11-10-2010, 04:14 PM
Ada lagi beritanya, komentar pak Menhub
"Sumber Berita"
Menhub Duga Puluhan Gerbong Sengaja Dibakar
![[Image: gerbongterbakar1.jpg]](http://www.surya.co.id/images/2010/10/gerbongterbakar1.jpg)
Kondisi K3 yang terbakar di Rangkasbitung
JAKARTA I SURYA Online - Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi menduga terdapat unsur kesengajaan alias sabotase dalam peristiwa terbakarnya sekitar 25 gerbong kereta api (KA) di Stasiun Rangkasbitung, Banten, Senin (11/10/2010) dini hari tadi. Sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, Freddy mengatakan kereta yang dalam keadaan tidak bergerak itu pada kondisi baik sebelum terbakar.
“Kereta dalam keadaan baik dan diam, belum bergerak. Kemudian terjadi kebakaran itu. Makanya saya minta kepolisian dalam hal ini coba didalami yang benar karena ini menurut saya ada unsur kesengajaan, karena kok terbakar sekaligus 17 gerbong,†tuturnya.
Meski demikian, lanjut dia, kepolisian sampai saat ini masih melakukan pendalaman dan belum berani menyimpulkan apakah memang ada unsur kesengajaan dalam musibah tersebut. Namun, Freddy sudah mendapatkan pengakuan dari pihak PT Kereta Api bahwa pengawasan di Stasiun Rangkasbitung memang masih lemah sehingga rangkaian kereta terparkir tidak bergerak pada malam hari sering digunakan sebagai tempat menginap.
Kurang Baik
“Tapi yang pasti pihak kereta api juga mengakui bahwa pengawasan di situ memang masih lemah, sehingga kereta api itu sering dipakai untuk tidur dan sebagainya. Itu juga dari aspek keamanan kan kurang baik,†jelasnya.
Untuk itu, Freddy berharap Polda Banten dapat menyelidiki peristiwa tersebut sampai tuntas guna mengetahui penyebab terbakarnya 17 gerbong kereta jurusan Rangkasbitung-Tanah Abang pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dan baru bisa dipadamkan menjelang subuh itu.
Di pihak lain, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mencari solusi guna mengatasi terlantarnya penumpang kereta api Rangkasbitung-Tanah Abang akibat kejadian tersebut. Pasalnya, ribuan calon penumpang Rangkasbitung-Jakarta sempat telantar di Stasiun Rangkasbitung. Mereka, antara lain, calon penumpang yang hendak bekerja ke Jakarta dan Tangerang menumpuk karena tidak terangkut KA Ekpress yang berangkat pukul 06.00 WIB.
Sumber
Menhub Duga Puluhan Gerbong Sengaja Dibakar
![[Image: gerbongterbakar1.jpg]](http://www.surya.co.id/images/2010/10/gerbongterbakar1.jpg)
Kondisi K3 yang terbakar di Rangkasbitung
JAKARTA I SURYA Online - Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi menduga terdapat unsur kesengajaan alias sabotase dalam peristiwa terbakarnya sekitar 25 gerbong kereta api (KA) di Stasiun Rangkasbitung, Banten, Senin (11/10/2010) dini hari tadi. Sebelum mengikuti rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, Freddy mengatakan kereta yang dalam keadaan tidak bergerak itu pada kondisi baik sebelum terbakar.
“Kereta dalam keadaan baik dan diam, belum bergerak. Kemudian terjadi kebakaran itu. Makanya saya minta kepolisian dalam hal ini coba didalami yang benar karena ini menurut saya ada unsur kesengajaan, karena kok terbakar sekaligus 17 gerbong,†tuturnya.
Meski demikian, lanjut dia, kepolisian sampai saat ini masih melakukan pendalaman dan belum berani menyimpulkan apakah memang ada unsur kesengajaan dalam musibah tersebut. Namun, Freddy sudah mendapatkan pengakuan dari pihak PT Kereta Api bahwa pengawasan di Stasiun Rangkasbitung memang masih lemah sehingga rangkaian kereta terparkir tidak bergerak pada malam hari sering digunakan sebagai tempat menginap.
Kurang Baik
“Tapi yang pasti pihak kereta api juga mengakui bahwa pengawasan di situ memang masih lemah, sehingga kereta api itu sering dipakai untuk tidur dan sebagainya. Itu juga dari aspek keamanan kan kurang baik,†jelasnya.
Untuk itu, Freddy berharap Polda Banten dapat menyelidiki peristiwa tersebut sampai tuntas guna mengetahui penyebab terbakarnya 17 gerbong kereta jurusan Rangkasbitung-Tanah Abang pada Senin dini hari sekitar pukul 01.00 WIB dan baru bisa dipadamkan menjelang subuh itu.
Di pihak lain, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mencari solusi guna mengatasi terlantarnya penumpang kereta api Rangkasbitung-Tanah Abang akibat kejadian tersebut. Pasalnya, ribuan calon penumpang Rangkasbitung-Jakarta sempat telantar di Stasiun Rangkasbitung. Mereka, antara lain, calon penumpang yang hendak bekerja ke Jakarta dan Tangerang menumpuk karena tidak terangkut KA Ekpress yang berangkat pukul 06.00 WIB.
Sumber






), atau yang suka tantangan naik yang berangkat dari kota jam 15.10....