(11-04-2010, 09:36 AM)BAMBANG EKO Wrote: Kok Rangkaiannya makin pendek saja kan biasanya minimal bawa 4-5 KD , apakah okupansinya turun atau pada foto hanya lagi tes jalan kah ?
ini kaligung ekonomi pak bambang, biasanya pake KRDi. hari ini (11/04) malah ditarik lok...
Saat diluncurkan dulu Kaligung memang murni KRD dan pada fotonya Om D 30180 gerbong striping oren keknya mantan New Kaligung yang kemudian di hibahkan ke Pandanwangi. Pernah terdengan Wacana akan dirangkai dengan rangkaian Eksekutip , artinya KA Kaligung Bisnis sekaligus Eksekutip . sampai dimanakah wacana Tsb , mohon pencerahannya Gan. Trus KRDI Kaligung Ekonomi lagi rusakkah ?
11-04-2010, 10:39 AM (This post was last modified: 11-04-2010, 10:48 AM by D30180.)
(11-04-2010, 10:27 AM)BAMBANG EKO Wrote: Saat diluncurkan dulu Kaligung memang murni KRD dan pada fotonya Om D 30180 gerbong striping oren keknya mantan New Kaligung yang kemudian di hibahkan ke Pandanwangi. Pernah terdengan Wacana akan dirangkai dengan rangkaian Eksekutip , artinya KA Kaligung Bisnis sekaligus Eksekutip . sampai dimanakah wacana Tsb , mohon pencerahannya Gan. Trus KRDI Kaligung Ekonomi lagi rusakkah ?
benar sekali, dulu sekitar tahun 1999 kaligung memang memakai KRD dengan strip orange seperti K3. baru tahun 2004 Kaligung Bisnis muncul, dan bertahan hingga sekarang. untuk wacana kaligung bisnis akan ditambah rangkaian K1 belum terdengar, kalo mau ditambah rangkian K1 brarti DAOP IV harus mangkaji tarif kaligung bisnis dulu. tarif bisnis dengan 25rb, kira2 tarif eksekutifnya berapa ya? jika 40 - 50rb apakah akan laku?
Pernah saat di tasyun Tegal mo ke Semarang ketinggalan Kaligung , padahal cuma 2 menit . Solusipun dicari . Ternyata Tasyun Tegal ( Saat th 2006 ) ternyata juga menjual Tiket KA Kamandanu ke Semarang , Jadilah berangkat dengan tarip Rp 50.000 , Kondisi Ruangan KA lumayan , ada sekitar 10 orang yg naik KA Kamandanu ini dari Tegal ke SMG . Berangkat dari hal ini kalau saja dikelola dengan profesional , merangkai satu gerbong klas Eksekutip pada rangkaian Kaligung keknya memungkinkan . yang sulit adalah bagaimana meningkatkan , menjaga mutu pelayanan kok Mas . masyarakat kita ini kan heterogen , berasal dari pelbagai lapisan.
Pernah saat di tasyun Tegal mo ke Semarang ketinggalan Kaligung , padahal cuma 2 menit . Solusipun dicari . Ternyata Tasyun Tegal ( Saat th 2006 ) ternyata juga menjual Tiket KA Kamandanu ke Semarang , Jadilah berangkat dengan tarip Rp 50.000 , Kondisi Ruangan KA lumayan , ada sekitar 10 orang yg naik KA Kamandanu ini dari Tegal ke SMG . Berangkat dari hal ini kalau saja dikelola dengan profesional , merangkai satu gerbong klas Eksekutip pada rangkaian Kaligung keknya memungkinkan . yang sulit adalah bagaimana meningkatkan , menjaga mutu pelayanan kok Mas . masyarakat kita ini kan heterogen , berasal dari pelbagai lapisan.
kalo argo muria tarifnya 60rb dari Tegal/Pekalongan - SMT, ya mungkin bisa saja kalo mau mengelola dengan baik.