12-06-2010, 09:10 AM
(12-06-2010, 12:00 AM)malabar Wrote: timbangan tersebut masih bisa di pakai kah????
baca thread dari awal....
|warm up|
![[Image: 418089_2580690805272_1494496598_32011478...2663_n.jpg]](https://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/418089_2580690805272_1494496598_32011478_1302882663_n.jpg)

|
05-01-2012, 07:34 PM
[spoiler=Atap Stasiun Mojokerto Bocor]
MOJOKERTO, KOMPAS.com - Atap Stasiun Kereta Api Mojokerto, Jawa Timur, yang kondisinya sudah usang dan keropos, kini amat membutuhkan perbaikan segera. [/spoiler]Pasalnya, jika kondisi atap yang sudah lapuk dan bocor saat hujan deras itu dibiarkan bakal mengganggu kenyamanan calon penumpang moda transportasi kereta api. "Kami sudah mengusulkan sekaligus meminta pusat agar segera memperbaiki dan mengganti atap seng yang sudah banyak yang bocor dengan atap seng yang baru," kata Kepala Stasiun Kereta Api Mojokerto Lutfi Wijaya, hari Kamis (5/1/2012), di Mojokerto. Ia mengatakan, menyangkut realisasi perbaikan atap yang bocor dan besarnya biaya perbaikan semuanya urusan manejemen pusat PT. Kereta Api Indonesia (Persero), sehingga pihaknya hanya bisa berharap agar segera diperbaiki. Kapan mulai ada realisasi perbaikan atap stasiun yang bocor, kami tidak tahu dan semuanya tergantung pusat, katanya. Keberadaan stasiun kereta api Mojokerto yang konon sudah ada sejak masa kolonial, sampai sejauh ini baru merealisasikan fasilitas ruang tunggu penumpang yang berada di depan loket pembelian tiket. Adapun di dalam stasiun pemberangkatan/penurunan penumpang, sampai sekarang ini belum tersedia fasilitas ruang tunggu penumpang. "Di dalam stasiun memang belum ada ruang tunggu penumpang, jadi calon penumpang kami sediakan tempat duduk di depan loket pembelian tiket," ujar Lutfi. Pemantauan Kompas, calon penumpang dari stasiun kereta api Mojokerto tidak sepadat stasiun kereta api di Surabaya ataupun di Malang. Namun demikian dengan adanya calon penumpang tujuan Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Malang, Surabaya, Jember dan Banyuwangi, selayaknya kenyamanan penumpang mendapat perhatian, termasuk perlunya merenovasi atap stasiun yang sudah usang dan bocor saat hujan deras. "Jumlah penumpang dari stasiun Mojokerto memang tidak banyak, tapi kami perlu memberikan layanan yang baik dan nyaman kepada calon penumpang, termasuk menata pedagang asongan agar tidak sampai masuk ke dalam kereta," kata Lutfi.
04-08-2013, 07:17 PM
Ini stasiun unik jaman kolonial,pemadu antar moda rel..
|