Posts: 442
Threads: 0
Joined: Jul 2009
Reputation:
8
Betul, secara adek ipar ane dateng kemaren (26/02) dari Jakarta by Gumarang, sewaktu ane jemput paginya di pasar turi doi cerita klo malem2 ada banyak "kambing" yang kena garuk trus dijejer di emplasemen stasiun...sempet ditunjukin pula fotonya ama adek ipar ane lewat kamera hp-nya ck ck ck ck...baru tahu tyt mayoritas banyak yang anggota TNI
capeeeeee deeeeh....
Regards,
Hilmi Irawan W.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
"Selamatkan Muka Orang Lain - Dale Carnegie"
Posts: 987
Threads: 0
Joined: May 2009
Reputation:
3
(26-02-2010, 11:59 PM)Illia Wrote: yang ge bingung
kenapa PS cuma ada di waktu libur dan weekend? =-=a
Kl PS pas weekdays ga bakal kejaring mas...
Scr kereta baru ramai pas weekend, kecuali kereta komuter br PSnya weekdays...
Tambah kecepatan kereta api agar tdk kalah bersaing setelah Toll Trans-Jawa rampung...
Posts: 5,708
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
117
Wah ...Wah ...Wah ... ternyata KLB PS okupansinya jauh lebih tinggi dari KA bertitel Argo , juga pendapatan juga jauh diatas KA bergengsi seperti KA Argo Anggrek , Argo Lawu dll .
Posts: 378
Threads: 0
Joined: Aug 2008
Reputation:
0
27-02-2010, 01:54 PM
(This post was last modified: 27-02-2010, 01:57 PM by sepuranjlok.)
Rrenyuh terhadap nasib kawan kawan TNI,alutsista kuno,gaji kecil,taruhan mati,naik KA dikejar kejar kaya maling...Padahal sering kali mereka tak bisa pulang dengan beli tiket karena ijin didapat beberapa jam sebelum KA berangkat..Tragis!!!!!
(26-02-2010, 11:32 PM)payzo_bangunkarta Wrote: sering2 adain PS...sangat perlu para komandan2 jajaran TNI,,POLRI,,dan para direksi ikut2 PS....supaya mengetahui iniloh tindak tanduk anak buahnya....yang katanya aparat pembela negara malah merugikan negara....
sekali PS dpt Rp 121.608.500,,,gmana kalo PS di adain di setiap DAOP....
waduh????   
Ini nasib para bawahan yang bergaji kecil namun beresiko besar,padahal negara sebebas Amerika ,militernya disanjung walau kalah dan dihargai dengan pemberian diskon.....Tragis nian kau kawan-kawan TNI
Posts: 2,344
Threads: 0
Joined: Dec 2008
Reputation:
8
bukan masalah gaji kecil mas, masalah penyesuaian aja, yah kalo gaji ga bisa ngutak ngutik udeh dari pemerintahnya segitu mo diapain, yah paling ndak minimal beli tiket seperti penumpang legal lainnya ..ngga sanggup beli k1 & k2, yah beli tiket k3..yang penting bisa pulang kampung, kalo dijin dan iskon, nggak tau deh, ada ngga yah diskon buat TNI ? inget2 ada deh karcis buat TNI/Polri, kalo di PSE ada deh dkt timbang barang
Terdampar di Purwokerto setahun gara-gara proyek fiber optik Jateng ga kelar
Posts: 1,050
Threads: 0
Joined: Oct 2009
Reputation:
19
Aneh sebenarnya kalo oknum TNI sampe kejaring PS segitu banyak, padahal PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sudah memberikan fasilitas lebih pada mereka, salah satunya dengan tiket suplisi, harganya hampir separoh harga normal, KA 3 Argo Anggrek aja yang harganya 285rb kalo disuplisi cuma 150rb...Bahkan di SBI ada kebijakan yang menurut saya sudah sangat menguntungkan bagi anggota TNI, yaitu para penumpang (anggota TNI tentunya) yang sudah membeli tiket Kertajaya tetapi tidak bisa naik ke dalam KA (karena kondisi sudah penuh), dapat naik KA 73 Gumarang, kurang apa coba PT. Kereta Api Indonesia (Persero) sama anggota TNI????
Posts: 841
Threads: 0
Joined: May 2008
Reputation:
4
kadang kita bisa melihat sesuatu dari satu sudut pandang yang menurut kita anggap benar.... alangkah bijaksananya kalau kita juga melihat satu atau beberapa sisi sudut pandang lainnya...
PS ???... secara pribadi saya setuju mungkin kedepannya perlu memaksimalkan UU per PS-an dengan melibatkan institusi lainnya yang berhubungan erat dengan PS (=TNI atau Polri)...
Maklum , saya rada oot...
Posts: 510
Threads: 0
Joined: Sep 2009
Reputation:
6
Klo bisa sih
pS pedagang ja biar tertib
Posts: 3,191
Threads: 0
Joined: Mar 2009
Reputation:
16
(26-02-2010, 08:10 PM)babay_elgoe Wrote: Sumber Radar Cirebon
Ribuan Penumpang KA Terjaring Razia
** 724 Oknum TNI, Semalam Terkumpul Rp 121.608.500
CIREBON- Upaya PT Kereta Api untuk menekan jumlah penumpangh tak bertiket terus dilaksanakan. Kamis,(25/2) sebanyak 1095 penumpang gelap terjaring pemeriksaan serentak(PS)yang diklaksanakan petugas gabungan dari Daerah Operasi I Jakarta, Daerah Operasi III Cirebon, Garnisun Jakarta, POM AD, POM AL dan POM AU di lintas Jatinegara-Cikampek-Cirebon. Ironisnya, dari 1095 penumpang terrsebut 724 adalah oknum TNI dari berbagai kesatuan yang akan pulang ke daerahnya. Penumpang yang tidak memiliki tiket terpaksa diturunkan di Stasiun Cikampek dan diminta membeli tiket untuk bisa melanjutkan perjalanan ke daerah tujuan. Operasi gabungan ini dimulai dari Stasiun Jatinegara, dimana sejumlah petugas gabungan naik untuk memeriksa karcis. “Kami sengaja menggelar operasi gabungan agar hasil yang didapat lebih optimal dan ternyata dalam semalah hasilnya terkumpul Rp121.608.500,†ujar Kahumas Daop III, Rudi Effendi kepada Radar di sela operasi. Dikatakan Rudi, dari penumpang tanpa tiket biasanya memanfaatkan waktu akhir pekan untuk naik kereta. Mereka biasanya beralasan jika kehabisan tiket sehingga terpaksa naik tanpa karcis. Penumpang juga memanfaatkan KA yang berhenti di Jatinegara untuk memaksa naik, apalagi posisi stasiun yang terbuka membuat Jatinegara mudah diterobos. Petugas secara teliti memeriksa KA Senja Kediri, Bangunkarta, Argo Jati, Senja Utama Jogja, Senja Utama Solo, Sembrani, Gumarang, Sawunggalinhg, dan Cirebon Ekspres.
“Hampir di semua KA ada oknum TNI yang naik tanpa membeli tiket termasuk Argo Jati yang seharusnya tidak boleh ada,†kata Rudi. Pertugas juga mengamankan 4 orang oknum TNI yang menjadi pengepul tiket penumpang. Keempatnya diturunkan di Stasiun Cikampek dan ditahan untuk diproses.
Argo Jati Diduga Disabotase
Sementara itu PS di KA Argo Jati berjalan kurang maksimal, petugas yang awalnya tegas menjadi melunak, tidak seperti KA lain penumpang Argo Jati tidak ada yang diturunkan di Cikampek. Bahkan lampu dan AC sempat mati sesaat sebelum masuk Stasiun Cikampek. Salah seorang petugas KA menduda kalau ini adalah sabotase walau hal itu dibantah Kahumasda Rudi Effendi. Manajer Operasional Daop III Yuherman SH mengaku akan melakukan evaluasi sehubungan dengan tidak optimalnya PS di Argo Jati. Ditempat yang sama Manajer Operasi Daop I Jakarta Apriyono menegaskan akan terus melakukan PS secara rutin. “Kami akan terus melaksanakan PS gabungan ini secara rutin,†tegasnya.(bay)
Memang sepatutnya dilakukan operasi/razia demikian untuk mengurangi kerugian akibat banyaknya  yang mengaku sebagai oknum TNI berpakaian dinas.
Dari kecenderungan ini sepertinya PT. KA sedang mengambil tindakan untuk mengurangi defisit pendapatan dengan menyamakan penumpang biasa dengan pegawai TNI/Polri, jadi pegawai TNI/Polri wajib membeli tiket sebelum menaiki KA yang diinginkan. Perlakuan yang diterapkan terhadap oknum TNI tak bertiket pun seharusnya sama dengan penumpang tak bertiket, yaitu diturunkan paksa di stasiun terdekat setelah pemeriksaan untuk membeli tiket resmi.
Tokyo Metro 05-108F|Sora Naegi
Jabodetabek no Tsuukin Dentetsu (KCJ)
Posts: 4,120
Threads: 0
Joined: Sep 2008
Reputation:
1
(26-02-2010, 09:46 PM)brantas Wrote: "PS t'baik yg pernah sy liat mungkin pas lebaran kmrn di Daop VI YK, itu mungkin karena direksi jg ikut sidak kali ya???" PS di YK setiap minggu mas,hari Jumat,Sabtu,Minggu,mulai dari KA Fajar Utama,Argo Lawu,Dwipangga,Lodaya,Senja Utama,Bima pasti itu yang diperiksa,dan pasti membuahkan hasil,dan itu dilakukan tanpa peduli ada direksi/tidak hehe
|