Poll: Gerbong paling depan dan paling belakang bukan untuk penumpang. Setuju?
You do not have permission to vote in this poll.
Sangat setuju
5.77%
12 5.77%
Setuju
10.10%
21 10.10%
Tidak berpendapat
2.40%
5 2.40%
Tidak setuju
27.40%
57 27.40%
Sangat tidak setuju
54.33%
113 54.33%
Total 208 vote(s) 100%
* You voted for this item. [Show Results]

Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
[Diskusi] Gerbong Aling Aling
#1
menurut instruksi dari Direktur Operasional dan Direktur Teknik, semua KA gerbong paling depan dan paling belakang harus dikosongkan dari penumpang demi keamanan terkait PLH Langen (28/01/11), belum jelas sampai kapan instruksi ini diberlakukan.

hari ini KA yg tercatat melaksanakan instruksi tersebut adalah sebagai berikut:
1. KA 10 Argo Dwipangga belakang loko B, paling belakang BP
2. KA 9 Argo Dwipangga belakang loko BP, paling belakang B.
3. KA 103 Mutiara Selatan belakang loko B, paling belakang MP2.
4. KA 33 Bima belakang loko B, paling belakang BP.
5. KA 144 GBMS belakang loko K3 kosong, paling belakang K3 yg seharusnya kosong tetapi dibobol penumpang.
6. KA 163 Sritanjung belakang lok K3 kosong + B, paling belakang K3 kosong.
7. KA 7061 belakang loko B, paling belakang K3 kosong.
#2
Instruksi ekstrim. Calon penumpang semakin takut naik keretaapi. Sedih
#3
Sayang juga sih, kalo ini diterapkan pada semua KA, berarti udah ga bisa back riding kalo naik GoPar yang pake MP semisal KA 7065-7068.

Tapi, demi keamanan, ya emang lebih baik begini. (Selalu) Harus ada sesuatu yang dikorbankan, sayangnya...
Visit my new blog at https://idrailnews.wordpress.com/

Visit also:
YouTube Channel
Twitter
#4
kaga logis sama sekali..

itu sih sama aja ngasih image ke pelanggan kalo kereta api menakutkan kaya kata mas pardjono..
apa bedanya sama keretanya ga dioperasiin?? :cape deh:
#5
(29-01-2011, 11:14 PM)Narendro Anindito Wrote: menurut instruksi dari Direktur Operasional dan Direktur Teknik, semua KA gerbong paling depan dan paling belakang harus dikosongkan dari penumpang demi keamanan terkait PLH Langen (28/01/11), belum jelas sampai kapan instruksi ini diberlakukan.
~edit~

Kenapa cuma kereta urutan pertama & terakhir saja ya...? Kenapa nggak semuanya sajah alias batal jalan. Bikin solusi koq malah ngurang2in pendapatan. Heran

"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe


[Image: 10p0h7r.jpg]





#6
(29-01-2011, 11:57 PM)see_204XX Wrote:
(29-01-2011, 11:14 PM)Narendro Anindito Wrote: menurut instruksi dari Direktur Operasional dan Direktur Teknik, semua KA gerbong paling depan dan paling belakang harus dikosongkan dari penumpang demi keamanan terkait PLH Langen (28/01/11), belum jelas sampai kapan instruksi ini diberlakukan.
~edit~

Kenapa cuma kereta urutan pertama & terakhir saja ya...? Kenapa nggak semuanya sajah alias batal jalan. Bikin solusi koq malah ngurang2in pendapatan. Heran

kaya'nya bukan mengurangi pendapatan karena jumlah gerbong ditambah... kaya kahuripan rangkaiannya jadi panjang banget....

CMIIW
#7
Mungkin beliau beranggapan bahwa gerbong paling depan dan paling belakang identik dengan calon peti mati bagi penumpang. Sedih
#8
INSTRUKSI KONYOL ...SOLUSI MENGATASI PLH GA GITU CARANYA..

KA DI SELURUH DUNIA GA PENAH MENEREPAKAN INSTRUKSI SEPERTI ITU

HANYA KERETA API YANG MEMBUATKU HAPPY



[Image: 2117305260.jpg]






#9
Sekalian lokomotif harus dikosongkan dari masinis dan asistenya, okeh? Emang udah mentok segitu akalnya? atau ga punya semangat kerja nih? Lha wong perusahaan besar ko "pentolan2nya" orang model kaya "begini".. Aneh ya perkeretaapian kita, setelah taspat dikurangi, tetep PLH, pake sistem penomoran baru, tetep PLH, sekarang ada instruksi macam begini, pasti yg bikin ide2 "cemerlang" tersebut sekolahnya "tinggi".
Aku ingin striping dan livery kereta dan loko matching dan nyambung, kaya jaman K3 merah biru + loko merah biru pada era perumka...Ngiler
#10
tadi di JNG juga sama Taksaka belakang lok pakai K2 begitu juga senja utama Semarang pakai K2 depan lok dan belakang
[Image: overstappen.png]
pakai remote control aja jalanin loknya dari pada takut ada PLH lagi makin aneh aja kebijaksanaan seperti ini


Forum Jump:


Users browsing this thread: 2 Guest(s)