Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Pengurangan Kereta Ekonomi dalam satu Rangkaian
#81
hmm,K3 armada dikurangi penerawangan ane yah,mungkin operator mau mengkondisikan penumpang agar beralih ke K2 atau K1,kedepannya K3 akan di AC kan,jadi dengan armada yang terbatas ada2 kemungkinan,mereka naik kelas K2 atau K1 (agak berat kayanya) atawe naik PO ban karet,yang pake AC tapi lebih murah dari K1,konsekwensinya operator perlahan akan ditinggalkan,jadi...kalau mereka terbiasakan naik yang AC maka pada saatnya Semua K3 AC mereka (penumpang) sudah terbiasakan,terbiasakan naek AC ban karet ato Kereta,gitu kaliii maksude si operator...Wallahu alam deh, Solusi sementara 'numpak sing ban karet ae'.
Kalo dari MN ada tuh PO HJ atau RS,lumayan kok servicenya cuman waktu masuk Bekasi Jam 6 ampe Terminal biasanya Kesiangan maklum macet,kalo sepur jam 6 bekasi,jam 7 dah sampe tujuan

[Image: ea67c397-dedf-443b-a5c1-0408afb83bbf_zps4948e7b7.jpg]
Kalimaya heading to Merak via Pondok Ranji station
Reply
#82
(27-05-2012, 01:31 PM)sego_pecel_madiun Wrote: hmm,K3 armada dikurangi penerawangan ane yah,mungkin operator mau mengkondisikan penumpang agar beralih ke K2 atau K1,kedepannya K3 akan di AC kan,jadi dengan armada yang terbatas ada2 kemungkinan,mereka naik kelas K2 atau K1 (agak berat kayanya) atawe naik PO ban karet,yang pake AC tapi lebih murah dari K1,konsekwensinya operator perlahan akan ditinggalkan,jadi...kalau mereka terbiasakan naik yang AC maka pada saatnya Semua K3 AC mereka (penumpang) sudah terbiasakan,terbiasakan naek AC ban karet ato Kereta,gitu kaliii maksude si operator...Wallahu alam deh, Solusi sementara 'numpak sing ban karet ae'.
Kalo dari MN ada tuh PO HJ atau RS,lumayan kok servicenya cuman waktu masuk Bekasi Jam 6 ampe Terminal biasanya Kesiangan maklum macet,kalo sepur jam 6 bekasi,jam 7 dah sampe tujuan

Wkwkwk, Iya argo HJ itu bisa dibilang argo andalan juga buat warga TA, KD, KTS, NJ, dan MN yang "didepak" Brantas dan Matarmaja Ngikik harga termurahnya masih di bawah Sensin, sedikit di atas Harga Calo Brantas dan Matarmaja. Ngiler Ayo, ayo, mari bermigrasi ..... daripada mekso naik KA Bogel via olac :v #ups
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply
#83
walah, kayaknya gak jg kalau pengurangan rangkaian k3 dimaksudkan agar pnp pindah ke k2.. soale k2 jg gak ada penambahan kereta malah cenderung berkurang kayak kasus gumarang shg tiketnya jadi rebutan.. mungkin emang PT. Kereta Api Indonesia (Persero) ini mau berbagi rejeki dgn argo karet, hehehe
KA Sumber Kentjono
Reply
#84
(27-05-2012, 11:37 AM)rapih_dhoho Wrote: Ayo kita sukseskan gerakan bersama "TINGGALKAN KERETA API, GUNAKAN BUS". Sekarang buat para RF, KA gunanya buat dijadiin objeb foto dan hobi aja, tp tidak untuk dinaiki.

Lha, motret KA trus saben hari di layar laptop ato PC ngelihat logo operator sepur di foto tsb emang nggak bikin seneb & nggondok, Om...? Ibarat cinta bertepuk sebelah tangan dong... Nggak eman2 shutter counter-nya tuch... Wek
Kalo saya mending motret kembang sajah...
[spoiler=Monggo...]

[Image: 577574_440946779252520_100000116054424_1...0262_n.jpg][/spoiler]

NgakakNgakak
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#85
gak tega kemaren liat Bengawan melintas langsung di PJL stasiun Tugu bawa 6k3 ke arah jakarta..mana ada yg bordesan segala..

kalo Pasundan sih emang dasarnya bantet..bawa 5K3 juga gak beda sm sehari2 nya yg rata2 6K3
693-5073-893-673
Reply
#86
(27-05-2012, 01:31 PM)sego_pecel_madiun Wrote: hmm,K3 armada dikurangi penerawangan ane yah,mungkin operator mau mengkondisikan penumpang agar beralih ke K2 atau K1,kedepannya K3 akan di AC kan,jadi dengan armada yang terbatas ada2 kemungkinan,mereka naik kelas K2 atau K1 (agak berat kayanya) atawe naik PO ban karet,yang pake AC tapi lebih murah dari K1,konsekwensinya operator perlahan akan ditinggalkan,jadi...kalau mereka terbiasakan naik yang AC maka pada saatnya Semua K3 AC mereka (penumpang) sudah terbiasakan,terbiasakan naek AC ban karet ato Kereta,gitu kaliii maksude si operator...Wallahu alam deh, Solusi sementara 'numpak sing ban karet ae'.
Kalo dari MN ada tuh PO HJ atau RS,lumayan kok servicenya cuman waktu masuk Bekasi Jam 6 ampe Terminal biasanya Kesiangan maklum macet,kalo sepur jam 6 bekasi,jam 7 dah sampe tujuan

sebenarnya sekarang ini banyak kalangan berduit memilih naik K1 itu kan disebabkan mereka ingin beristirahat di KA selain tarifnya juga dibawah pesawat
nah, seandainya tarif K1 bersaing atau justru di atas pesawat ya sebagai pelaku bisnis tentu lebih milih pesawat yang jauh lebih hemat waktu dan biaya
untuk kalangan menengah ke bawah, mereka sudah pasti memilih K3 karena murah, naah kalau K3 dibatasi mereka yang punya duit lebih akan milih naik K2 atau ke armada Bus Patas, kalau gak ada duit ya mereka batal berangkat.
yang lebih mengkhawatirkan lagi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga berencana (hampir pasti) akan menghapus K2, naah kalau pintar membaca pasar PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sama aja bunuh diri dengan kebijakan ini.!!
Penumpang yang kehabisan tiket K3 karena memang rangkaiannya terbatas gak akan sanggup beralih ke K1, pilihan mereka ya cuman moda angkutan jalan raya.
strategi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memang terlihat menjanjikan keuntungan bagi mereka, namun mereka juga lupa kalau masyarakat Indonesia kebanyakan masih masyarakat menengah kebawah. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sekarang kan punya prinsip "apa yang penumpang inginkan, kita turuti", sebenarnya yang diinginkan penumpang KA bukan KA Eksekutif sekelas hotel bintang 5, tapi KA yang tarifnya terjangkau
Reply
#87
PT. KAI lupa, kalo jalan rel yg dilewatinya tiap hari itu dibangun dg APBN, yg mengandung 75% uang pajak rakyat. Eh ini koq malah mbuat kebijakan yg mengkhianati rakyat. Dasar kacang lupa kulitnya!!!

Ingat, tujuan BUMN didirikan bukan semata-mata profit oriented, tp juga untuk melayani masyarakat sebagai stakeholder utamanya.

Dengan kebijakan ini jelas2 PT. KAI sudah melenceng dari "rel-nya", untuk itu siap2 aja kena "PLH anjlog"
Reply
#88
(28-05-2012, 09:54 PM)rapih_dhoho Wrote: PT. KAI lupa, kalo jalan rel yg dilewatinya tiap hari itu dibangun dg APBN, yg mengandung 75% uang pajak rakyat. Eh ini koq malah mbuat kebijakan yg mengkhianati rakyat. Dasar kacang lupa kulitnya!!!

Ingat, tujuan BUMN didirikan bukan semata-mata profit oriented, tp juga untuk melayani masyarakat sebagai stakeholder utamanya.

Dengan kebijakan ini jelas2 PT. KAI sudah melenceng dari "rel-nya", untuk itu siap2 aja kena "PLH anjlog"

Wuiiih, doanya mengerikan... Jgn gitu dong..., saya masih suka melakukan perjalanan menggunakan kereta api nich..., yach meskipun setahun sekali...

Sedih
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#89
Mas bravo@ Maksudte pejabatnya yg anjlog,bukan sepure yg cilaka.qiqiqi.. Kan tanda kutip tuh Wink
Reply
#90
(28-05-2012, 09:29 PM)BB 30501 Wrote:
(27-05-2012, 01:31 PM)sego_pecel_madiun Wrote: hmm,K3 armada dikurangi penerawangan ane yah,mungkin operator mau mengkondisikan penumpang agar beralih ke K2 atau K1,kedepannya K3 akan di AC kan,jadi dengan armada yang terbatas ada2 kemungkinan,mereka naik kelas K2 atau K1 (agak berat kayanya) atawe naik PO ban karet,yang pake AC tapi lebih murah dari K1,konsekwensinya operator perlahan akan ditinggalkan,jadi...kalau mereka terbiasakan naik yang AC maka pada saatnya Semua K3 AC mereka (penumpang) sudah terbiasakan,terbiasakan naek AC ban karet ato Kereta,gitu kaliii maksude si operator...Wallahu alam deh, Solusi sementara 'numpak sing ban karet ae'.
Kalo dari MN ada tuh PO HJ atau RS,lumayan kok servicenya cuman waktu masuk Bekasi Jam 6 ampe Terminal biasanya Kesiangan maklum macet,kalo sepur jam 6 bekasi,jam 7 dah sampe tujuan

sebenarnya sekarang ini banyak kalangan berduit memilih naik K1 itu kan disebabkan mereka ingin beristirahat di KA selain tarifnya juga dibawah pesawat
nah, seandainya tarif K1 bersaing atau justru di atas pesawat ya sebagai pelaku bisnis tentu lebih milih pesawat yang jauh lebih hemat waktu dan biaya
untuk kalangan menengah ke bawah, mereka sudah pasti memilih K3 karena murah, naah kalau K3 dibatasi mereka yang punya duit lebih akan milih naik K2 atau ke armada Bus Patas, kalau gak ada duit ya mereka batal berangkat.
yang lebih mengkhawatirkan lagi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) juga berencana (hampir pasti) akan menghapus K2, naah kalau pintar membaca pasar PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sama aja bunuh diri dengan kebijakan ini.!!
Penumpang yang kehabisan tiket K3 karena memang rangkaiannya terbatas gak akan sanggup beralih ke K1, pilihan mereka ya cuman moda angkutan jalan raya.
strategi PT. Kereta Api Indonesia (Persero) memang terlihat menjanjikan keuntungan bagi mereka, namun mereka juga lupa kalau masyarakat Indonesia kebanyakan masih masyarakat menengah kebawah. PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sekarang kan punya prinsip "apa yang penumpang inginkan, kita turuti", sebenarnya yang diinginkan penumpang KA bukan KA Eksekutif sekelas hotel bintang 5, tapi KA yang tarifnya terjangkau

Let's play with their game, mas. Ntar kalau terjadi "PLH Anjlok" seperti yang dibilang Mas Rapih Dhoho, baru deh kita "sorakin" rame-rame ..... Sakit
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang

==========

My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

Lok Merah Biru
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)