Posts: 586
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
11
(16-08-2009, 04:01 PM)ouilevio Wrote: (16-08-2009, 10:11 AM)WOODWARD Wrote: (16-08-2009, 09:58 AM)brantas Wrote: Sebetulnya jaman belanda (th 1920an) sudah ada beberapa lokomotif uap yg mampu dipacu hingga 100 km/jam. Lok tsb diantaranya C50 dan C53.
Tetapi knp skrg taspat hanya 80 km/jam bahkan pada petak rel yg relatif lurus, seperti BKS - CN dan KTA - SLO. Apakah berarti kumunduran kita dlm perkeretaapian? Silahkan teman2 berpendapat.
D 52 malah ktanya bisa sampe 140 Km/h
sekarang jumlah kereta tambah banyak, Traffic semakin padat
rel semakin sering di lewatin, jadi semakin cepat rusak ( Wear and Tear)
jadi pembatasan taspat diperlukan demi keamanan
sampai ada sistim baru yang memungkinkan kereta bergerak cepat dengan traffic yang padat, karena sebenarnya saranan kereta dan traksinya sendiri klo mau lari sampai 100 kmh bisa ko
mungkin begitu kira kira
Traffic padat ga selalu bikin lambat, asalkan smua KA melaju dg kcptn tinggi.
bs diilustrasikan begini:
Sebuah mobil A bisa melaju kec 150kpj d jalan tol yg sepi. seandainya ada 26 mobil (A-Z) di jln tsb, bisakah mobil A memacu kec 150kpj? jawab: bisa, asalkan mobil B-Z juga ber kec 150kpj.
utk melaju cepat emg butuh track lurus, jd sebaiknya meminimalkan tikungan (benar kata katsyusha: kalo meminimalkan lengkungan dan memperbesar radius tikungan berarti jalurnya mesti dirombak dong?). Dirombak sedikit demi sedikit lama2 jadi banyak kan, hehehe....
(16-08-2009, 09:58 AM)brantas Wrote: Sebetulnya jaman belanda (th 1920an) sudah ada beberapa lokomotif uap yg mampu dipacu hingga 100 km/jam. Lok tsb diantaranya C50 dan C53.
Tetapi knp skrg taspat hanya 80 km/jam bahkan pada petak rel yg relatif lurus, seperti BKS - CN dan KTA - SLO. Apakah berarti kumunduran kita dlm perkeretaapian? Silahkan teman2 berpendapat.
Seandainya kondisi rel, jalur bagus. knp ada taspat 80kpj? Mungkin krn KA yg di depan speednya 80kpj. Coba aja kl KA di dpn 120kpj, pasti KA yg di belakang speednya juga 120kpj. 
sekali sekali main ke OC mas
baru bisa tahu kenapa traffic bikin KA jadi lambat
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
mas woodward memang yg bikin lambat itu ap selain kualitas prasarana rel dan sarana lokomotif yg menurun??
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 3,295
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
23
to: WOODWARD
OC tuh apa? dmn? maap ga tau.hehehe....
Keep Fighting Never Give
Posts: 49
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
3
OC=Operation Controller. yah, pengawas perjalanan KA lah. ada 2 jenis, yaitu CTC (centralized traffic controller) dan CTS (Supervisor). di tempat itu adalah pusatnya pengendalian perjalanan KA dalam suatu Daop/Divre. di CTC petugas dapat memantau posisi KA, berkomunikasi dengan PPKA dan Masinis, dan mengendalikan persinyalan-persilangan-perjalanan KA jika dibutuhkan (kecuali CTS karena hanya bisa memantau). di sana juga tercatat laporan-laporan kelambatan, halangan dan semua yang berkait dengan operasional perjalanan KA, termasuk juga merekam pembicaraan antar pelaku-pelaku perjalanan KA (dan digunakan sebagai barang bukti penyidikan pihak kepolisian dalam kasus tabrakan KRL di Bogor tempo hari)
Posts: 928
Threads: 0
Joined: Jan 2009
Reputation:
3
(15-08-2009, 09:05 PM)ouilevio Wrote: Bro... sepengatahuan sy kecepatan lokomotif bisa mencapai 100km/jm tp kenyataannya jarang dipacu sampe kecepatan tsb. padahal kalau kecepatan bisa di maksimalkan bisa memperpendek waktu tempuh, shg penumpang senang. ada alasan lain??? 
bukan 100km/jam lagi tapi bisa 120 km/jam tapi itu juga dikondisikan dengan lintasan sama kondisi rel sekarang bayangin kalo lintasan seperti dari bandung ke banjar apa bisa tu kereta dipacu ampe 100 km/jam...?
Posts: 586
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
11
17-08-2009, 07:28 AM
(This post was last modified: 17-08-2009, 09:38 AM by cc201_106.)
(16-08-2009, 11:22 PM)Lukman Wrote: OC=Operation Controller. yah, pengawas perjalanan KA lah. ada 2 jenis, yaitu CTC (centralized traffic controller) dan CTS (Supervisor). di tempat itu adalah pusatnya pengendalian perjalanan KA dalam suatu Daop/Divre. di CTC petugas dapat memantau posisi KA, berkomunikasi dengan PPKA dan Masinis, dan mengendalikan persinyalan-persilangan-perjalanan KA jika dibutuhkan (kecuali CTS karena hanya bisa memantau). di sana juga tercatat laporan-laporan kelambatan, halangan dan semua yang berkait dengan operasional perjalanan KA, termasuk juga merekam pembicaraan antar pelaku-pelaku perjalanan KA (dan digunakan sebagai barang bukti penyidikan pihak kepolisian dalam kasus tabrakan KRL di Bogor tempo hari)
OC DAOP 1 ada di MRI
OC DAOP 3 ada di sta. Kejaksan
baru dua itu yang pernah dikunjungi dan melihat langsung, bagaimana kreta yang jumlahnya puluhan itu diatur supaya berjalan aman dan tiba di tujuan dengan selamat.
disitu diatur gerakan kereta termasuk susul dan silang
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
sedikit OoT ney, OC MRI itu mampu mengendalikan sinyal di Daop 1 dan KACJ??? Fungsinya bukannya hanya moderator??
Yg mengendalikan sinyal bukannya PPKA ya??
Mohon info lanjut..
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 586
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
11
(17-08-2009, 07:37 AM)brantas Wrote: sedikit OoT ney, OC MRI itu mampu mengendalikan sinyal di Daop 1 dan KACJ??? Fungsinya bukannya hanya moderator??
Yg mengendalikan sinyal bukannya PPKA ya??
Mohon info lanjut..
fungsi utamanya moderator
sinyal kan ada yang terlayan setempat ( di stasiun, dilayani PPKA)
dan sinyal otomatis (sinyal blok pada lintas)
OC mampu mengoverride semua sinyal jika diperlukan
Posts: 4,569
Threads: 0
Joined: Jun 2009
Reputation:
54
 yeh...........
Posts: 3,295
Threads: 0
Joined: Aug 2009
Reputation:
23
17-08-2009, 03:05 PM
(This post was last modified: 17-08-2009, 03:09 PM by ouilevio.)
Omong-omong KA tercepat di Indo tuh Argo Bromo yak? pernah ga dipacu sampe 120 kpj?
(17-08-2009, 07:28 AM)WOODWARD Wrote: (16-08-2009, 11:22 PM)Lukman Wrote: OC=Operation Controller. yah, pengawas perjalanan KA lah. ada 2 jenis, yaitu CTC (centralized traffic controller) dan CTS (Supervisor). di tempat itu adalah pusatnya pengendalian perjalanan KA dalam suatu Daop/Divre. di CTC petugas dapat memantau posisi KA, berkomunikasi dengan PPKA dan Masinis, dan mengendalikan persinyalan-persilangan-perjalanan KA jika dibutuhkan (kecuali CTS karena hanya bisa memantau). di sana juga tercatat laporan-laporan kelambatan, halangan dan semua yang berkait dengan operasional perjalanan KA, termasuk juga merekam pembicaraan antar pelaku-pelaku perjalanan KA (dan digunakan sebagai barang bukti penyidikan pihak kepolisian dalam kasus tabrakan KRL di Bogor tempo hari)
OC DAOP 1 ada di MRI
OC DAOP 3 ada di sta. Kejaksan
baru dua itu yang pernah dikunjungi dan melihat langsung, bagaimana kreta yang jumlahnya puluhan itu diatur supaya berjalan aman dan tiba di tujuan dengan selamat.
disitu diatur gerakan kereta termasuk susul dan silang
BISA ga orang biasa/sipil maen2 k OC?
Keep Fighting Never Give
|