08-06-2010, 11:41 AM
(08-06-2010, 11:20 AM)sepur_lori Wrote: Yaah, karena habis perang kemerdekaan jadi relnya pada babak belur semua ... Trus pd era pembangunan kembali di masa Presiden Sukarno, rel KA kembali dibenahi. Buktinya kita beli lok D 52, CC 200 yg notabene bobotnya gedhe, berarti sdh ada upaya perbaikan pd rel utk bisa dilewati 2 loko perintis ini.
Kalau D52 itu pembelian VS (perusahaan KA administrasi hindia Belanda di tahun 1945-1949), tapi yang terima Indonesia.
Kalau CC200 tidak benar-benar dibeli Indonesia, tapi merupakan bagian dari bantuan ekonomi AS untuk Indonesia.
Back to topic.

Okelah kalau begitu ...
![[Image: 79HOP8.jpg]](http://i.cubeupload.com/79HOP8.jpg)
please sebelum kena semprit....