Januari 2015 :
Home / Ekonomi / Berita Bisnis
Jokowi Garap Jalur Kereta Rantau Prapat-Sawahlunto Rp 30 T
Gentur Putro Jati, CNN Indonesia
Rabu, 28/01/2015 13:44 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Kementerian Perhubungan bersiap memulai pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera yang menghubungkan Rantau Prapat, Sumatera Utara sampai Sawahlunto, Sumatera Barat sepanjang 1.400 kilometer (km). Proyek senilai Rp 30triliun tersebut akan dibangun secara bertahap dengan target penyelesaian dalam 5 tahun ke depan. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sendiri telah meneken kesepakatan kerjasama pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dengan 5 Gubernur yang akan mem-bantu pembebasan lahan untuk proyek tersebut. Mereka adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan.
Secara lebih detail, jalur kereta api Trans Sumatera akan melintasi beberapa kota di 5 provinsi tersebut yaitu Rantau Prapat – Pinang – Duri – Dumai – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban dan Sawah Lunto. Direktur Jenderal Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko memastikan Kementerian Perhubungan telah mengalokasikan sebagian dana pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dalam RAPBNP 2015. “Kalau lahan sudah siap, langsung dibangun. Selain itu pemerintah perlu menyelesaikan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal) untuk setiap jalur tersebut. Yang sudah siap dibangun adalah jalur antara Rantau Prapat sampai Kota Pinang. Desain sudah ada, tinggal pembebasan lahan tahun ini,â€tutur Hermanto. Nantinya, lanjut Hermanto, jalur kereta api Trans Sumatera akan terintegrasi dengan pelabuhan - pelabuhan. “Untuk daerah Riau, ada 3 pelabuhan yang akan kita hubungkan, yaitu Dumai, Buton dan Kuala Enok,â€tuturnya.
Pembangunan tersebut diharapkan dapat mendukung Penyelenggaraan Perkeretaapian yang terpadu, sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi di Provinsi Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi dan Sumatera Selatan.
(gen)
Sumber :
http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/2015...o-rp-30-t/
Febuari 2015 :
Dirut PT. Kereta Api Indonesia (Persero): PMN Batal, Rel Trans Sumatera Tidak Jalan
Safyra Primadhyta, CNN Indonesia
Kamis, 05/02/2015 16:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- PT Kereta Api Indonesia (PT. Kereta Api Indonesia (Persero)) terancam tidak dapat melanjutkan proyek rel Trans Sumatera apabila Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak memberikan persetujuan atas usulan Penyertaan Modal Negara (PMN ) senilai Rp 2,75triliun dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBNP) 2015. "Silakan diberikan atau tidak diberikan, yang jelas kalau tidak diberikan proyek Trans Sumatera tidak jalan,"ujar Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro kepada CNN Indonesia, Kamis (5/2).
Sebagai informasi, rencananya PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengalokasikan dana PMN tersebut untuk membangun perlintasan Trans Sumatra sepanjang 2.168 kilometer di kawasan ekonomi khusus Sei Mangke, Sumatera Utara. Proyek tersebut membutuhkan biaya sekitar Rp 64triliun. Sementara itu, DPR sampai saat ini masih mengkaji lebih dalam usulan PMN tersebut, mengingat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masuk dalam daftar BUMN yang belum menindaklanjuti hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dengan potensi mengakibatkan kerugian negara senilai Rp 19miliar.
Edi menjelaskan perusahaan pelat merah yang dipimpinnya merupakan perusahaan yang melayani kepentingan publik sehingga tidak dapat meraup keuntungan yang besar. Kalaupun PT. Kereta Api Indonesia (Persero) untung, laba itu harus dikembalikan lagi ke publik. Menurutnya, pertumbuhan keuntungan PT. Kereta Api Indonesia (Persero) per tahun hanya ada di kisaran 7% sementara bunga pinjaman bank lebih tinggi mencapai 9% per tahun. Di luar negeri pun, Edi mengatakan, pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur publik biasanya ditanggung oleh pemerintah. Dia menyatakan belum ada alternatif pembiayaan untuk proyek Trans Sumatera. Meskipun demikian dia ber-komitmen untuk tetap meningkatkan kinerja PT. Kereta Api Indonesia (Persero) menjadi lebih baik. "Berapapun besaran dana yang diberikan oleh DPR akan kami pergunakan dengan sebaik-baiknya,"pungkasnya.
Sebelumnya Kementerian Perhubungan tengah bersiap memulai pembangunan jalur kereta api yang akan menghubungkan Rantau Prapat, Sumatera Utara sampai Sawahlunto, Sumatera Barat tersebut. Proyek tersebut akan dibangun secara bertahap dengan target penyelesaian dalam 5 tahun ke depan. Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sendiri telah meneken kesepakatan kerjasama pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dengan lima Gubernur yang akan membantu pembebasan lahan untuk proyek tersebut. Mereka adalah Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan.
Secara lebih detail, jalur kereta api Trans Sumatera akan melintasi beberapa kota di 5 provinsi tersebut yaitu Rantau Prapat – Pinang – Duri – Dumai – Pekan Baru – Rengat – Jambi – Betung – Kertapati dan Pekan Baru – Muaro – Muaro Kalaban dan Sawah Lunto.
(gen)
Sumber :