13-03-2015, 08:27 PM
Okupansinya mantap, bahkan muncul berita seperti ini:
[spoiler]Tiket Gratis Cepat Habis, Warga Marahi Petugas Stasiun Wonogiri
Solopos.com, WONOGIRI – Pengoperasian kembali Railbus Batara Kresna jurusan Solo-Wonogiri mulai Rabu (11/3/2015), disambut antusias oleh masyarakat. Pada Kamis (12/3/2015), puluhan warga yang datang dari berbagai wilayah di Wonogiri melampiaskan kekecewaan karena kehabisan tiket railbus yang masih gratis.
Mereka pun memarahi petugas tiket dan penjaga Stasiun Wonogiri. Salah seorang warga Kelurahan Purwosari, Wonogiri, Menik, 37, mengatakan sesuai aturan yang ditempel di stasiun tiket railbus dilayani tiga jam sebelum keberangkatan.
“Selama dua jam saya antre mendapatkan tiket untuk keberangkatan pukul 12.45 WIB. Namun, setelah dua jam mengantre tiket sudah habis,†ujar Menik ketika ditemui solopos.com di Stasiun Wonogiri, Kamis.
Warga lainnya, Sujul, mengaku kecewa dengan pelayanan tiket gratis railbus di Stasiun Wonogiri.
“Saya mengantre selama dua jam. Sesampainya di depan loket, petugas menutup loket dengan alasan tiket sudah habis. Saya langsung mengecek ke dalam ternyata tiket habis gara-gara ada satu orang membeli [mendapat] 12 tiket,†kata Sujul warga Desa Singodutan.
Dia berharap stasiun membuat aturan larangan membeli tiket lebih dari satu.
Dimintai konfirmasi, Kepala Stasiun Wonogiri, Sino, mengaku masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“PT. Kereta Api Indonesia (Persero) hanya menyediakan 146 tiket railbus. Jumlah tiket itu dibagi di empat stasiun yakni Stasiun Sangkrah, Sukoharjo, Nguter, dan Wonogiri. Pembagian tiket itu diatur secara online,†kata dia.
[/spoiler]
[spoiler]Tiket Gratis Cepat Habis, Warga Marahi Petugas Stasiun Wonogiri
Solopos.com, WONOGIRI – Pengoperasian kembali Railbus Batara Kresna jurusan Solo-Wonogiri mulai Rabu (11/3/2015), disambut antusias oleh masyarakat. Pada Kamis (12/3/2015), puluhan warga yang datang dari berbagai wilayah di Wonogiri melampiaskan kekecewaan karena kehabisan tiket railbus yang masih gratis.
Mereka pun memarahi petugas tiket dan penjaga Stasiun Wonogiri. Salah seorang warga Kelurahan Purwosari, Wonogiri, Menik, 37, mengatakan sesuai aturan yang ditempel di stasiun tiket railbus dilayani tiga jam sebelum keberangkatan.
“Selama dua jam saya antre mendapatkan tiket untuk keberangkatan pukul 12.45 WIB. Namun, setelah dua jam mengantre tiket sudah habis,†ujar Menik ketika ditemui solopos.com di Stasiun Wonogiri, Kamis.
Warga lainnya, Sujul, mengaku kecewa dengan pelayanan tiket gratis railbus di Stasiun Wonogiri.
“Saya mengantre selama dua jam. Sesampainya di depan loket, petugas menutup loket dengan alasan tiket sudah habis. Saya langsung mengecek ke dalam ternyata tiket habis gara-gara ada satu orang membeli [mendapat] 12 tiket,†kata Sujul warga Desa Singodutan.
Dia berharap stasiun membuat aturan larangan membeli tiket lebih dari satu.
Dimintai konfirmasi, Kepala Stasiun Wonogiri, Sino, mengaku masih banyak kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“PT. Kereta Api Indonesia (Persero) hanya menyediakan 146 tiket railbus. Jumlah tiket itu dibagi di empat stasiun yakni Stasiun Sangkrah, Sukoharjo, Nguter, dan Wonogiri. Pembagian tiket itu diatur secara online,†kata dia.
[/spoiler]
Railfans SMANTIC bagaikan KRD Bogas Geulis (Bogor Asri Geulis) dan Pramuka SMANTIC bagaikan KRD Prameks (KRD Pramuka Eksistensi SMANTIC)



Lha wong aku dulu naek Trans Jakarta Kor 1 wkt msh GRATIS aja penuh sesak cm krn alasan pd mau ke Glodok gratisan ama skedar naek jalan2 doank... Bahkan jg bus tingkat GRATIS sampe yg di bbrp halte di Thamrin ama Monas gak kebagian ikutan naek didominasi ibu2 dan anak2 mereka... Yg lbh parah itu... budaya gak sabaran naek angk umum....




![[Image: new2copy.jpg]](https://img254.imageshack.us/img254/7018/new2copy.jpg)