Posts: 13
Threads: 0
Joined: Aug 2013
Reputation:
0
Posts: 1,725
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
32
![[Image: 14948868548_fb74d2f5e0_o.jpg]](https://farm6.staticflickr.com/5596/14948868548_fb74d2f5e0_o.jpg) [/url]
mungkin, nanti kalo sudah dibangun dan trans sumatera sudah jadi, bakalan seperti ini yah jadinya. nemu di:
[spoiler]
http://www.riaupos.co/916-opini-railway,...AcX3MWSzsY
[/spoiler]
Posts: 1,725
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
32
23-01-2015, 05:47 PM
(This post was last modified: 23-01-2015, 05:48 PM by triez_RF Cirebon.)
kabar terbaru nih, mudah-mudahan bisa cepet-cepet Joyridenya.
Jalur Kereta Api Trans-Sumatera Segera Dibangun
PADANG, KOMPAS.com - Jalur kereta api Trans Sumatera sepanjang 1.400 kilometer akan segera dibangun. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Perhubungan Ignasius Johan, Kamis (22/1/2015) malam, saat berkunjung ke Padang, Sumatera Barat.Â
Menurut Jonan, pemerintah sudah menganggarkannya pada APBN 2015. Namun, belum diketahui persis besar biaya yang akan dihabiskan dalam pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera ini.Â
"Tiap tahun kita akan menganggarkannya di APBN. Diprekirakan jalur kereta api ini akan segera selesai selambat - lambatnya dalam 5 tahun", ujar Johan.
Jalur Kereta api ini akan dibangun dari Rantau Prapat Sumatera Utara, hingga Tapan Provinsi Lampung. Selain ke dua provinsi tersebut, jalur kereta api ini juga akan melewati Provinsi Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Provinsi Bengkulu.
"Dengan adanya jalur kereta api ini, diharapkan akan lebih banyak angkutan yang tersedia baik bagi orang maupun barang", tambah Johan.
SUMBER:
http://regional.kompas.com/read/2015/01/...a.Dibangun
Posts: 3,087
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
27
06-02-2015, 10:44 AM
(This post was last modified: 06-02-2015, 10:49 AM by Dana Komuter.)
Januari 2015 :
Home / Ekonomi / Berita Bisnis
Jokowi Garap Jalur Kereta Rantau Prapat-Sawahlunto Rp 30 T
Gentur Putro Jati, CNN Indonesia
Rabu, 28/01/2015 13:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan bersiap memulai pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera yang menghubungkan Rantau Prapat, Sumatera Utara sampai Sawahlunto, Sumatera Barat sepanjang 1.400 kilometer (km). Proyek senilai Rp 30triliun tersebut akan dibangun secara bertahap dengan target penyelesaian dalam 5 tahun ke depan. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sendiri telah meneken kesepakatan kerjasama pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dengan 5 Gubernur yang akan mem-bantu pembebasan lahan untuk proyek tersebut. Mereka adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan.
Secara lebih detail, jalur kereta api Trans Sumatera akan melintasi beberapa kota di 5 provinsi tersebut yaitu Rantau Prapat – Pinang – Duri – Dumai – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban dan Sawah Lunto. Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko memastikan Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan sebagian dana pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dalam RAPBNP 2015. “Kalau lahan sudah siap, langsung dibangun. Selain itu pemerintah perlu menyelesaikan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) untuk setiap jalur tersebut. Yang sudah siap dibangun adalah jalur antara Rantau Prapat sampai Kota Pinang. Desain sudah ada, tinggal pembebasan lahan tahun ini,â€tutur Hermanto. Nantinya, lanjut Hermanto, jalur kereta api Trans Sumatera akan terintegrasi dengan pelabuhan - pelabuhan. “Untuk daerah Riau, ada 3 pelabuhan yang akan kita hubungkan, yaitu Dumai, Buton dan Kuala Enok,â€tuturnya.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung Penyelenggaraan Perkeretaapian yang terpadu, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.
(gen)
Sumber :
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/2015...o-rp-30-t/
Febuari 2015 :
Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero): PMN Batal, Rel Trans Sumatera Tidak Jalan
Safyra Primadhyta, CNN Indonesia
Kamis, 05/02/2015 16:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) terancam tidak dapat melanjutkan proyek rel Trans Sumatera apabila Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak memberikan persetujuan atas usulan Penyertaan Modal Negara (PMN ) senilai Rp 2,75triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2015. "Silakan diberikan atau tidak diberikan, yang jelas kalau tidak diberikan proyek Trans Sumatera tidak jalan,"ujar Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro kepada CNN Indonesia, Kamis (5/2).
Sebagai informasi, rencananya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengalokasikan dana PMN tersebut untuk membangun perlintasan Trans Sumatra sepanjang 2.168 kilometer di kawasan ekonomi khusus Sei Mangke, Sumatera Utara. Proyek tersebut membutuhkan biaya sekitar Rp 64triliun. Sementara itu, DPR sampai saat ini masih mengkaji lebih dalam usulan PMN tersebut, mengingat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masuk dalam daftar BUMN yang belum menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan potensi mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 19miliar.
Edi menjelaskan perusahaan pelat merah yang dipimpinnya merupakan perusahaan yang melayani kepentingan publik sehingga tidak dapat meraup keuntungan yang besar. Kalaupun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untung, laba itu harus dikembalikan lagi ke publik. Menurutnya, pertumbuhan keuntungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) per tahun hanya ada di kisaran 7% sementara bunga pinjaman bank lebih tinggi mencapai 9% per tahun. Di luar negeri pun, Edi mengatakan, pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur publik biasanya ditanggung oleh pemerintah. Dia menyatakan belum ada alternatif pembiayaan untuk proyek Trans Sumatera. Meskipun demikian dia ber-komitmen untuk tetap meningkatkan kinerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi lebih baik. "Berapapun besaran dana yang diberikan oleh DPR akan kami pergunakan dengan sebaik-baiknya,"pungkasnya.
Sebelumnya Kementerian Perhubungan tengah bersiap memulai pembangunan jalur kereta api yang akan menghubungkan Rantau Prapat, Sumatera Utara sampai Sawahlunto, Sumatera Barat tersebut. Proyek tersebut akan dibangun secara bertahap dengan target penyelesaian dalam 5 tahun ke depan. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sendiri telah meneken kesepakatan kerjasama pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dengan lima Gubernur yang akan membantu pembebasan lahan untuk proyek tersebut. Mereka adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan.
Secara lebih detail, jalur kereta api Trans Sumatera akan melintasi beberapa kota di 5 provinsi tersebut yaitu Rantau Prapat – Pinang – Duri – Dumai – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban dan Sawah Lunto.
(gen)
Sumber :
Posts: 1,725
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
32
lah, ko bisa beda gitu yah ?
padahal udah seneng banget kalau misalkan sumatera sudah terhubungkan.
bisa joyride langsung dari divre 3 sampai divre 1...
Posts: 52
Threads: 0
Joined: Aug 2014
Reputation:
1
Pembangunan Jalur Rel Ganda Medan-Kualanamu Terhenti, Tunggu Kiriman dari Cina
*DPRDSU Persoalkan Pembongkaran Rumah Warga Pasar Timah Atas Kesepakatan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) PD Pasar
Medan (SIB)- Dalam rapat dengar pendapat Komisi D DPRD Sumut dengan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) (Kereta Api Indonesia)  dan Dinas Perhubungan terungkap, bahwa pembangunan rel ganda segmen II (dua) antara Stasiun Bandar Khalifah dan Stasiun Araskabu yang awalnya ditargetkan selesai  tahun 2014 ternyata tak juga rampung. Alasannya  menunggu datangnya rel dari China.
\
"Pembangunan rel ganda Bandar Khalifah - Araskabu cut off (dihentikan sementara, red). Kita masih menunggu rel dari China," ujar Sekretaris Satker Pengembangan PT. Kereta Api Indonesia (Persero)  Wilayah Sumut Iskandar dalam rapat dengar pendapat  dengan Komisi D DPRD Sumut yang dipimpin Wakil Ketua Komisi D HM Nezar Djoely  dan dihadiri anggota Komisi D lainnya Kamis (5/2) di DPRD Sumut.
Belum datangnya rel yang pengadaannya oleh Dirjen Perkeretaapian itu, tandas Iskandar, mengakibatkan pembangunan tidak selesai tahun 2014. Diperkirakan Februari mendatang pemasangan rel Bandar Khalifah - Araskabu sepanjang 15 Km bisa dilanjutkan dan diharapkan  cepat selesai.
Ia mengatakan, jalur ganda dari Medan - Kualan Namu akan tuntas tahun ini. Selain melanjutkan proses pemasangan rel yang tertunda pada tahun 2014, sudah dijadwalkan pembangunan rel layang Medan - Bandar Kaliffah sepanjang 8 Km dan rel Araskabu - Kuala Namu sepanjang 4 Km. "Tahun 2015 dikerjakan serentak, Medan sampai Kuala Namu," katanya seraya menambahkan pembangunan jalan (rel) layang Medan - Bandar Kaliffah menghindari kemacetan di Kota Medan.
Pasar Timah
Dalam rapat itu anggota Komisi D Darwin Lubis dan Baskami Ginting mempertanyakan  kasus pembongkaran rumah warga di Jalan Timah Medan. Soalnya  informasi beredar  menyebutkan pembongkaran yang dilakukan terhadap puluhan rumah di pinggiran rel itu seolah-olah untuk pembangunan rel ganda ternyata dilatarbelakangi adanya kesepakatan antara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumut dengan PD (Perusahaan Daerah) Pasar Kota Medan untuk dijadikan lahan tambahan untuk revitalisasi Pasar Timah jadi gedung permanen.
“Fraksi PDI Perjuangan  juga  menerima laporan mengenai adanya kesepakatan antara PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I dengan PD Pasar. Kesepakatan itu tertuang dalam risalah rapat ditandatangani Direktur PD Pasar Benny Sihotang dengan Deputy Vice President PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumut Edy Setiawan.  Apa hubungan KAI dengan PD Pasar. Sudah aneh, apakah ada kerjasama KAI dengan PD Pasar memainkan masyarakat?," tanya Baskami.
Seperti diketahui, tambah Baskami, dalam risalah rapat tertanggal 10 November 2014 disebutkan, PD Pasar menyiapkan dana sebesar Rp110 juta sebagai biaya penggusuran warga. Selain itu, juga biaya kompensasi pembongkaran 60 rumah sebesar Rp90 juta atau masing-masing Rp1,5 juta.
"Di sini (salinan risalah rapat, red) ada disebutkan atas arahan Kepala Divre dan seterusnya. Ini harus dijelaskan. Jangan sampai ada pembohongan kepada masyarakat," tambah  Nezar Djoely menegaskan pertanyaan sebelumnya.
Kepala PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumut Sahridal membantah kesepakatan itu dan mengaku tidak pernah duduk bersama Dirut PD Pasar untuk membahas mengenai penggusuran. Tapi dia tidak membantah nama yang disebut dalam risalah itu.
Sementara, Iskandar tidak membantah jika pembangunan rel ganda tidak masuk dalam perencanaan Kementerian Perhubungan. Namun, rencana itu ada di Dirjen Perkeretaapian. "Pembangunan rel ganda sudah ada di DIPA (Daftar Isian Penggunaan Anggaran, red).
Tidak ada intruksi pembatalan dari Menteri. Karena itu, kami anggap tidak dibatalkan. Sekarang sedang dalam pembangunan," kata Iskandar.(A4/c).
sumber:Â
http://hariansib.co/view/Medan-Kita/4582...NTFCyzT8Zw
RF TNK LampungÂ
Posts: 499
Threads: 0
Joined: Jul 2013
Reputation:
3
semoga terealisasi...........
Posts: 52
Threads: 0
Joined: Aug 2014
Reputation:
1
Kereta Api Trans Sumatera  “Jalur Sijunjung Prioritas Awalâ€
Pemprov. Sumatera Barat siapkan segala sesuatu dalam rangka  pembangunan dan pengembangan jaringan jalur Kereta Api di Sumatera  Barat. Menindaklanjuti program pemerintah pusat untuk mengembangkan  jalur kereta api di Pulau Sumatera (trans Sumatera).
Khusus saat ini koridor 6 dan 8 yang menghubungkan, Dumai- Pekanbaru-  Sijunjung- Sawahlunto, dan Padang- Pd Panjang- Solok- Sawahlunto -  Muaro. Persoalan yang cukup besar untuk dibahas dan diperhatikan  mengenai jalur di lokasi Kabupaten Sijunjung, sementara Sawahlunto dalam kondisi siap dalam pengembangan tersebut.
Hal ini disampaikan Gubernur Irwan Prayitno dalam Rapat Pembangunan  dan Pengembangan Jaringan Jalur Kereta Api Trans Sumatera, di ruang  rapat Gubernuran Padang, Jum’at siang (30/1). Hadir dalam rapat tersebut  Kepala Dinas Perhubungan Ir. Amran, MM, kepala Biro Pemerintahan,  Mardi,SH Asisten Pembangunan Setdakab Sijunjung, Wakil Walikota Sawahlunto  dan pimpinan PT. Kereta Api Divre II Sumatera Barat.
Lebih lanjut Irwan Prayitno menyampaikan, rapat kali ini merupakan  tindak lanjut dari penanda tanganan MoU Pemprov Sumbar dengan  Kementerian Perhubungan, Selasa lalu. D alam rapat ini kita melihat  program yang masuk dalam Trans Sumatera Barat pada panjang koridor 6 ini  sekitar 254,09 km dan untuk koridor 8 251,01 km. Untuk tahun 2015 kita  focus pada koridor 6 dahulu, kita maksimalkan penuntasannya sesuai  dengan tugas kewenangan baik oleh provinsi dan kabupaten Sijunjung dan  Kota Sawahlunto.
Kita sudah perintahkan Kadis Perhubungan untuk  secepat ( satu-dua minggu ini ) menghitung dan berkoordinasi dengan  pihak terkait, sebagai bahan usulan dan pedoman oleh Kementerian  Perhubungan RI yang akan segera dimasukan dalam APBN-P tahun ini.
Kita patut bangga Pemkab Sijunjung dan Pemko Sawahlunto telah  menyatakan diri siap, dalam mensosialisasikan program ini agar berjalan  baik di Sumatera Barat. Karena program ini hampir secara keseluruhan  dibiayai oleh APBN, ujarnya.
Utusan PT Kereta Api Divre II Sumatera Barat dalam kesempatan itu menyampaikan,  ada beberapa ruas jalan kereta api yang dibangun pada masa penjajahan  Belanda, telah dibongkar seperti di beberapa titik di Sawahlunto - Muaro  dan beberapa titik di Kayu Tanam. Yang kita ketahui dipergunakan untuk  kebutuhan pembuatan senjata di zaman perang Jepang di Indonesia.
Kemudian kita juga mengetahui jalur jalan kereta api yang ada saat  ini hanya dapat pada kecepatan rendah, sehingga perlu juga dipikirkan  jika terjadi kebutuhan yang lebih kuat lagi perlu langkah-langkah  perbaikan dan pengembangan jalur ini. Agar pembangunan jalur koridor 6  ini dapat sejalan dengan pembangunan jalur Dumai- Pekanbaru-Muaro perlu  ada koordinasi yang jelas sehingga pembangunan jalur ini dapat sejalan.
Menyikapi kondisi daerah Sumatera yang memiliki tanah yang labil,  rawan bencana, diharapkan juga melihat tata letak struktur tanah, dengan  tidak dekat sungai dan daerah rawan longsor serta memperhatikan  kekuatan gempa, ajaknya.
Sumber: http://www.sumbarprov.go.id/read/99/12/1...80%9D.html
RF TNK LampungÂ
Posts: 2
Threads: 0
Joined: Feb 2015
Reputation:
0
perkenalkan, saya newbie dari divre1, kemarin saya membaca di salah satu surat kabar, salah satu pedagangnya jalur proyek double track dari medan ke kuala namu yang melewati lahan pasar timah hanya bualan pihak PT. KAI. mohon penjelasan lengkap dari RF - RF senior.
oh ya, katanya bangunan thamrin plaza akan dibongkar bulan ini untuk proyek tersebut. Sudahkah atau belum? mohon maklum, saya tinggal di kampung soalnya.
|