Bukane pesimis ane bos tapi ibarat pepatah bagai TUMO merindukan BULAN. Hehehe n ane yaqin,haqqul yaqin,ainul yaqin, dan mas yaqin seluruh indonesia itu sangat mustahal,mustajab,bin muskil kolo sampai terjadi di indonesia. Bukane ane meremehkan kemampuane bangsa kita. Tapi perlu melakukan revolusi besar2an unt bikin sarana n prasarana wat sincan n tgv bin pvc hehehe. Wong kita melakukan evolusi kearah lebih baik aja belum contoh apa PT. Kereta Api Indonesia (Persero) dan NEGARA sudah sanggup menjaga aset2nya. Padahal kita cuma mewarisi asetnya PENJAJAH. Ingat NEGARA dan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tak pernah membangun SARANA KA. Malah yg ada membiarkan ASET tsb terbengkalai. Hehehe Sory semuanya
(06-11-2009, 11:56 PM)Semutsdt Wrote: Bukane pesimis ane bos tapi ibarat pepatah bagai TUMO merindukan BULAN. Hehehe n ane yaqin,haqqul yaqin,ainul yaqin, dan mas yaqin seluruh indonesia itu sangat mustahal,mustajab,bin muskil kolo sampai terjadi di indonesia. Bukane ane meremehkan kemampuane bangsa kita. Tapi perlu melakukan revolusi besar2an unt bikin sarana n prasarana wat sincan n tgv bin pvc hehehe. Wong kita melakukan evolusi kearah lebih baik aja belum contoh apa PT. Kereta Api (Persero) dan NEGARA sudah sanggup menjaga aset2nya. Padahal kita cuma mewarisi asetnya PENJAJAH. Ingat NEGARA dan PT. Kereta Api (Persero) tak pernah membangun SARANA KA. Malah yg ada membiarkan ASET tsb terbengkalai. Hehehe Sory semuanya
emangnya yang bikin jalur citayam-nambo, flyover beos-manggarai, itu siapa? yang pasti bukan kumpeni.
07-11-2009, 11:53 AM (This post was last modified: 07-11-2009, 11:54 AM by Semutsdt.)
Banyakan mana jalur yg dibuang ama yg dibuat hehehe bnyk yg dibuang mas .
Banyakan mana jalur yg dibuang ama yg dibuat hehehe bnyk yg dibuang mas . Oot bek tu mas topik yuk
jalurnya gak dibuang. cuma dibikin "mati suri" saja kok. kapan2 bisa dibangkitkan lagi. jadi sebenernya aset negara tidak bakalan hilang. kecuali memang sengaja dijual kepada pihak lain.
,
masalah HST, saya sih setuju2 aja. tapi masuk gak itung2 an bisnisnya? apakah mau masyarakat indonesia membayar 1,5 jut untuk naik TGV/shinkansen dari jakarta ke surabaya dengan 3 jam waktu tempuh? kalau harga tiket pesawat jauh lebih murah, saya yakin gak ada yang mau naik ini kereta.
07-11-2009, 12:14 PM (This post was last modified: 07-11-2009, 12:24 PM by Semutsdt.)
Satu lagi jangan bermimpi dah bakalan ada SINCAN MA Pipa TGV BIN PVC,di indonesia lha wong dng Argo Bromo, dan argo laine aja sering anjlok, palagi SINCAN MA PVC. Yg penting benahi aja dng baik jangan sampai ada kecelakaan KA lagi, OPTIMALKAN LOKOMOTIF KITA BAGAIMANA SUPAYA BISA MELAJU DNG KEC 100-120KM, tapi tetap AMAN,NYAMAN, karena kalo ane melihat sekarang, KA kita ntu mengalami kemunduran, dari TASPAT yg dikurangi, padahal Tehnologi dah mendukung. Liat tu Argo bromo thn 1995 namanya JS950. Tapi sekarang JS11-12JAM. Hehehe lha wong menjaga ketepatan waktu aja kagak bisa, malah sering anjlok.kok malah PEJABATNYA MAU MENGHAYAL KA SUPERCEPAT,HEHEHE. Negara/Swasta belum akan mau ntuk inves KA DINEGRI KITA untuk 50thn kedepan,
Kata siapa aset PT. Kereta Api Indonesia (Persero) tidak ilang mas. Neh contohnya : SDT ARAH UTARA MENUJU MARKAS BESAR TNI AL. Hilang tak berbekas. Kampung GRANTING SDT namanya Dongki tempat mandinya LOKO UAP, SKR JADI KAMPUNG PADAT PENDUDUK, REL MULAI KALIGAWE SAMPAI DEMAK-KUDUS LIAT UDAH JADI pelebaran Jalan Pantura. Hehehe ::
kalo itu sih masalahnya bukan di hst nya cak, tapi operatornya. belum tentu lho kalo operatornya beda hasilnya akan sama.
sekarang begini saja. mungkin mimpi ada hst masih jauh ya. tapi yang paling dekat adalah mrt nya jakarta. tahun depan dimulai pembangunan, 2014 insya allah rampung. iku nek gak molor waktune. pengelolanya jmrt. nanti kita bandingkan saja kinerjanya lebih bagus mana jmrt atau pt. kcj dalam mengelola ka komuter di indonesia.
17-11-2009, 12:10 AM (This post was last modified: 17-11-2009, 12:11 AM by peseg5.)
(07-11-2009, 12:04 PM)ady_mcady Wrote: jalurnya gak dibuang. cuma dibikin "mati suri" saja kok. kapan2 bisa dibangkitkan lagi. jadi sebenernya aset negara tidak bakalan hilang. kecuali memang sengaja dijual kepada pihak lain.
,
masalah HST, saya sih setuju2 aja. tapi masuk gak itung2 an bisnisnya? apakah mau masyarakat indonesia membayar 1,5 jut untuk naik TGV/shinkansen dari jakarta ke surabaya dengan 3 jam waktu tempuh? kalau harga tiket pesawat jauh lebih murah, saya yakin gak ada yang mau naik ini kereta.
Untuk pertanyaan diatas saya jawab YA, masyarakat Indonesia MAU saja dan pasti akan banyak pangsa pasarnya untuk bayar 1,5 juta naik KA super cepat dari JKT-SBY. KA vs pesawat itu dari dulu sudah punya target marketnya sendiri2, betul dua moda itu juga head to head, tetapi dua2nya juga punya keunggulan dan kelemahan masing2 dan komunitas penggemarnya. Dan tentunya saat lebaran, apapun modanya pasti tetap akan dicari tiketnya semahal apapun.
Terakhir berkaitan dengan sensasi, kalau pesawat kecepatan tinggi di udara itu biasa, tetapi KA super ngebut di darat, nah disinilah sensasi dan pengalaman yang langka...
The only thing necessary for the triumph of evil is for good man to do nothing.
(Edmund Burke 1729-1797)
Jika jalur Trans Jawa sudah terealisasikan,,, otomatis Shinkansen versi Indonesia harus segera d luncurkan guna persaingan N Jakarta-Cirebon bukan 2 jalur lg tp mst 4 jalur agar kereta cepat seperti Argo Shinkansen mempunyai jalur sendiri...