Posts: 2,178
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
32
Hehehe komuter daop 8 semuanya k3 ntu
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
(29-11-2009, 08:58 AM)Semutsdt Wrote: Hehehe komuter daop 8 semuanya k3 ntu
soalnya kalo ada k2 dan k1 bisa gak ada yang naik, betul cak?
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Namanya KA komuter tak boleh ada segregasi kelas. Semua harus sama rata dan sama rasa. Coba anda kan pernah pergi keliling dunia mas Dana, dan bisa dilihat kalau semua KA komuter (khususnya di negara maju) kelasnya seragam.
Nah yang saya perhatikan, perkara kenyamanan, levelnya sama seperti KRL AC di Jakarta. Semua negara maju umumnya seperti itu.
Di Indonesia, mestinya semua KA komuter kelasnya disamakan seperti KRL AC jakarta atau at least seperti KRDE, yang biarpun non AC tapi sirkulasi udaranya bagus sekali.
Posts: 2,796
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
25
yang jadi masalah kan gini cak bagus. dengan kondisi komuter yang baguis seperti krl ac itu berapa sih harga yang sepantasnya kita bayar? kalo sudah urusan uang, masing2 daerah itu daya beli nya kan tidak bisa disamakan.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"
Posts: 2,178
Threads: 0
Joined: Feb 2009
Reputation:
32
Hehehe bener bos @ady tapi penaripan ka komuter tergantung dari pemkot dan pemprov masing2 dng tarif jarak jauh dekat sama, jadi yg lbh tahu kan pimpinan masing2 daerah mana yg pendapatan masarakate minim atau lebih
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
(29-11-2009, 10:17 AM)ady_mcady Wrote: yang jadi masalah kan gini cak bagus. dengan kondisi komuter yang baguis seperti krl ac itu berapa sih harga yang sepantasnya kita bayar? kalo sudah urusan uang, masing2 daerah itu daya beli nya kan tidak bisa disamakan.
Karena itu namanya KA komuter wajib disubsidi pemerintah. Agar harga tiketnya murah...
tidak murahan.
Posts: 619
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
8
seharusnya tidak disubsidi. Tidak disubsidi pun, hitung-hitungannya naek KRL ber-AC tetap lebih murah dibandingkan dengan naik bis atau mobil pribadi.
Posts: 2,564
Threads: 0
Joined: Feb 2008
Yang saya salahkan pada KRL AC di Jakarta dkk adalah harga tiketnya dibuat rata. Mau jauh atau dekat harga tiketnya sama, dan itu memberatkan penumpang.
Selain itu, seharusnya KRL odong-odong dihapus dari angkutan di kota seperti JAkarta. Nggak pantes dan memalukan kalau stasiun KA malah jadi kantung kekumuhan seperti di stasiun Tanjung Barat (selatan PAsar Minggu).