15-03-2011, 03:05 PM
santai saja mas hilmi. biar beda pendapat, saya tidak bermaksud mengeroyok anda. hehehe...
boleh2 aja kalo mau bangun flyover, yang penting jalur trem/ka nya tetap diberi ruang untuk hidup kembali sewaktu2. kalo pun gak persis di tempatnya semula, digeser ke pinggir pun gak masalah. seperti jalur trem di jakarta yang dulu dipinggir jalan raya, sekarang reinkarnasi jadi busway ditengah jalan. gak masalah bro.
selama ini kan yang ada diskriminasi moda rel yang semakin terdesak oleh jalan raya. padahal kalo dioptimalkan, satu jalur trem/lrt kapasitas angkutnya pada jam sibuk bisa setara dengan 8 lajur jalan raya yang terisi kendaraan pribadi.
boleh2 aja kalo mau bangun flyover, yang penting jalur trem/ka nya tetap diberi ruang untuk hidup kembali sewaktu2. kalo pun gak persis di tempatnya semula, digeser ke pinggir pun gak masalah. seperti jalur trem di jakarta yang dulu dipinggir jalan raya, sekarang reinkarnasi jadi busway ditengah jalan. gak masalah bro.
selama ini kan yang ada diskriminasi moda rel yang semakin terdesak oleh jalan raya. padahal kalo dioptimalkan, satu jalur trem/lrt kapasitas angkutnya pada jam sibuk bisa setara dengan 8 lajur jalan raya yang terisi kendaraan pribadi.
"Train approaching! Please remain behind yellow line!"

