19-02-2011, 11:36 PM
Quote:Tanggul Lumpur Lapindo Kembali Longsor
Sabtu, 19 Februari 2011 | 13:24 WIB
Tanggul penahan luberan lumpur Lapindo di pinggir jalan Raya Porong Sidoarjo, Jatim. ANTARA/Eric Ireng
TEMPO Interaktif, Sidoarjo--Tanggul penahan lumpur Lapindo kembali longsor, Sabtu(19/2). Longsoran tanggul itu menyebabkan bronjong yang terbuat dari tumpukan batu untuk menahan tanggul juga ambrol. Bronjong berjatuhan ke bawah, nyaris menutup jalur rel kereta api yang berjarak sekitar 3 meter dari tanggul. Lokasi tanggul longsor berada di titik 22 sepanjang 100 meter. "Tanggul longsor akibat penurunan permukaan tanah. Tanggul labil," kata Achmad Khusairi, Juru Bicara Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo(BPLS), Sabtu (19/2).
Tim geohazard dari BPLS tengah meneliti penyebab longsoran. Mengingat, selama sebulan terakhir terjadi dua kali longsoran. Apalagi, tanggul yang dibangun sejak 2007 ini ketinggiannya mencapai batas maksimal setinggi 11 meter. Tanggul seluas 640 hektare ini juga telah melampaui kapasitas tampungan.
Longsoran tanggul Lapindo ini tak mengganggu perjalanan kereta. Namun, PT Kereta Api Daerah Operasional 8 Surabaya menurunkan tim untuk mengawasi jalur kereta. Sebelumnya, longsoran tanggul menganggu perjalanan kereta. Sejumlah jadwal keberangkatan kereta ditunda hingga jalur kembali aman. "Kecepatan dibatasi maksimal 5 kilometer per jam," kata juru bicara PT Kereta Api Daerah Operasi XVII Surabaya Heri Winarno.
Ia menilai jalur kereta masih aman. Petugas yang diturunkan sebanyak delapan orang, berjaga di tanggul sekitar Siring, Katirejo, dan Ketapang. Mereka terus memeriksa dan meneliti jalur kereta, rel dan bantalan dari ancaman penurunan permukaan tanah.
Hari menilai jalur tersebut tergolong rawan, ancaman rel amblas dan tanggul kebol terus menghantui perjalanan kereta. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menyiapkan batu urung untuk bantalan rel di sekitar jalur kereta di Porong. Tujuannya, untuk memperkuat jalur rel dari ancaman longsor susulan akibat pergerakan tanah. “Kami sudah menyiapkan batu kricak, dipasang di bawah bantalan rell,†ujarnya.
EKO WIDIANTO

.

![[Image: sda.jpg]](http://i531.photobucket.com/albums/dd356/sulovyo/sda.jpg)

![[Image: tarikn.jpg]](http://img833.imageshack.us/img833/1121/tarikn.jpg)
