Posts: 110
Threads: 0
Joined: Feb 2012
Reputation:
2
Quote:Subsidi Dikurangi Pemerintah, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kurangi Jumah KA Ekonomi.
Pemerintah mengubah subsidi bagi transportasi kereta api (KA). Perubahan ini otomatis mempengaruhi jumlah tempat duduk yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Subsidi yang diberikan pemerintah hanya diberikan 7 KA kelas ekonomi.
Ke 7 KA kelas ekonomi yang mendapatkan subsidi yakni KA Kertajaya, KA Pasundan, KA Matarmaja, KA Penataran, KA Dhoho, KRD dan KA Tumapel.
"Seiring dengan adanya perubahan Public Service Obligasi (PSO) atau pemberian subsidi dari pemerintah, maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengurangi subsidi untuk jumlah KA kelas ekonomi," kata Kahumas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VIII, Sri Winarto saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (6/6/2012).
Winarto mengungkapkan, subsidi yang diberikan pemerintah dibandingkan 2011 mengalami penurunan.
"Untuk KA Kertajaya saja, pada 2011 pemeritah memberikan subsidi ke masyarakat sebesar 9 kereta. Sedangkan tahun ini hanya diberikan 8 kereta dengan kapasitas 750 tempat duduk," imbuhnya.
Sedangkan jumlah kereta dan tempat duduk yang di subsidi oleh pemerintah yakni, KA Kertajaya sebanyak 8 kereta dengan kapasitas 750 tempat duduk, KA Pasundan sebanyak 6 kereta dengan kapasitas 580 tempat duduk, KA Matarmaja sebanyak 7 kereta dengan kapasitas 690 tempat duduk serta KA Penataran, KA Dhoho, KA Tumapel dan KRD masing-masing 4 kereta dengan kapasitas 525 tempat duduk.
Dengan berkurangnya jumlah kereta, Winarto berharap kepada masyarakat yang tidak tertampung agar menggunakan transportasi massal lainnya.
"Kami hanya pelaksana kebijakan pemerintah. Makanya kami berharap bagi masyarakat yang tidak tertampung, kami sarankan menggunaka moda transportasi lain," ujarnya.
Sumber : detik.com
Posts: 1,624
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
8
(06-06-2012, 12:01 PM)warta_kereta Wrote: [spoiler]
Quote:Subsidi Dikurangi Pemerintah, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kurangi Jumah KA Ekonomi.
Pemerintah mengubah subsidi bagi transportasi kereta api (KA). Perubahan ini otomatis mempengaruhi jumlah tempat duduk yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Subsidi yang diberikan pemerintah hanya diberikan 7 KA kelas ekonomi.
Ke 7 KA kelas ekonomi yang mendapatkan subsidi yakni KA Kertajaya, KA Pasundan, KA Matarmaja, KA Penataran, KA Dhoho, KRD dan KA Tumapel.
"Seiring dengan adanya perubahan Public Service Obligasi (PSO) atau pemberian subsidi dari pemerintah, maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengurangi subsidi untuk jumlah KA kelas ekonomi," kata Kahumas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VIII, Sri Winarto saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (6/6/2012).
Winarto mengungkapkan, subsidi yang diberikan pemerintah dibandingkan 2011 mengalami penurunan.
"Untuk KA Kertajaya saja, pada 2011 pemeritah memberikan subsidi ke masyarakat sebesar 9 kereta. Sedangkan tahun ini hanya diberikan 8 kereta dengan kapasitas 750 tempat duduk," imbuhnya.
Sedangkan jumlah kereta dan tempat duduk yang di subsidi oleh pemerintah yakni, KA Kertajaya sebanyak 8 kereta dengan kapasitas 750 tempat duduk, KA Pasundan sebanyak 6 kereta dengan kapasitas 580 tempat duduk, KA Matarmaja sebanyak 7 kereta dengan kapasitas 690 tempat duduk serta KA Penataran, KA Dhoho, KA Tumapel dan KRD masing-masing 4 kereta dengan kapasitas 525 tempat duduk.
Dengan berkurangnya jumlah kereta, Winarto berharap kepada masyarakat yang tidak tertampung agar menggunakan transportasi massal lainnya.
"Kami hanya pelaksana kebijakan pemerintah. Makanya kami berharap bagi masyarakat yang tidak tertampung, kami sarankan menggunaka moda transportasi lain," ujarnya.
Sumber : detik.com
[/spoiler] rakyat kecil bertanya
mengapa PSO dikurangi ?
ke manakah dana PSO mengalir ?
Posts: 472
Threads: 0
Joined: Apr 2011
Reputation:
16
(06-06-2012, 12:01 PM)warta_kereta Wrote: Quote:Subsidi Dikurangi Pemerintah, PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Kurangi Jumah KA Ekonomi.
Pemerintah mengubah subsidi bagi transportasi kereta api (KA). Perubahan ini otomatis mempengaruhi jumlah tempat duduk yang disediakan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Subsidi yang diberikan pemerintah hanya diberikan 7 KA kelas ekonomi.
Ke 7 KA kelas ekonomi yang mendapatkan subsidi yakni KA Kertajaya, KA Pasundan, KA Matarmaja, KA Penataran, KA Dhoho, KRD dan KA Tumapel.
"Seiring dengan adanya perubahan Public Service Obligasi (PSO) atau pemberian subsidi dari pemerintah, maka PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akan mengurangi subsidi untuk jumlah KA kelas ekonomi," kata Kahumas PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daops VIII, Sri Winarto saat dihubungi detiksurabaya.com, Rabu (6/6/2012).
Winarto mengungkapkan, subsidi yang diberikan pemerintah dibandingkan 2011 mengalami penurunan.
"Untuk KA Kertajaya saja, pada 2011 pemeritah memberikan subsidi ke masyarakat sebesar 9 kereta. Sedangkan tahun ini hanya diberikan 8 kereta dengan kapasitas 750 tempat duduk," imbuhnya.
Sedangkan jumlah kereta dan tempat duduk yang di subsidi oleh pemerintah yakni, KA Kertajaya sebanyak 8 kereta dengan kapasitas 750 tempat duduk, KA Pasundan sebanyak 6 kereta dengan kapasitas 580 tempat duduk, KA Matarmaja sebanyak 7 kereta dengan kapasitas 690 tempat duduk serta KA Penataran, KA Dhoho, KA Tumapel dan KRD masing-masing 4 kereta dengan kapasitas 525 tempat duduk.
Dengan berkurangnya jumlah kereta, Winarto berharap kepada masyarakat yang tidak tertampung agar menggunakan transportasi massal lainnya.
"Kami hanya pelaksana kebijakan pemerintah. Makanya kami berharap bagi masyarakat yang tidak tertampung, kami sarankan menggunaka moda transportasi lain," ujarnya.
Sumber : detik.com
wakakakakak..kalimat ini selalu ada dan tidak pernah lupa untuk diucapkan pejabat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akhir-akhir ini...
Thomas, James, Percy, Gordon, Emily, Henry, Edward, Toby
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(06-06-2012, 01:38 PM)MakSaa Wrote: (06-06-2012, 12:01 PM)warta_kereta Wrote: Makanya kami berharap bagi masyarakat yang tidak tertampung, kami sarankan menggunaka moda transportasi lain," ujarnya.[/align]
Sumber : detik.com
wakakakakak..kalimat ini selalu ada dan tidak pernah lupa untuk diucapkan pejabat PT. Kereta Api Indonesia (Persero) akhir-akhir ini...
Iya neh, mana pake bahasa "MAKANYA"..... 
Kesannya jadi udahlah gada duit lu jangan pake KA....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
itu lagi2 humas operator bicara asbun dengan mengatakan jumlah PSO dikurangi.... maksude dikurangi apa seh sebenarnya, bukane jumlah PSO buat sepur dari tahun 2011 sebesar Rp. 623,4 M menjadi Rp. 770,12 M pada tahun 2012... artinya ada kenaikan yg lumayan signifikan sebesar Rp. 146,72 M atau 23,54% dari besaran anggaran PSO tahun 2011
lah itu humas asbun itu bisa ngomong kek gitu dari mana sumbernya  trus hanya kata2 itu saja yang diulang-ulang, tapi dia tidak menjelaskan pengurangan itu dari angka berapa ke berapa seh.....
Jujur kalo saya sebagai orang awam koq bingung ya dengan ucapan pak humas, dengan subsidi PSO tahun 2011 yg sebesar Rp. 623,4 M bisa digunakan untuk menarik misal Kertajaya 11 Gerbong, Brantas 11-12 gerbong, Pasundan 7-8 Gerbong, Bengawan 11 gerbong, Logawa 8-11 gerbong dst... sementara dengan besar PSO tahun 2012 yg naik di angka 20 'an persen dengan pertimbangan inflasi sekitaran 5-6% koq malah kurangnya banyak........ kalo pake asumsi sederhana kan ga ada yang namanya PENURUNAN...... ato pola yg digunakan PT. Sepur adalah metode kalkulasi tercanggih dan terbaru dengan menyertakan banyak faktor RELATIVITAS, sehingga orang awam kek saya-saya ini jauh lah dari kata sekedar nyambung ajah
adakah yang bisa memberikan pencerahan
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
Posts: 347
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
0
Yg bikin + pusing bin aneh bukane taun ini oprator spoor bisa beli solar harga 4500/lt??? anjlog dr tahun lalu yg kudu bayar 8-10rb/lt
Posts: 4,757
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
0
(06-06-2012, 09:23 PM)Bangunkarta Wrote: itu lagi2 humas operator bicara asbun dengan mengatakan jumlah PSO dikurangi.... maksude dikurangi apa seh sebenarnya, bukane jumlah PSO buat sepur dari tahun 2011 sebesar Rp. 623,4 M menjadi Rp. 770,12 M pada tahun 2012... artinya ada kenaikan yg lumayan signifikan sebesar Rp. 146,72 M atau 23,54% dari besaran anggaran PSO tahun 2011
lah itu humas asbun itu bisa ngomong kek gitu dari mana sumbernya  trus hanya kata2 itu saja yang diulang-ulang, tapi dia tidak menjelaskan pengurangan itu dari angka berapa ke berapa seh.....
Jujur kalo saya sebagai orang awam koq bingung ya dengan ucapan pak humas, dengan subsidi PSO tahun 2011 yg sebesar Rp. 623,4 M bisa digunakan untuk menarik misal Kertajaya 11 Gerbong, Brantas 11-12 gerbong, Pasundan 7-8 Gerbong, Bengawan 11 gerbong, Logawa 8-11 gerbong dst... sementara dengan besar PSO tahun 2012 yg naik di angka 20 'an persen dengan pertimbangan inflasi sekitaran 5-6% koq malah kurangnya banyak........ kalo pake asumsi sederhana kan ga ada yang namanya PENURUNAN...... ato pola yg digunakan PT. Sepur adalah metode kalkulasi tercanggih dan terbaru dengan menyertakan banyak faktor RELATIVITAS, sehingga orang awam kek saya-saya ini jauh lah dari kata sekedar nyambung ajah
adakah yang bisa memberikan pencerahan
Langsung teko ae nang Suroboyo, Om.... Humase Daop VIII didebat ae...., syukur2 divideo & di-upload dimarih...
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe
Posts: 477
Threads: 0
Joined: Nov 2010
Reputation:
4
(06-06-2012, 10:30 PM)sultan rakyat Wrote: Yg bikin + pusing bin aneh bukane taun ini oprator spoor bisa beli solar harga 4500/lt??? anjlog dr tahun lalu yg kudu bayar 8-10rb/lt
Subsidi HSD khusus untuk angkutan barang, kalo penumpang tetep pake solar yang harganya 9000-an... Makannya itu operator sekarang sedang getol-getol nya promosiin angkutan barang...
Purwojaya mahal... Kutojaya tiketnya habis... Yo wes lah Sinar Jaya ae...
Posts: 6,717
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
46
(06-06-2012, 09:23 PM)Bangunkarta Wrote: itu lagi2 humas operator bicara asbun dengan mengatakan jumlah PSO dikurangi.... maksude dikurangi apa seh sebenarnya, bukane jumlah PSO buat sepur dari tahun 2011 sebesar Rp. 623,4 M menjadi Rp. 770,12 M pada tahun 2012... artinya ada kenaikan yg lumayan signifikan sebesar Rp. 146,72 M atau 23,54% dari besaran anggaran PSO tahun 2011
lah itu humas asbun itu bisa ngomong kek gitu dari mana sumbernya  trus hanya kata2 itu saja yang diulang-ulang, tapi dia tidak menjelaskan pengurangan itu dari angka berapa ke berapa seh.....
Jujur kalo saya sebagai orang awam koq bingung ya dengan ucapan pak humas, dengan subsidi PSO tahun 2011 yg sebesar Rp. 623,4 M bisa digunakan untuk menarik misal Kertajaya 11 Gerbong, Brantas 11-12 gerbong, Pasundan 7-8 Gerbong, Bengawan 11 gerbong, Logawa 8-11 gerbong dst... sementara dengan besar PSO tahun 2012 yg naik di angka 20 'an persen dengan pertimbangan inflasi sekitaran 5-6% koq malah kurangnya banyak........ kalo pake asumsi sederhana kan ga ada yang namanya PENURUNAN...... ato pola yg digunakan PT. Sepur adalah metode kalkulasi tercanggih dan terbaru dengan menyertakan banyak faktor RELATIVITAS, sehingga orang awam kek saya-saya ini jauh lah dari kata sekedar nyambung ajah
adakah yang bisa memberikan pencerahan
Nah lo yang bener yang mana ini? 
PSOnya bertambah ato berkurang?
Jangan sampe omongannya pa humas malah menyesatkan masyarakat khususnya pengguna k-3 ini.....
SEBELUM MENUTUP MATA INI IJINKAN AKU TUHAN MELIHAT SEMUA JALUR MATI DI JAWA HIDUP KEMBALI. AMIN
Posts: 1,546
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
39
"Penipuan Publik atau kebohongan Publik adalah seseorang yang dengan sadar berkata - menyampaikan - melakukan kebohongan dan ungkapan tersebut, tersebar luas dan bisa dipahami sebagai kebenaran atau dipercayai kebenarannya"
~just quote~
|