10-12-2009, 06:59 AM
Kenapa ya pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan untuk KA dlm APBN tidak pernah maksimal? padahal jika KA benar2 dimanfaatkan maka akan menunjang berbagai macam bidang dan yang terpenting adalah ekonomi dan transportasi.
Jika pembangunan jalur KA dimaksimalkan dan di alokasikan dengan tepat terutama di daerah2 terpencil dan terisolir seperti daerah kalimantan atau Irian dimana sarana transportasi sangat terbatas. Jika di daerah seperti itu dibangun jalur KA pasti kegiatan ekonomi di daerah tersebut pasti akan terbuka dan mengalami kemajuan.
Dalam hal pengeluaran rutin seharusnya juga dimaksimalkan agar pelayanan yang diberikan KA memuaskan dan menunjang di berbagai macam bidang dan dapat menambah pendapatan negara dari BUMN.
Apakah semua ini karena PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang merupakan perusahaan monopoli sehingga pelayanan dan pembangunannya tidak maksimal?
Ini hanya opini, pemikiran, dan pendapat saya saja. Teman2 silahkan memberi pendapat juga ya...
Jika pembangunan jalur KA dimaksimalkan dan di alokasikan dengan tepat terutama di daerah2 terpencil dan terisolir seperti daerah kalimantan atau Irian dimana sarana transportasi sangat terbatas. Jika di daerah seperti itu dibangun jalur KA pasti kegiatan ekonomi di daerah tersebut pasti akan terbuka dan mengalami kemajuan.
Dalam hal pengeluaran rutin seharusnya juga dimaksimalkan agar pelayanan yang diberikan KA memuaskan dan menunjang di berbagai macam bidang dan dapat menambah pendapatan negara dari BUMN.
Apakah semua ini karena PT. Kereta Api Indonesia (Persero) yang merupakan perusahaan monopoli sehingga pelayanan dan pembangunannya tidak maksimal?
Ini hanya opini, pemikiran, dan pendapat saya saja. Teman2 silahkan memberi pendapat juga ya...

. Mungkin kalo buat angkutan batubara di kalimantan iya.
![[Image: 2r56iya.jpg]](http://i56.tinypic.com/2r56iya.jpg)