15-04-2014, 02:43 AM
15-04-2014, 06:24 AM
Almarhum bapak aku tahun 1962 msh sempet ngerasain wkt msh pd bocah dari Harmoni ke mana... gitu katanya... Saat2 terakhir menjelang ajalnya si trem kala itu yah...
15-04-2014, 04:06 PM
(15-04-2014, 02:43 AM)antonius_123 Wrote: [ -> ]trem listrik di Jakarta dihapus sekitar tahun 1960, 15 tahun sesudah merdeka, karena Indonesia waktu itu kekurangan listrik.
kalo kurang setrum kenapa gak balik pake stoomtram lagi pak? atau ditarik pake lok diesel.
fatal sekali jalur trem dihabisi tanpa ada moda pengganti yang setara. paling tidak, tremnya boleh hilang tapi jalurnya kan bisa dipakai untuk jalur khusus bus (misalnya busway seperti sekarang ini). nanti suatu saat jika negaranya makmur kembali, jalur tremnya bisa dihidupkan kembali.
bukannya malah diganti oplet dan bus kota tak berjalur khusus.

15-04-2014, 05:05 PM
gak tahu kenapa gak ganti uap ato diesel.
16-04-2014, 02:38 PM
trem di hapus bukan karena kekurangan listrik namun dihapus karen alasan yang sangat tidak masuk akal ! pada saat itu pemerintah ordelama sedang tinggi tingginya rasa nasionalismenya karena belum lama merdeka dan sangat anti dengan produk produk barat. karena trem dianggap dengan produk barat bung karno sangat tidak suka karena dianggap tidak cocok dengan budaya dan kultur indonesia. dan pertimbanganya juga karena biaya bongkarnya lebih besar dari pada dengan di timbun aspal.
17-04-2014, 12:57 AM
(16-04-2014, 02:38 PM)dedy vh Wrote: [ -> ]trem di hapus bukan karena kekurangan listrik namun dihapus karen alasan yang sangat tidak masuk akal ! pada saat itu pemerintah ordelama sedang tinggi tingginya rasa nasionalismenya karena belum lama merdeka dan sangat anti dengan produk produk barat. karena trem dianggap dengan produk barat bung karno sangat tidak suka karena dianggap tidak cocok dengan budaya dan kultur indonesia. dan pertimbanganya juga karena biaya bongkarnya lebih besar dari pada dengan di timbun aspal.Ah bukan itu. Yang waktu itu dianggap sangat merusak budaya adalah film2 Barat, lagu2 Barat, rok2 mini dll. Kereta api, trem gak pernah disebut. Kereta api, pesawat kan semua produkt barat.
17-04-2014, 10:53 AM
dari sumber yang saya baca memang begitu alasan salah satunya.
17-04-2014, 02:20 PM
Bukan barat lebih ke anti belandaisme apalagi pas itu abis merdeka dr belanda
17-04-2014, 06:05 PM
betul, waktu itu anti belanda sekali. Perayaan2 yang typical belanda dilarang. Majalah2 belanda gak boleh masuk semua. Permulaannya bung Karno gak anti Amerika, dia malah sering ke Amerika. Tiba2, gak tahu kenapa, dia juga anti Amerika sekali trus condong ke Rusia.
17-04-2014, 06:38 PM
(17-04-2014, 06:05 PM)antonius_123 Wrote: [ -> ]betul, waktu itu anti belanda sekali. Perayaan2 yang typical belanda dilarang. Majalah2 belanda gak boleh masuk semua. Permulaannya bung Karno gak anti Amerika, dia malah sering ke Amerika. Tiba2, gak tahu kenapa, dia juga anti Amerika sekali trus condong ke Rusia.
setahu saya bung karno dekat sama jfk. mungkin karena partai demokrat yang ideologinya cenderung sedikit "sosialis" ketimbang republiken yang kapitalis "totok". setelah jfk terbunuh, pupuslah kemesraan indonesia-usa dimasa orla.
----------------
btt, trem jakarta juga kurang beruntung. aset bvm dinasionalisasi ke ppd yang dikuasai pemda jakarta. makanya begitu jalur trem jakara digusur pemda, ya sudah tidak bisa berbuat banyak. lha wong itu aset mereka. bandingkan dengan trem surabaya, aset ojs dikuasai pjka>>> pt. kai. di daerah lain juga begitu, bekas jalur trem diakuisisi kedalam aset pt. kai.
kalau aset dikuasai pt. kai jalur masih bisa awet karena untuk menggusur/menghapus jalur jadi agak sulit karena aset bukan milik pemda setempat. mungkin bisa digusur setelah ada deal soal tukar guling/ruislag.
just imho.