04-10-2012, 09:01 PM
assalamualaikum,
kadang sukakaget juga kalau lihat okupansi tinggi tapi keuntungan tipis kaya benang "katanya", terus kadang rugi... jadi menurut railfans sebenarnya anak usaha yang satu itu lebih baik di gabungkan lagi ke Induknya atau tetap kayak sekarang?
soalnya setiap tarif harus dinaikan bahasannya pasti "Communter bukan Induk BUMN sehingga tidak bisa menerima subsidi" jadi kesannya ini anak usaha rugi terus...
share pendapat ya... ^^,
kadang sukakaget juga kalau lihat okupansi tinggi tapi keuntungan tipis kaya benang "katanya", terus kadang rugi... jadi menurut railfans sebenarnya anak usaha yang satu itu lebih baik di gabungkan lagi ke Induknya atau tetap kayak sekarang?
soalnya setiap tarif harus dinaikan bahasannya pasti "Communter bukan Induk BUMN sehingga tidak bisa menerima subsidi" jadi kesannya ini anak usaha rugi terus...
share pendapat ya... ^^,
Terimakasih telah Melestarikan Peninggalan Sejarah qta
