sebenarnya loko itu masih bisa dihidupkan, karena C 7 ini asalnya dari pg ceper baru yg lbr spoornya 750 mm dan pg gondang adl 700 mm. jadi tinggal memodifikasi roda dan kerangka bawahnya saja, jadilah 700 mm. tapi itu tinggal kemauan dari dipo gondang sendiri, apakah mau dihidupkan atau dibiarkan tergeletak begitu saja
ini ada contoh loko B 10 dari pg sudhono (ex B 3 redjosari) yg telah dilakukan penggantian lebar spoor dan penghilangan tank, sehingga menjadi loko tender. sekarang akan dihidupkan lagi menyusul kebijakan manajemen pg sudhono utk kembali mengaktifkan loko uap, setelah sekian lama dikuasai loko diesel
(09-04-2010, 04:44 AM)sepur_lori Wrote: sebenarnya loko itu masih bisa dihidupkan, karena C 7 ini asalnya dari pg ceper baru yg lbr spoornya 750 mm dan pg gondang adl 700 mm. jadi tinggal memodifikasi roda dan kerangka bawahnya saja, jadilah 700 mm. tapi itu tinggal kemauan dari dipo gondang sendiri, apakah mau dihidupkan atau dibiarkan tergeletak begitu saja
ini ada contoh loko B 10 dari pg sudhono (ex B 3 redjosari) yg telah dilakukan penggantian lebar spoor dan penghilangan tank, sehingga menjadi loko tender. sekarang akan dihidupkan lagi menyusul kebijakan manajemen pg sudhono utk kembali mengaktifkan loko uap, setelah sekian lama dikuasai loko diesel
foto oleh pakdhe Rob Dickinson
Sebetulnya perawata loko diesel sama loko uap malah mudah loko uap, ibratnya loko uap asal menjaga kadar air jangan sampai Alkalinitas serta hardtnes tinggi pasti dijamin selamat boiler dan logam lain dari korosive.
Jangan matikan aku bila perlu tambah dan panjangkan jalurku, biarkan kereta melaju di punggungku....SPOR RAIDER
(08-04-2010, 06:05 PM)sepur_lori Wrote: kalau pg gondang itu bisa dibilang mati suri mas, kalau ada pasokan tebu yg lumayan banyak bisa nggiling agak lama. tapi kalau lgi seret malah lebih singkat lagi, kira2 3 bulanan lah trus tinggal perawatan mesin, selesai dah ...
menurut saya, setelah liat foto2-nya pakdhe rob dickinson ttg pg bandjaratma, viewnya lumayan bagus loh. katanya jalur lorinya tuh panjang banget, jdi pegawainya hrus kerja agak lama gitu ...
ni foto2 pg bandjaratma oleh pakdhe Rob Dickinson
D 2 saat menarik sepur pasir, latar belakang adl Gunung Slamet
D 4 menarik sepur lempung
C 6 menarik sepur lempung, di jalur yg berbeda
D 2 menarik lori kosong ke kebon tebu, dgn ampas tebu yg lumayan banyak
D 5 saat kembali dari kebon tebu, terlihat ngos-ngosan
sepur lempung itu adl sepur barang khusus yg membawa muatan lumpur atau sampah sisa-sisa produksi gula yg sudah tidak terpakai lagi, dibakar dan dinaikkan ke gerbong barangnya. coba liat beberapa pg yg masih beroperasi, mustinya masih ada yg mengoperasikan sepur lempung ini.
ini adl contoh sepur lempung dari pg sragi dan pg kanigoro
D 4 SRAGI, menarik sepur lempung di jalur selatan pabrik
D 2 saat membuang muatan sepur
D 2 lagi dengan sepur lempungnya, kali ini akan dibuat batu bata