Poll: tindakan menggusur bekas jalur trem di Surabaya untuk dibagun jalan tol dalam kota.
You do not have permission to vote in this poll.
Sangat Setuju
0%
0 0%
Setuju
10.34%
9 10.34%
Tidak Setuju
20.69%
18 20.69%
Sangat Tidak Setuju
68.97%
60 68.97%
Total 87 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Penggusuran Bekas Jalur Trem Di Surabaya
#1
Bagai mana nihh RF semua ..baik yang ada di surabaya or lainnya setuju ndak??? alesannya kenapa???
dan maaf kalau triit ini slah jalur..dan kalau triit ini udah ada di gembok aje yahh...Xie XieXie XieXie Xie
>>SEMBRANI
>>>TURANGGA
>>>>MUTIARA TIMUR
Harus selalu di HATI QULok Merah Biru tuutuuutt
Reply
#2
Setuju dan tidak setuju.

Kurang setuju karena termasuk barang bersejarah. Harusnya dilestarikan. Setuju karena pembangunan tol dalam kota memperlancar mobilitas barang dan jasa. Dampaknya tidak hanya penting untuk Surabaya, tapi juga perekonomian Jatim.

Kalo soal gini sebenernya harus dilihat dari segi positif dan negatif. So??
Reply
#3
jalur tremnya masih dipakek kah ? klo masih dipakek bukan bekas itu namanya . . . hihihihi
Meskipun nubi, ane juga Railfan Lok Merah Biru
Reply
#4
Kalo jalur tramnya gak dipakai ya menurutku gpp sih, asal di documentkan dengan lengkap melihat fungsinyakan jg gak ada, yg kira2 berfungsi aja yg di bangun .... kalo kayak jalur solo-woogiri dihapus baru nih berani di demo karena masih berfungsi kan gitu... ya gak...
Hasil sementara saya ikutan ....
[spoiler]
[Image: bb.jpg][/spoiler]

Buat yang lain ayooo.... pilih yg mane ...
[spoiler=BRAKE.Emergency use only]

[/spoiler]
Reply
#5
Kalo ada jalan tengah kenapa engga Mikir Dulu
Semua pasti punya tujuan baik, mungkin jangka pendek, mungkin juga jangka panjang Mikir Dulu
Kalo sampe ngotot ga mau musyawarah, sungguh Ter...la...lu... NgamukNgamuk
Plymouth PKC menuju hari kejayaannya dengan angkutan yang berbeda, yaitu BATUBARA

walau koleksi foto belon banyak
koleksi foto saya
Reply
#6
(09-03-2011, 09:50 AM)nikmuracell Wrote: Kalo jalur tramnya gak dipakai ya menurutku gpp sih, asal di documentkan dengan lengkap melihat fungsinyakan jg gak ada, yg kira2 berfungsi aja yg di bangun .... kalo kayak jalur solo-woogiri dihapus baru nih berani di demo karena masih berfungsi kan gitu... ya gak...
Hasil sementara saya ikutan ....
[spoiler]
[Image: bb.jpg][/spoiler]

Buat yang lain ayooo.... pilih yg mane ...

yaaahh sihh memang keliatanya sudah tidak di fungsikan lagi...dan meskipun juga tidak ada manfaatnya..tapi itu kan sisa sisa sejarah trem di surabaya yang seharusnya di jaga dan di lindungi..ehhh malah di gusurrSedih
>>SEMBRANI
>>>TURANGGA
>>>>MUTIARA TIMUR
Harus selalu di HATI QULok Merah Biru tuutuuutt
Reply
#7
(09-03-2011, 10:14 AM)poernama Wrote: yaaahh sihh memang keliatanya sudah tidak di fungsikan lagi...dan meskipun juga tidak ada manfaatnya..tapi itu kan sisa sisa sejarah trem di surabaya yang seharusnya di jaga dan di lindungi..ehhh malah di gusurrSedih

Demi kemajuan perekonomian gpp kn....
[Image: new_peace.gif]
Reply
#8
Mengacu pada pendapat RF phepe_ph dan RF nikmuracell, saya pilih setuju. Kalau lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya, ya why not lah. Karena lahan itu milik PT. Kereta Api Indonesia (Persero), alangkah baiknya kalau PT. Kereta Api Indonesia (Persero) mendapat semacam kompensasi. Misalnya diganti dengan lokomotif baru berapa buah gitu.
Reply
#9
kalau aq ndak setuju ..kan itu trem bersejarah...kalau di sisi perekonomian...kenapa ndak di aktifin lagi ajah itu trem..pasti menguntungkan???
Reply
#10
(09-03-2011, 10:26 AM)RF Aldinda Wrote: kalau aq ndak setuju ..kan itu trem bersejarah...kalau di sisi perekonomian...kenapa ndak di aktifin lagi ajah itu trem..pasti menguntungkan???

Masalahnya trem ga bisa ngangkut peti kemas, BBM, semen, dan barang lain yg bisa diangkut truck2 besar. Lagian kalo trem cuma di seputaran Surabaya, kalo jalan tol??

Kecintaan pada kereta api jgn sampe menutup mata demi kemajuan bangsa dong
[Image: new_tersipu.gif]
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)