26-12-2011, 05:49 AM
(26-12-2011, 02:08 AM)Illia Wrote: Nah loh rupanya sampean dines brantas jumat kemaren. selamat kemaren sindoro ga bisa ngejer kereta anda karena mogok di pekalonganjadi argo de kereta anda wkwkwkwkw.
Oh, jadi Sindoro gak bisa ngejar Brantas toh? Hehehe .... kirain yang di Cirebon itu Sindoro ... berarti KA apa ya itu yang nyusul Brantas dan teman sepermainannya dia si Tegal Arum di Cirebon?
Yang jelas, ga berasa argo banget kok mas. Kalo gak salah liat KA ini juga harus ngalah bahkan buat sodara kembarnya si KA 117 (yup, kalo gak salah KA 117 memang mengekor Senja Utama Semarang
)Somehow, tiba-tiba saya tidak "tersiksa" lagi saat si 118 mulai ngodong dari Stasiun Pekalongan, malah jadi menikmati perjalanan, ditambah rasa curious dengan Petak Plabuan yang sudah saya lewatkan 8 kali sejauh ini (nasiiiib
Dan ada rasa kebanggaan tersendiri saat melihat kenyataan si ABA Go Green harus rela menunggu si Brantas yang dengan sombongnya melintas di petak eksotis itu, ehehehehe ... setelah itu Brantas pun melaju ke Poncol tanpa halangan sama sekali, hehehehe ....
Seperti alunan detak jantungku,
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013
tak bertahan, melawan waktu
dan semua keindahan, yang memudar
atau cinta, yang tlah hilang
==========
My latest TR: here Tawang Alun, 30 Juni 2013


Kali ini, seperti biasa, saya mau berbagi cerita saat saya naik Brantas 117, berangkat dari Stasiun Kediri kemarin, 8 Januari 2012. Sekedar info, saya mendapatkan tiket dari calo, karena petugas loketnya bilang sudah habis (entah memang habis atau "habis"). Saya mendapatkannya dengan harga dua kali lipat, hiks hiks hiks ....
). Perjalanan dilanjutkan lagi, Brantas 117 masih kesetanan dan berhasil membuat dua KA eksekutif dan dua KA Bisnis harus berhenti untuk menunggu bersilang dengan Brantas 
