Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
hmmm.... kalo ngeliat tren yg sekarang ini kebanyakan irrasional bin ajaib koq jadi bingung ya, mau dibawa kemana ini PT. sepur... yaaa, penurunan kualitas kelas eksekutif, sehingga ga ada kesan kelas-1 dan ga beda ama pelayanan pesawat LCC yg tarifnya 11-12 ama sepur (bahkan LCC masih ada pelayanan bagasi cuma2) sudah terjadi dalam 2 kepemimpinan PT sepur belakangan ini...
bahkan pimpinan yg sekarang malah jauh lebih ajaib  dengan kebijakan-kebijakan ajaibnya:
- pendegradasian kelas eksekutif: dari penghapusan tuslah, penghilangan legrest di ABA, penggantian jok kain yg nyaman jadi jok kulit sintetis murahan yg keras, sempit dan pliket kalo dibuat bobo; hingga sekarang boogie K-1 yg semuanya jadi boogir K5 yg kasar, guncangan keras dan ga beda ama boogie K-3 
- realisasi ide gila penghapusan KRL Expres 
- rencana penghapusan K-2, yg dimana hal itu sebenarnya kekuatan mutlak PT. Sepur yg ga ada saingannya,
- tarif sepur yg makin gila dan sekarang ga beda dengan tarif sepur mabur
- pengurangan K-3 dengan alasan PSO berkurang (katane humas yg ngomongnya asbun itu), padahal besaran PSO untuk PT. Sepur di postingan ini udah jelas-jelas mengalami peningkatan, dari tahun 2011 sebesar Rp. 623,4M dan pada tahun 2012 menjadi Rp. 770,12 M.. jadi apa alasan pengurangan rangkean ini... padahal rel dari APBN, pengadaan K-3 dari APBN, tinggal jalanin ajah dan PSO nya ditambah koq malah rangkeannya dikurangin
jadi inget pas pulkam, di Madiun teronggok 10 set K-3 MN baik itu nutrisari ato gerbong kuning biasa, dan di SMC terlihat onggokan banyak lagi K-3 yg keknya hibernasi.... sebenarnya maunya apa seh PT. sepur itu 
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 159
Threads: 0
Joined: Jul 2010
Reputation:
2
Posts: 436
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
7
Yup tetap positive thinking aja.
Positive thinking kalo jajaran pimpinan KAI sekarang adalah orang2 yg terlalu pintar, sehingga sulit untuk berpikir sederhana tepat tujuan, hehehehe
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
katane salah satu Pejabat Humas PT. Sepur, dana PSO hanya cukup buat 6 gerbong ekonomi ......
[spoiler] Quote:Belum Ada Penambahan KA Ekonomi Lebaran
Saturday, 26 May 2012
YOGYAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 6 Yogyakarta belum berencana menambah kereta api (KA) Ekonomi Lebaran.
Penambahan sementara baru untuk KA Eksekutif dan Bisnis. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) beralasan penambahan KA ekonomi ini masih menunggu kebijakan pemerintah karena KA ini merupakan salah satu layanan dari public service obligation(PSO) yang disubsidi oleh negara. Humas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengatakan, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah KA untuk angkutan Lebaran nanti. Mengenai kepastian berapa dan jenis kereta yang akan ditambah masih menunggu pembahasan di pusat.Termasuk kereta yang akan diberangkatkan dari Daop 6.
â€Kalau penambahan pasti ada, dan lebih untuk kelas bisnis dan eksekutif,†ujar Eko kemarin. PSO yang dibayarkan oleh pemerintah hanya cukup untuk melayani KA ekonomi dengan rangkaian enam gerbong. Kemampuan dari lokomotif sebenarnya bisa menarik lebih banyak dengan catatan ada penambahan PSO dari pemerintah.†Kalau nanti PSO ditambah, kita pasti akan upayakan penambahan rangkaian ataupun gerbong,â€katanya. Alternatif untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah gerbong.
..............
sumber
[/spoiler]
itu pejabat ngomongnya sangat ga jelas, ga berdasar..... asbun
kalo dari pandangan saya yg cuman sebagai orang awam neh, jelas2 pernyataan itu kurang tepat, dia hanya menjelaskan kalo subsidi yg ada cuma bisa buat operasional sepur ekonomi 6 gerbong, tanpa ada data2 terkait dasar yang dugunakan untuk menghitung besaran tarif sepur ekonomi sebenarnya sebelum dikasih subsidi dan kebutuhan riil atas subsidi PSO ....padahal penambahan PSO dari tahun 2011 sebesar Rp. 623,4 M menjadi Rp. 770,12 M pada tahun 2012... artinya ada kenaikan yg lumayan signifikan sebesar Rp. 146,72 M atau 23,54% dari besaran anggaran PSO tahun 2011, CMIIW
jumlah kenaikan anggaran PSO yang sebesar itu, pasti lah sudah dibuat dengan memperhatikan tingkat inflasi tahun 2012 sebesar 5,3% yang lebih rendah dari asumsi APBNP 2012 (yg diperkirakan sebesar 6,8%) ... selain itu juga dengan memperhatikan umur sarana kereta yg mengakibatkan penurunan nilai guna karena pemakaian dan kenaikan biaya lain (besarannya yg tahu pastinya ya operator lah dan orang2 pinter pastinya  , dan mohon maklum, saya ini cuman orang awam..... jadi cuman bisa berasumsi secara dangkal ajah)
nah dari asumsi itu, tentu ada peningkatan jumlah subsidi PSO, baik secara angka maupun secara nilai keekonomisan dari yang digunakan operator dalam operasional sepur ekonomi tahun 2011. Tentunya bisa digunakan untuk hal-hal yang lain dunk, secara tidak diberlakukan penambahan armada atau perjalanan K-3 baru.
untuk perbaikan pelayanan K-3 sudah dilakukan, dan hal tersebut harus diakui telah direalisasikan dengan baik oleh oiperator, tapi dengan perbaikan pelayanan K-3 dan penambahan anggaran APBN melalui PSO, tentu tidak ada alasan untuk mengurangi jumlah rangkaian, karena memperhatikan faktir-faktor tadi, tentu nilai keekonomisan PSO 2012 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2011. yang mana tahun 2011 dengan PSO yg sebesar nilai tersebut di atas, operasional sepur ekonomi tetap membawa rangkaian panjang....... jadi sebenarnya apakah yang terjadi
Mohon maaf kalo kurang berkenan  hanya sebuah opini pribadi yang dangkal dari ane yg hanya orang awam.... apalagi terhadap manajemen perusahaan besar seperti PT. Sepur
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
dulu kalo gak salah, si operator sepur itu pernah bilang, kalau disuruh memilih, mending gak usah di kasih pso, tapi k3 diganti k3ac dengan tarif menentukan sendiri. jangan2 ini adalah upaya untuk ke arah sana, pembebasan sama sekali pso sekaligus penghilangan k3. caranya, gerbong dikurang dikit2, nanti pemerintah meradang, lalu pso dikurangi. semakin dikurangi, operator semakin mengurangi jumlah gerbong, sampai lama2 habis. nanti kalau ditanya kenapa tidak ada layanan k3 lagi? alasannya, lha wong sudah tidak dikasih pso lagi sama si bos atau uang pso hanya cukup buat 1 gerbong saja.
mudah2an perkiraan saya salah.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 472
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
16
kalau saya tangkap dari statement PT. Kereta Api Indonesia (Persero) adalah subsidi pemerintah hanya cukup untuk menjalankan 6 kereta, pertanyaan bodoh saya adalah apakah ada beda biaya operasional untuk menjalankan 6 kereta dengan 10 kereta? (mungkin ada tapi seberapa besar?) 
Kalau dalam pikiran bodoh saya, maklum saya ini orang awam dalam hitung2an ini, kalau biaya operasional yg dikeluarkan sama, sementara ada yang berbaik hati memberi subsidi untuk 6 kereta, saya akan menarik sebanyak-banyaknya kereta, kalau perlu saya tarik 20 kereta dalam 1 rangkaian, cuma kan gak mungkin, paling bisa maksimal 12-13 kereta aja..hehehe.. 
kenapa saya tarik sebanyak-banyaknya? wong biaya operasional sama (atau hampir sama), daripada HSD terpakai cuma buat narik 6 kereta mending saya tarik 12 kereta, kan pendapatan (bukan laba lho..) bisa naik 2 kali lipat.
Tapi itu saya cuma berpikiran biaya operasional dari HSD yang terpakai saja lho, gak tahu ada faktor apa lagi yang mempengaruhinya, la wong saya gak ngerti biaya operasional apa lagi yg naik kalau nambah kereta gak cuma 6 kereta aja...
just my 2 cents..
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Posts: 132
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
2
(30-05-2012, 06:05 AM)ady_mcady Wrote: dulu kalo gak salah, si operator sepur itu pernah bilang, kalau disuruh memilih, mending gak usah di kasih pso, tapi k3 diganti k3ac dengan tarif menentukan sendiri. jangan2 ini adalah upaya untuk ke arah sana, pembebasan sama sekali pso sekaligus penghilangan k3. caranya, gerbong dikurang dikit2, nanti pemerintah meradang, lalu pso dikurangi. semakin dikurangi, operator semakin mengurangi jumlah gerbong, sampai lama2 habis. nanti kalau ditanya kenapa tidak ada layanan k3 lagi? alasannya, lha wong sudah tidak dikasih pso lagi sama si bos atau uang pso hanya cukup buat 1 gerbong saja.
mudah2an perkiraan saya salah.
mungkin saat ini justru PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang meradang karena kontrak PSO saja belum ada padahal sudah mau tengah tahun, berikut Tanggapan Dirut Sepor masalah PSO .
"Sumber Berita"
Wawancara Khusus (Bagian 2)
Dirut KAI: Saya Mau Layanan Kereta Seperti China atau Prancis
detikfinance
.......
Kalau untuk anggaran public service obligation (PSO)/subsidi itu bagaimana?
Kalau PSO itu, untuk tahun ini kontraknya juga belum ada kok. Bukan cuma belum cair, kontraknya saja belum. Wong yang tanda tangan harus dari saya. Nggak ada, sampai saat ini belum ada. Terus dibilang, apa KAI terus mempersulit. Saya itu yang terima uang, tidak mungkin saya mempersulit. Belum teken kok.
Kenapa dana PSO kereta belum turun? Apa setiap tahun kayak gitu ya?
Setiap tahun, saya nggak tahu bagaimana prosesnya. Kok lama sekali. Banyak hal untuk perubahan-perubahan ini harus dipersiapkan oleh kementerian perhubungan sebagai kuasa pemegang anggaran. Kami selalu mendukung kok
Artinya sampai pertengahan tahun ini PT. Kereta Api Indonesia (Persero) masih nombok?
Persis dan KAI rugi.
Berapa sih PSO untuk tahun ini?
Rencananya Rp 770 miliar naik dari Rp 635 miliar (tahun lalu). Kebutuhan kita kalau mau bagus, maksudnya kalau wajarlah ya. Kelas ekonomi sama KRL itu, ya kira-kira sampai Rp 1 triliun. Itu dalam kondisi yang baik lah.
........
atau lebih lengkapnya bisa telusur langsung disini dan disini
dari kata kata ini Saya itu yang terima uang, tidak mungkin saya mempersulit mungkin rekans dapat menilai sendiri, apakah para pejabat KAI termasuk para humasnya itu asal jeplak dalam mengambil kebijakan selama ini  .
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
lha ini ada klarifikasi dari dirutnya sendiri. ternyata masalah klasik, pso nggak turun diawal tahun. ini kan sudah lama sekali kalo nggak salah dulu operator juga mengajukan supaya pso dibayar dimuka.
bagi yang paham mengenai pso saya mau tanya, apakah pembayaran pso itu memang selalu ditengah tahun ya? bagaimana dengan bumn2 lain yang dapat pso macam pelni, damri, rri, apakah dibayarnya juga ditengah tahun?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 76
Threads: 0
Joined: Dec 2011
Reputation:
0
makin gak jelas tu kebijakan....buat rakyat repot aja padahal angkutan kereta api adalah angkutan masal yang hemat energi....katanya rakyat harus hemat energi...tp......ah gk jelasss.....
Posts: 51
Threads: 0
Joined: May 2012
Reputation:
0
kasian rakyat kecil, makin sengsara.. bener2 kapitalis nih negara, berpihak sama yg punya duit.. lagipula klo semua k3 jd k3ac apa harganya sama dg karcis k3? kan ga semua org mampu bayar karcis k3ac yg harganya ratusan ribu.. klo k3ac seharga k3 sih gpp.. hehe... :-)
|