10-01-2014, 12:03 AM
(09-01-2014, 09:01 AM)triez_RF Cirebon Wrote: nah ini, yang bkin saya naek darah semalam.
tanjung barat-bogor yang biasanya 50 menit- 1 jam, kemarin malam sampai 3 jam bos.
waduh, udah git dapat rangkaian yang ashe-nya panas. yaitu seri 62xx,.
ampun deh. mana gak dapat kompensasi lagi.
yang ada didalam hati waktu semalem itu ya cuma satu, yaitu minta konpensasi.
tapi sampai detik ini hanya MAAF , MAAF dan MAAF yang diutarakan oleh petugas.
ampun deh....
(09-01-2014, 09:22 AM)triez_RF Cirebon Wrote: itu sih urusan mereka. peran saya disini adalah sebagai penumpang.
ingat! penumpang adalah raja..
dan setiap raja tidak mau dikecewakan.
kalau ka jarak jauh itu kan jarang-jarang. lah, kalau KRL mah hampir tiap hari gangguan mulu. pusing deh :pusing:
ya misalkan konpensasi akibat keterlamabatan > 2 jam dengan krl yaitu:
gratis naek KRL selama sebulan
Ikut sedih membaca kisahmu, teman...
Cuma saya mau mengkomentari pernyataan sikap sampeyan nich... Sampeyan kerja & jd penglaju di Jakarta ya, Kang...? Udah brp lama...? Lbh banyak mana PERKA kacau saat musim hujan dibanding saat musim kemarau...? Kalo lebih banyak kacaunya di musim hujan kenapa nggak move on ke moda transportasi lain...? Dari Bogor - Tanjung Barat PP bukannya msh bs naik motor, mobil atau bis kan...? Oh ya, satu lagi... pake sepatu roda jg bs koq....
Hmmmm..., penumpang adalah raja... Pepatah itu saya rasa nggak berlaku buat operator KA jaman sekarang dech. "Penumpang adalah raja" vs "Silakan menggunakan moda transportasi lainnya" menang mana hayooo...?
Mestinya sampeyan bersyukur pihak operator mau mengucapkan kata MAAF atas gangguan tsb, ketimbang dibawain cermin. Raja koq masih minta insentif dari Pemerintah...?
Cuma saya mau mengkomentari pernyataan sikap sampeyan nich... Sampeyan kerja & jd penglaju di Jakarta ya, Kang...? Udah brp lama...? Lbh banyak mana PERKA kacau saat musim hujan dibanding saat musim kemarau...? Kalo lebih banyak kacaunya di musim hujan kenapa nggak move on ke moda transportasi lain...? Dari Bogor - Tanjung Barat PP bukannya msh bs naik motor, mobil atau bis kan...? Oh ya, satu lagi... pake sepatu roda jg bs koq....

Hmmmm..., penumpang adalah raja... Pepatah itu saya rasa nggak berlaku buat operator KA jaman sekarang dech. "Penumpang adalah raja" vs "Silakan menggunakan moda transportasi lainnya" menang mana hayooo...?

Mestinya sampeyan bersyukur pihak operator mau mengucapkan kata MAAF atas gangguan tsb, ketimbang dibawain cermin. Raja koq masih minta insentif dari Pemerintah...?



