Illia Wrote:Quote:Soal hubungan dengan pegawai depo, memang susah untuk saat ini karena mereka masi beranggapan kalau kita yang salah. Walau kita blm tau siapa pelaku (dan analisis saya orang luar).
Memang harus mulai dari nol lagi. Smua orang kalau dianggap salah lalu minta maaf pasti mulai dari nol. Baik yang salah atau yang disalahin.
memang susah karena karakteristik berbeda. Hanya aja tinggal kitanya gmn? kalau kasus ini selesai berani ke depo untuk berteman dan bersilahturahmi sama mereka kembali? atau tinggalkan mereka? itu aja pilihannya. dan itu ada pada diri kita masing2.
Kurang lebih itu pendapat saya sementara ini....
~illia~
Betul Illia
karena ada kenyataan yang tidak bisa di hindari
beberapa rekan di dipo JNG sudah gerah dengan teman2

teman2 dipo mengeluhkan sikap yang kurang bersahabat (setidaknya ini menurut mereka)
saya pernah mendengar complain dari pengawas cek, yang orangnya cool bgt dan saya pikir ga akan pernah ngomel seumur hidup. dia bilang gini " hehee, datang ga diundang pulang ga diantar" katanya, waktu saya tanya knapa ngomong gitu, dia nunjuk ke arah anak2 Semboyan 35 sambil bilang "tuh gerombolan itu" , saya jelaskan ke dia mereka anak baru yang juga suka kereta, akhirnya dia ngerti dan cma bilang " ya kita kan disini kerja, basa basi dikit ga bayar ko" ktanya sambil ketawa
ini terjadi berbulan bulan lalu
beberapa yang lain jg komplain yang sama, beberapa cukup keras
itu sebabnya saya sering bilang di sini, bukan hanya keretanya yang penting, tapi orang orang dalam dipo lebih penting
ambil contoh saja, nongkrong dekat kantor KDT lalu bercanda sampa ketawa keras. ingat dipo JNG TIDAK PERNAH TUTUP
didalam ruangan itu masi banyak orang yang kerja, walaupun sudah tengah malam,.
salah satu rekan mass bilang ke saya, "itu siapa si yang pada berdiri di puteran (turntable), aneh aneh aja ngapain disitu, knapa ga ngobrol ama kita di sini (di koperasi )" ktanya. dan klo satu ini bnyak rekan mass atau ass mass bilang gitu , knapa ga berbaur dengan kami para mass.........
di jng banyak mass atau ass mass yang ada disana saat tidak dinas tidak memakai seragam, hanya pake kaos dan clana jeans. jadi kalau tidak kenal bisa salah sangka.
jadi seperti saya bilang. bukan masalah kacanya.....................
jadi kenalan lah ama orang dipo, mereka bukan orang bodoh lho, ingatan mereka sama muka orang tajam. logikanya sinyal dari jng sampe PWT aja mereka apal kan?
dan kalau kena marah atau tegur dari orang dipo, ngaca lah ama diri sendiri, tidak ada orang dipo JNG yang menegur tanpa alasan yg kuat. karena dipo jng sudah biasa di kunjungi railfan sejak bertahun2 lalu, sebelum anda anda datang kesana.
tapi yah tergantung railfannya, tanpa anda sadari mereka menyeleksi siapapun yang datang ke dipo, siapa yang boleh siapa yang nggak banget, per personal. jadi hati hati............