13-05-2011, 11:38 PM
sekalian kasih pintu otomatis, biar g da yang bergelantungan di pintu.....
![[Image: oldpatent_1937525c.jpg]](http://i.telegraph.co.uk/multimedia/archive/01937/oldpatent_1937525c.jpg)
Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
|
Kesenjangan di Jatim
|
|
13-05-2011, 11:38 PM
sekalian kasih pintu otomatis, biar g da yang bergelantungan di pintu.....
![]() Hasil penemuan Mbah Richard Trevithick yang terus berkembang...
16-05-2011, 03:51 PM
Kayaknya memang pake KRD AC yang pake pintu otomatis, biar aman dan nyaman, rutenya mana yang potensial?
28-05-2011, 10:58 AM
jangan lupa bahwa jalur SBY - Jogya sudah padat dengan bus2 terutama Sumber Kencono yang suka tabrakan
![]() sample surat pembaca : joedhith, saya pelanggan setia SK, suatu hari sempat berbincang-bincang dengan sopir bus SK, dalam pembicaraan itu sang sopir mengeluhkan mepetnya jarak waktu antar bus yang hanya berselang 5 menit, maklum saja trayek surabaya-madiun-solo-jogja cukup banyak dilayani oleh PO bus yang lain, tidak sebanding dgn jumlah penumpang yang naik bus, jd akhirnya sopir 'terpaksa' melajukan bus dgn ngebut demi mendapatkan penumpang. pesan untuk dinas perhubungan pemprov, perhatikan kondisi ini, jgn asal kecelakaan sopir atau bus-nya disalahkan, cobalah buat kajian yang komprehensif sehingga keputusan yang diambil benar-benar menyelesaikan masalah secara komprehensif pula, tidak sepotong-potong. boby, SK itu tiap 5 menit sekali lewat di ruas jogja-surabaya,,,jadi ko misal terjadi kecelakaannya lebih sering dari yang lain ya wajar,,,ingat teori peluang di pelajaran matematika,,,,saya bilang begitu karena hampir semua bus itu ugal2an tidak hanya SK thok.....begitu,,,, kalau bus Sumber Kencono suka tabrakan dan izinnya di cabut kesempatan buat kereta tuh,
Jauh lebih happy naik kereta dari pd pesawat, ngak tau kenapa
Menunggu kebangkitan era transportasi Kereta Api seperti dulu ![]() BIS akap, pesawat, jalan tol merupakan pesaing terberat
28-05-2011, 11:40 AM
kalo daop 9 utamanya jember jalur dan medan memang berat jadi kemungkinan kecil bisa dibuat 2 track
28-05-2011, 11:52 AM
Apa benar Jawa Timur itu populasi double tracknya sedikit? Apa karena jauh dari Jakarta jadi nggak prioritas?
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
28-05-2011, 09:27 PM
(28-05-2011, 11:52 AM)paul_foxdemon Wrote: Apa benar Jawa Timur itu populasi double tracknya sedikit? Apa karena jauh dari Jakarta jadi nggak prioritas? jatim double tracknya 2 petak sta aja... dari sb kota-sb gubeng -wonokromo. bukan masalah jauh dari jakarta yang membuat jatim ggak proiritas.. malah jatim itu prioritas tinggi.... kenapa dobel treknya dikit karena memang dari segi frekwensi lalu lintas kereta masi jauh kalah dibanding jakarta.. bayangkan saja jng sehari harus melayani kurang lebih 200 kereta baik kedatangan maupun keberangkatan..... sedangkan jatim masi dikisaran 100 buat sgu saja. jadi wajar... dan memang dobel trek belum terlalu perlu. seandainya jatim dikasi layanan krl ato paling tidak krd komuter dengan frekwensi sama dengan jakarta.. maka wacana dobel trek memang sangat perlu.. tapi ya kembali lagi... siapa yang mau naik? lha wong krd komuter dan krd arek surokerto saja pada nomor2 perjalanan tertentu juga sepi penumpang karena mobilitas warja sby utamanya belum setinggi jakarta
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com twitter: @kentangSPJ48 wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017 visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.com
28-05-2011, 09:52 PM
pernah dengar cerita dari pakdhe saya di surabaya, itu jaman dulu dobel trek nya sampai bangil. berarti dulu lalulintas kereta api diwilayah itu sudah cukup padat.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
28-05-2011, 10:12 PM
wah mas.. kalo sampe bangil jujur saya belum pernah dengar mas.... :/
tapi kalo yang saya tau dulu dobel trek sampe tarik mas.. bekas2nya masih ada kok kalo bangil belum pernah dengar.. mungkin karena keterbatasan informasi di saya hehehehe
BANGGANYA JADI RAILFANS DAOP 8
Facebook: baim007@gmail.com twitter: @kentangSPJ48 wanna be my friend? hunting? gathering? joyride? 085648542017 visit my blogs at www.daop8sgu.blogspot.com
29-05-2011, 08:12 AM
(This post was last modified: 29-05-2011, 08:27 AM by Dana Komuter.)
(19-08-2009, 09:23 AM)Haidar Murtadho Wrote: saya dari dulu selalu prihatin. sebagaI RF daop 8. saiya pengen liat cc 204 yang idung miring terus ada tuisannya "Dio induk SDT"Sama saja dengan aku yang di Daops I.... ![]() Andai saja... Ma'af numpang kasih tau... ini OOT sebentaran yah... ![]() Wilayah barat Jakarta masih kekurangan rangkaian K1 dan K2 yang dahulu gak sukses dengan Merak Jaya-nya. Belum lagi lok CC 203 belum pernah kulihat melintasi minimal Bintaro Jaya deh... Apalagi bodi2 K-9 melintas... ![]() ![]() OK... ![]() Hmm... dipikir... iya juga sih yah... CC 204 hidung miring malah langka sekali yah di Daops VIII... Tapi di Jng bbrp kali sih melintas...![]() (20-08-2009, 03:47 AM)sulovyo Wrote: ^^ sabar..sabar...Biar tau rasa deh mereka itu pr penggede di gedung sana kalo aja gagal memindahkan kelak ibukota negeri kita ini ke Balikpapan krn alasan jauh nan jauh di mato... kalo pilihan ke Surabaya, infrastruktur macem jalan rel KA aja gak memadai... Sirna sudah impian Bung Karno yang sudah kerap kali siap menatanya... Gak semudah negara Myanmar khan...
29-05-2011, 09:08 PM
(28-05-2011, 10:12 PM)Haidar Murtadho Wrote: tapi kalo yang saya tau dulu dobel trek sampe tarik mas.. bekas2nya masih ada kok kalo bangil belum pernah dengar.. mungkin karena keterbatasan informasi di saya hehehehe Ooom saya bilang kalau dulu di jaman Belanda, Surabaya itu adalah pusat industri nasional Hindia Belanda, sementara Jakarta hanya pusat politik. Kata oom saya juga, Jakarta baru jadi pusat industri (dan segala hal di Indonesia) sejak jaman pak Harto. Apa mungkin karena ini dulu banyak double track di Surabaya?
Rumah bata en semen. Minum cendol..segarrr
|
|
« Next Oldest | Next Newest »
|