11-10-2010, 05:16 AM
Barusan dapet info dari detik.com ada 20 kereta yang ada dijalur 7,6,5 kebakar, sbagian stasiun rangkasbitung ada juga yang kebakar.. Monggo didiskusikan disini segala detailnya...
Quote:Kereta Terbakar di St Banten
Api Makin Besar, 13 Gerbong Lainnya Ikut Terbakar
Tujuh gerbong Kereta Api yang sedang parkir di Stasiun Rangkasbitung, Lebak, Banten, ludes terbakar. Gerbong-gerbong yang berdekatan juga ikut terbakar. Total jumlah gerbong yang terbakar mencapai 20 buah.
"Saya sudah deket lokasi sekarang, ternyata banyak yang kebakar, ada 20 gerbong," kata salah satu warga, Asep saat dihubungi detikcom, Senin (11/10/2010).
Asep menututurkan, stasiun ini memiliki tujug rel. Kebakaran pertama, lanjut Asep, terjadi di rel nomor tujuh.
"Terus merembet ke rel nomor enam dan lima," lanjutnya.
Gerbong yang paling banyak terbakar, menurut Asep, terletak di rel nomor 5. Petugas pemadam kebakaran dan warga hingga kini masih terus berusaha bahu membahu memadamkan api.
Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 01.40 WIB. Belum ada informasi apakah ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun sebagian stasiun ini juga ikut terbakar.
http://www.detiknews.com/read/2010/10/11...n991102605


Quote:Ribuan Orang Terlantar di Rangkasbitung
Kompas
[Ribuan Orang Terlantar di Rangkasbitung] Ribuan Orang Terlantar di Rangkasbitung
LEBAK, KOMPAS.com - Ribuan calon penumpang Rangkasbitung-Jakarta terlantar di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, akibat 25 gerbong kereta terbakar, Senin (11/10/2010) sekitar pukul 01.45. Pantauan di Stasiun Rangkasbitung, calon penumpang yang hendak bekerja ke Jakarta dan Tangerang menumpuk karena mereka tidak terangkut KA Ekpress yang berangkat pukul 06.00 WIB.
Ribuan penumpang hingga kini menunggu kejelasan pihak Stasiun Rangkasbitung untuk meminta bantuan rangkaian gerbong dari Jakarta. Hari Senin, penumpang cukup padat karena mulai masuk bekerja. Sebagian penumpang lainnya membatalkan keberangkatan ke Jakarta.
"Kami tidak berani naik angkutan kereta karena dalam gerbong melebihi kapisatas," kata Bagaskara seorang penumpang di Stasiun KA Rangkasbitung. Penumpang lainnya bernama Ujang mengatakan, pihaknya terpaksa hari ini tidak masuk kerja karena khawatir terjadi kecelakaan setelah melihat ribuan penumpang padat dan saling berdesak-desakan di dalam gerbong KA Ekpress Jaya.
Menurut dia, kebakaran kereta tersebut tentu penumpang merasa terpukul karena angkutan bus Rangkasbitung-Jakarta banyak yang tidak beroperasi karena kondisi jalan Rangkasbitung-Cikande rusak berat. "Kalau mau pergi ke Jakarta kita harus melewati Serang," ujarnya.
Begitu pula, Herman (40) seorang calon penumpang mengaku pihaknya hingga kini masih menunggu adanya bantuan kereta setelah tidak tertampung oleh KA Ekpress Rangkasbitung Jaya. "Kami, Senin ini pekerjaan sangat penting sehingga harus pergi ke Jakarta," katanya.
Berdasarkan keterangan Petugas Perjalanan Kereta Api (PPKA) Stasiun Rangkasbitung angkutan kereta yang sudah dioperasikan Rangkasbitung-Jakarta sebanyak tiga lokomotif. Ketiga lokomotif mulai berangkat pukul 04.05 WIB dengan mengangkut lima gerbong, lokomotif kelas ekonomi pukul 05.00 WIB mengangkut 12 gerbong dan lokomotif Ekpress Rangkas Jaya mengangkut 12 gerbong pukul 06.00 WIB.
Sementara itu, Wakil Kepala Stasiun Rangkasbitung saat dikonfirmasikan ia tidak berani memberikan keterangan soal kebakaran tersebut. "Kami serahkan masalah ini ke Daop I Jakarta," katanya.