29-07-2016, 05:55 PM
(This post was last modified: 29-07-2016, 06:36 PM by Hungry Soul.)
KA 9 ARGO DWIPANGGA
SOLO BALAPAN - JAKARTA GAMBIR
EKSEKUTIF 8/4D
24 Juli 2016
=================================
(sebuah review singkat tentang Eksekutif keluaran 2016)
Quote:Pada awalnya saya tidak ada pikiran sama sekali buat ke Solo. Namun sebuah acara berjudul Solo Batik Carnaval yang dipromosikan saat berlangsungnya Caruban Mask Festival di Cirebon, membuat saya jadi tertarik untuk melihatnya langsung. Kebetulan sekali di Jakarta Fair ada stand pemesanan tiket kereta dengan diskon 20%, jadilah saya memilih tiket KA Argo Dwipangga ini sebagai pilihan untuk kembali ke rantau tempat bekerja. Kenapa? Yaaa karena Solo Batik Carnivalnya itu. Berhubung terselenggara pada Sore hari, kemungkinan bakal selesai kala senja hendak berganti malam. Jadi saya lupakan pilihan Senja Utama Solo atau kereta yang lebih siang. Sebenarnya ada KA yang lebih malam lagi dari Argo Dwipangga, yaitu Bima. Namun dengan pertimbangan harga dan value for money (boso opo iki ) dll, pilihan pun jatuh ke Argo Dwipangga.
Nah, malam sebelumnya ketika saya nongkrong di Angkringan Lek Man di Yogyakarta (Tugu) bareng salah satu member aktivis Kaskusepur juga, saya mengetahui bahwa ternyata Argo Dwipangga malam itu menggunakan Kereta Eksekutif terbaru keluaran INKA tahun 2016. Sontak histeris dan hebohlah saya ber kyaa kyaa melihat si kereta masuk area stasiun Yogyakarta. Mungkin rekan saya mikirnya pura-pura gak kenal aja kali ya :hammer:
Oh iya tambahan informasi bagi yang belum tahu, Argo Lawu dan Argo Dwipangga masing-masing hanya menggunakan satu rangkaian (trainset) dalam operasionalnya. Jadi misal Argo Dwipangga malam ini menggunakan trainset A menuju Gambir, maka esok paginya dia akan kembali ke Solo dengan trainset A juga, dan malamnya dari Solo dia memakai trainset tersebut kembali ke Gambir lagi dan seterusnya. Mungkin ya sesekali beberapa kereta dirolling dikit-dikit. Makanya saya histeris kala itu, berhubung saya belum pernah icip-icip duduk di dalamnya sementara teman-teman saya yang lain pada heboh ngomongin KA baru ini. Bahkan sudah ada TR Kaskus pakai kereta baru ini juga.
Belakangan juga saya ketahui kalau ternyata Bima juga menggunakan KA 2016. Jadi memang kabarnya alokasi KA baru 2016 ini masing-masing satu trainset untuk Argo Lawu dan Argo Dwipangga, dua set untuk KA Bima, dan satu lagi entah buat siapa. Mohon koreksi kalau salah :malus Sementara untuk trainset lama dari KA-KA tersebut kabarnya bakal dilungsurkan untuk KA-KA yang satu level di bawah mereka :hammer: Rangkaian lama Lawu dan Dwipangga dilungsurkan untuk Taksaka, rangkaian lama Bima untuk Bangunkarta. Mungkinkah cerita BeKa rasa Turangga dan sebaliknya akan segera berlalu? :hammer:
Nah ya mukodimahnya ternyata puanjaaang :hammer:
==================================
Jadi singkat cerita, setelah menyaksikan Pagelaran Solo Batik Carnival yang berakhir di Senjakala menjelang Maghrib, saya segera berjalan kaki dari Benteng Vastenburg menuju Solo Balapan. Iya berjalan kaki. Ndak usah heran gitu ah, itu si call center Kaskusepur 14046 saja pernah jalan kaki dari Purwosari ke Solo Jebres :hammer:
Di tengah perjalanan itu saya mampir di warung ayam geprek buat makan malam sebelum naik kereta. Yah berhubung di Reska on board saat ini lagi tren nasi “instan” yang dipanaskan dengan cara yang bikin mengernyitkan dahi dan sukses bikin saya ilang mood kala saya mengetahuinya, sebisa mungkin saya harus makan sebelum naik kereta dengan makanan yang harganya lebih layak atau lebih sepadan dengan uang yang telah dikeluarkan. Maafkan saya, restorasi kereta....
Pada akhirnya, saya tiba di Stasiun Balapan sekitar pukul 19.15. Langsung boarding dan diminta menunggu di Jalur 5. Saya langsung menuju Mushola terdekat untuk beribadah. Kemudian setelah menyadari bahwa saya sudah cukup kucel karena dari pagi sudah muter-muter kesana kemari, saya memutuskan untuk mandi... di toilet Stasiun Balapan jalur 5 itu :hammer: Tentu saja dengan berupaya meminimalisasi bunyi air sedemikian rupa sehingga ndak keliatan jebar jebur. Yang penting sudah seger diguyur air dan disabun secukupnya lah :hammer:
Selesai mandi jam stasiun menunjukkan sudah pukul 19.25 WIB dan terlihatlah Argo Dwipangga yang anggun itu dilangsir, siap dinaiki. Uwoooooooooooh. Gak pake lama saya masuk ke dalam kereta tersebut. Dan seperti biasa, jepret sana, jepret sini, cekrek sana, cekrek sini :hammer:
Mari sedikit review interior kereta ini. Yang paling pertama saya rasakan adalah AC yang dingin dan bikin menggigil :hammer: Bagi saya kriteria AC yang nyaman adalah yang mampu mendinginkan udara namun tidak membuat menggigil dan tangan jadi kaku. Mungkin menggunakan standar hawa gunung siang hari kali ya. Jadi kalau terlalu dingin ya kurang enak juga, hihihi. Tapi sesuai ekspektasi terhadap kereta baru, AC-nya berfungsi dengan sangat baik dan sangat optimal.
[spoiler=Secara umum Argo Dwipangga baru]
[/spoiler]
Masalah kursi, KA ini menggunakan kursi sintetis, gak terlalu masalah bagi saya asal kadar keempukannya memadai. Kereta eksekutif 2016 ini saya rasa sudah di dalam kadar memadai lah bagi saya. Kira-kira ada gak ya standar internasional satuan keempukan barang? Kali aja kalau ada, bisa dikasih ke PT Sepur buat paduan menentukan keempukan suatu kursi biar gak ada perbedaan keempukan dari Turangga, Bangunkarta, sampai Gajayana :hammer: Meja lipat masih tersedia. Footrest? Hehehe. Iya memang ada sih. Tapi footrest ini kalau ndak diinjak bakal kembali naik lagi ke posisi semula. Jatohnya rasanya kalau mengistirahatkan kaki terasa ada tekanan dari bawah jadinya malah gak bisa rileks :hammer: Mungkin yang punya kaki cukup panjang ndak usah pakai footrest, udah lega buanget kok :hammer: Oh iya, selimut sudah terbungkus rapi bersama dengan bantal yang siap dipergunakan penumpang segera setelah naik. di atas kursi ada tombol untuk lampu baca, yang saya rasa dengan kebijakan lampu terang benderang ala KAI sekarang bakal tidak terlalu banyak berguna. Ditambah lagi jarak antara tempat duduk dengan atap cukup tinggi, saya saja harus merentangkan tangan ke atas banget untuk mencoba menyalakan lampu baca. Nyala kok. Kereta baru gitu loo, hahaha. Tapi entah bakal berguna atau tidak lampu ini jika kebijakan lampu terang benderang itu masih berjalan.
[spoiler=sedikit lebih detail]
[/spoiler]
Kereta sendiri saat itu berangkat tepat pukul 20:00 dan sampai Argo Dwipangga berangkat, Gajayana belum tiba di Solo Balapan. Konon kabarnya kala itu mengalami keterlambatan hingga hampir satu jam.perlahan-lahan kereta meninggalkan Solo Balapan, melintas Purwosari, dan mulai meningkatkan kecepatan melaju menuju Yogyakarta. Kecepatan cukup tinggi, namun saya tidak terlalu memperhatikan indikator yang katanya menunjukkan kecepatan kala itu, tapi yaaa memang secara umum petak Solo – Yogyakarta – Kutoarjo adalah arena ngebutnya KA-KA Eksekutif. Rel nya masih kinyis-kinyis :malus
Nah di kala ngebut ini, saya mendapati fakta bahwa ternyata goncangan di KA ini cukup kasar, dan peredam di ujung pintu menuju toilet dan bordes tidak terlalu berpengaruh banyak, sehingga rasanya naik di dalamnya itu cukup berisik dan sedikit terguncang-guncang. Sejauh ini kereta eksekutif dengan peredam terbaik dan goncangan paling minim versi saya masih dipegang Gajayana, makanya landasan komparasi saya ke situ :hammer: . Belum lagi ada hiburan yang bisa cukup bikin meringis, yaitu lagu “Pesona Indonesia” yang diputar berulang-ulang di dalamnya, yang cukup jadi tren di kalangan joyrider juga saking seringnya diputar, hahahaha.
Setelah itu, Kereta berhenti normal sejenak di Klaten. Saya lupa waktunya, maklum lagi observasi interior kereta :hammer: Oh iya, lampu penerangan di dalamnya luar biasa terang dan silau. Bagi yang kesulitan tidur dalam keadaan terang, mungkin sedikit mengalami gangguan di sini. Sambil diiringi lagu Pesona Indonesia yang terus diulang-ulang itu, kereta masuk Stasiun Yogyakarta pukul 20:52 WIB, tepat waktu banget. Kereta yang awalnya cukup sepi ini langsung jadi penuh. Yah, memang ndak bisa dipungkiri Yogya itu lumbung duitnya KAI, pantes Kereta-kereta di jalur ini sering dapet salah satu armada terbaik dan sering kebagian jatah kereta-kereta relasi baru :hammer:
kereta berhenti agak lebih lama dari jadwal, dan baru meluncur pukul 21:02 WIB. Beruntung lagu Pesona Indonesia sudah mulai berkurang intensitasnya selepas Yogyakarta dan mulai disetel film :hammer: Sayangnya filmnya juga saya kurang tahu dan kurang mengikuti, kalau tidak salah film Asterix. Sepertinya sajian film di dalam KA Eksekutif sudah mulai dibatasi. Dulu mah film action kekerasan Box Office juga sering tayang, sekarang lebih ke film yang bisa dinikmati semua umur. Diprotes para orang tua kali ya kalau filmnya terlalu gedebak gedebuk :malus
Prami dibantu asistennya sudah mulai ngider lagi menjajakan makanan. Saat melewati tempat duduk saya, masih cukup tersedia jatah paket franchise dari D’Cost. Selain itu juga ada menu awetan ala-ala reska yang cukup populer dengan kontroversinya itu. Berhubung saya sudah sengaja makan malam sebelum naik kereta seperti yang saya sebutkan di awal, saya tidak memesan apapun. Oh iya, konon di restorasi kereta ada musholanya juga ya? Sayang waktu itu saya sudah cukup capek dan ngantuk... yah gimana gak capek, sore sebelumnya kan jalan 5 km lebih sambil gembol barang (Dasar lemah :hammer: )
Jadi yaaa begitulah, saya bentangkan selimut abu-abu dari Reska, rebahkan kursi ke posisi maksimal, pakai masker, dan mulai pasang posisi bobok ganteng. Yah... dasarnya memang saya ini gampang tertidur, gak lama saya sudah kehilangan kesadaran biarpun saya sudah komentar kereta ini berisik segala macem :hammer: (dasar kebo!). Ngarepnya sih saya bener-bener tertidur sampai Gambir, tapi rupaya saya terbangun sejenak beberapa km saat kereta akan memasuki Stasiun Purwokerto karena pengumuman dari petugas. Hmm... tapi.... saya gak ingat apakah saya masih bangun kala KA ini berhenti di Stasiun Purwokerto (nah kan kebo :hammer: ).
Saya gak sempat lihat jam saking ngantuknya dan tertidur kembali. Dan kali ini benar-benar pulas karena bahkan saya gak tahu kapan kereta berhenti di Cirebon. Yang saya ketahui selanjutnya adalah saya terbangun karena getaran alarm hape di saku celana saya sekitar pukul 04:00. Kala itu kereta sudah beberapa petak melewati Stasiun Cikampek. Saya sudah di DAOP 1 ceritanya. Berhubung Adzan Subuh kurang dari sejam lagi dan saya berniat menjalankan puasa, saya segera memakan bekal saya, beberapa potoing roti bakar yang sempat dibeli sebelum naik kereta di daerah Solo sana dan diakhiri dengan minum air putih segar. Kereta baru tiba di Jatinegara sekitar pukul 04:30, telat 15-20 menitan. Dan keterlambatan ini berlanjut hingga KA ini tiba di Stasiun Gambir, menjelang pukul 05:00 pagi. Semua penumpang pun turun dan bersiap menghadapi kejamnya hari Senin di penjuru ibukota....[/spoiler]
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013

![[Image: 13661813_10206200139673764_4475208223926379806_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13661813_10206200139673764_4475208223926379806_o.jpg)
![[Image: 13653225_10206200141313805_7092421136573367027_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13653225_10206200141313805_7092421136573367027_o.jpg)
![[Image: 13730872_10206200140833793_2255616538775820704_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13730872_10206200140833793_2255616538775820704_o.jpg)
![[Image: 13641173_10206200140913795_3740865668073918043_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13641173_10206200140913795_3740865668073918043_o.jpg)
![[Image: 13710506_10206200142033823_5651147218995120195_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13710506_10206200142033823_5651147218995120195_o.jpg)
![[Image: 13668003_10206200141593812_197193295722970161_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13668003_10206200141593812_197193295722970161_o.jpg)
![[Image: 13717449_10206200141473809_7862203831644156790_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13717449_10206200141473809_7862203831644156790_o.jpg)
![[Image: 13767374_10206200141553811_2259625870612484034_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13767374_10206200141553811_2259625870612484034_o.jpg)
![[Image: 13662346_10206200142233828_1833105361150688033_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13662346_10206200142233828_1833105361150688033_o.jpg)
![[Image: 13737648_10206200142793842_7217392151695426448_o.jpg]](https://scontent-sjc2-1.xx.fbcdn.net/t31.0-8/13737648_10206200142793842_7217392151695426448_o.jpg)