Thread Rating:
  • 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Soalan Kereta Khusus Wanita (di Jabodetabek)
#21
untuk cisadane ekspres (BKS-TNG via SUD), KKW-nya, masih diisi oleh kaum pria, dan kayaknya PKDnya cuek bebek gak ada yang ngusir, entah apa yang menjadi alasan para PKD itu???
Reply
#22
Itulah kelemahan kereta khusus wanita Jabodetabek. Lemahnya pengawasan, kurangnya sosialisasi serta kurang maksimalnya penanganan, terutama pada jam2 sibuk membuat kereta ini sering "disusupi" oleh kaum adam. Dg alasan sudah penuh, banyak kaum adam yg nekat masuk ke dalam kereta ini. Padahal, ini berakibat ketidaknyamanan kaum wanita dalam menikmati pelayanan baru ini.

Saran saya, sebaiknya kaum wanita dimasukkan lebih dulu ke dalam KKW pada saat jam sibuk/peak season/rush hour, agar tidak ada lagi kaum pria yg nekat masuk ke rangkaian KKW ini. Satu lagi, sebaiknya penerapan KKW diujicobakan terlebih dahulu pada jam2 sibuk seperti di Jepang agar diketahui bagaimana hasilnya, baru kemudian diterapkan secara permanen. CMIIW.Xie Xie
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
#23
harusnya sihh udah ga ada yaa yg bukan wanita naik KKW.. di stasiun kan udah ditandain "area menunggu KKW"
SRP - UI : transit THB / MRI
Reply
#24
Di stasiun ada spanduk gede ngejeblak, warna pink yang sangat eye-catching dan bertuliskan kereta khusus wanita di setiap ujung.
Di beberapa stasiun ada area menunggu khusus wanita.
Di pintu gerbong ada stiker yang (lagi-lagi) berwarna pink mencolok bertuliskan kereta khusus wanita.
Di dalam kereta, tergantung banyak pengumuman khusus wanita, pria dan pasangan gak boleh masuk
Masinis juga udah ngasih pengumuman pake toa dengan suara keras kalo gerbong satu dan delapan khususon buat wanita dan anak-anak.

Kok ya masih ada aja mas-mas, bapak-bapak, abang-abang yang masuk ke situ. Gak liat? Kayaknya enggak juga, pasti liat. Gak peduli aja sama peraturan. Hal sepele kayak gitu aja dilanggar. Gimana bisa maju. Kelakuan...kelakuan..
Reply
#25
(30-08-2010, 06:36 PM)ajathooo Wrote: Di stasiun ada spanduk gede ngejeblak, warna pink yang sangat eye-catching dan bertuliskan kereta khusus wanita di setiap ujung.
Di beberapa stasiun ada area menunggu khusus wanita.
Di pintu gerbong ada stiker yang (lagi-lagi) berwarna pink mencolok bertuliskan kereta khusus wanita.
Di dalam kereta, tergantung banyak pengumuman khusus wanita, pria dan pasangan gak boleh masuk
Masinis juga udah ngasih pengumuman pake toa dengan suara keras kalo gerbong satu dan delapan khususon buat wanita dan anak-anak.

Kok ya masih ada aja mas-mas, bapak-bapak, abang-abang yang masuk ke situ. Gak liat? Kayaknya enggak juga, pasti liat. Gak peduli aja sama peraturan. Hal sepele kayak gitu aja dilanggar. Gimana bisa maju. Kelakuan...kelakuan..

Suruh pake rok dulu, baru boleh masukNgikikNgikik
Reply
#26
(30-08-2010, 06:36 PM)ajathooo Wrote: Di stasiun ada spanduk gede ngejeblak, warna pink yang sangat eye-catching dan bertuliskan kereta khusus wanita di setiap ujung.
Di beberapa stasiun ada area menunggu khusus wanita.
Di pintu gerbong ada stiker yang (lagi-lagi) berwarna pink mencolok bertuliskan kereta khusus wanita.
Di dalam kereta, tergantung banyak pengumuman khusus wanita, pria dan pasangan gak boleh masuk
Masinis juga udah ngasih pengumuman pake toa dengan suara keras kalo gerbong satu dan delapan khususon buat wanita dan anak-anak.

Kok ya masih ada aja mas-mas, bapak-bapak, abang-abang yang masuk ke situ. Gak liat? Kayaknya enggak juga, pasti liat. Gak peduli aja sama peraturan. Hal sepele kayak gitu aja dilanggar. Gimana bisa maju. Kelakuan...kelakuan..

Bs jadi mas-mas, bapak-bapak dan abang-abang yg masuk ke dlm kereta khusus wanita itu kemaluannya kecil... Wek
"Everyone can train..." #sloganoperatorsepoertempodoeloe

[Image: 10p0h7r.jpg]





Reply
#27
kemaren naik ciujung sore 17.15, turun tangga lihat gerbong 2 penuh...maju lagi..gerbong wanita di pintu isinya cowok semua, padat juga...udah mau jalan kereta nya ...selip2 aja. hehehe.

persis seperti masukin kerupuk ke dalam kaleng deh, ketika pintu di tutup, kereta goyang2, baru bisa napas sedikit. Sampe Palmerah dan kebayoran keadaan makin "memburuk". Ada ibu2 yang jongkok sampai dihardik...kasihan, mungkin dia cape. Ada juga yang pingsan.
Reply
#28
Well, gerbong KKW ini hasilnya kurang efektif, soalnya sama seperti yang pernah Anda tulis di atas (kurang sosialisasi dan desek-desekan saat rush hours)

Saran saya sih,
1. harusnya di gerbong bagian kanan/kiri ditulis "GERBONG KHUSUS WANTIA" yang besar dan jelas. Supaya kaum Adam tidak seenaknya masuk gerbong KKW.
2. Menambah 2 gerbong khusus wanita yang terletak di depan/belakang.
3. Untuk PKD, tingkatkan keseriusan Anda dalam menjaga suatu gerbong KKW! Jangan sampe ada kaum lelaki masuk gerbong KKW seenaknya sendiri!
Aktif kembali setelah dibanned sama pak momod dan orang tua.
Reply
#29
(12-09-2010, 05:46 PM)alfan.kereta-pesawat Wrote: Well, gerbong KKW ini hasilnya kurang efektif, soalnya sama seperti yang pernah Anda tulis di atas (kurang sosialisasi dan desek-desekan saat rush hours)

Saran saya sih,
1. harusnya di gerbong bagian kanan/kiri ditulis "GERBONG KHUSUS WANTIA" yang besar dan jelas. Supaya kaum Adam tidak seenaknya masuk gerbong KKW.
2. Menambah 2 gerbong khusus wanita yang terletak di depan/belakang.
3. Untuk PKD, tingkatkan keseriusan Anda dalam menjaga suatu gerbong KKW! Jangan sampe ada kaum lelaki masuk gerbong KKW seenaknya sendiri!

Itulah sebabnya mengapa saya menyarankan PT KCJ belajar dari Jepang sono tentang pengaturan kereta khusus wanita. Di sana, walaupun hanya berlaku pada jam sibuk, tapi pengoperasian kereta khusus wanita di sono cukup efektif, bahkan tidak ada satu pun kaum adam yang masuk ke dalamnya. Sayangnya itu tidak berlaku di Jabodetabek.Xie Xie
Buah dari perjuangan adalah kebahagiaan
Semakin keras kita berjuang bagi hidup kita, semakin manis pula buahnya
Semakin santai perjuangan kita, semakin pahit pula buahnya


FLICKR Stephanie Anastasia stasiunkastephanie
Reply
#30
saya setuju kalo 2 KKW ini dipindah jadi di tengah rangkaian,bukan di tiap ujung...
dengan kondisi di tiap ujung,hanya memberi beban bagi kereta 2 dan 7...
~Because Your Smilling Is Our Happiness~
My Railway Photos
My Video Collection

YAHOO!

petr_cech_indo
Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)