga masinis pun kembali menjawab “Saya sih siap, anda (Deddy) mungkin belum siap.” Pesulap berkepala plontos itu pun kembali berkelakar “Mana ada orang yang siap.”

Eva sangat menyesalkan sikap Deddy tersebut. Pasalnya, seluruh keluarga masinis, bahkan seluruh jajaran PT. Kereta Api Indonesia (Persero), hingga semua warga sedang menaruh duka mendalam. Sementara kematian dianggap hanya candaan bagi Deddy.

“Saya sakit hati banget, nggak rela saja, duka keluarga para korban dijadikan bahan celaan atau lawakan,” ujar wanita yang juga pernah bekerja di stasiun televisi swasta ini.
Terkait #Deddy Corbuzier

Penulis: Ahmad Sabran
Editor: Siswanto
Sumber: Warta Kota

http://wartakota.tribunnews.com/2013/12/...rang-marah
----------------
Buat yang nonton Hitam Putih semalem (10/12) akus ependapat dg mbak Eva ini... Soalnya apa yg dikomentar mbak Eva scr serius tiba2 dicerocos atau disela terus2an gitulah ama si botak yg omongannya gak mutu itu..... Makin pancing emosi mlulu....
Sakit

mungkin kalau masinis terkait adalah keluarganya adalah lain ceritanya, ni orang kagak merasakan apa yang dirasakan kita semua, tapi et dah, udahlah kagak usah ngurusin orang macam gini, lebih baik rekan-rekan kembali bangkit dan komitmen khususnya kepada rekan-rekan almarhum di PT. Sepur, mari kembali melayani masyarakat pengguna KA, yang tidak lain adalah sebagai penghormatan kepada jasa 3 rekan yang sudah terlebih dulu gugur dalam tugas...Terharu
[/spoiler]

Saya nonton langsung ini.. dan omongan mba eva selalu dipotong.. ngotot kaya gitu.. tapi namanya aja orang awam terhadap kereta..
Susah mau berbicara mengenai PJL Bintaro ini, letaknya yang dikelilingi persimpangan belum lagi dari arah PDJ menikung sehingga pandangan masinis tidak bisa jauh begitu pula orang yang akan menyeberang memiliki pandangan terbatas (dari arah PDJ), waktu Tragedi 1 mungkin tidak sesanter pemberitaan di media elektronik seperti sekarang tapi nyawa melayang yang membuat sedih. Kenapa harus terulang lagi, kebutuhan flyover atau underpass akankah harus menimbulkan korban terlebih dahulu? Sudah sering nyawa melayang di lintas ini,jangan sampai ini terus berulang...Sedih, sebagai RF yang sering hunting di PJL ini hanya bisa berdoa "mari kita doakan para korban semoga diberikan tempat di syurga seta amal selama hidupnya diterima oleh Allah swt., Amin ya Rabbal alaminSedih"
denger-denger nama pegawai KAI yg gugur di tragedi ini mau diabadikan jadi nama balai pelatihan PT. KAI ya? Saya sih setuju. Kalo temen2 setuju juga kah? Tapi kalo ngomongin soal kru yg jadi korban PLH dari dulu sebenernya banyak ya. Cuma baru denger sekarang yg namanya bakal diabadikan
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20